Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Tani “Setia Tani” Melalui Adopsi Teknologi Aerated Compost Tea (ACT) untuk Mendukung Konversi Pertanian Berkelanjutan Fata Ulwan, Ghozi; Hanik Tri Yanuarita; Riza Tariza; Muhammad Usman; Putri Fatimatun Najmi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2025): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i3.2745

Abstract

Desa Sumberjambe di Kabupaten Jember memiliki potensi pertanian yang belum dimanfaatkan, terutama dalam produksi padi. Akses terhadap pupuk bersubsidi terbatas, petani kurang memiliki pengetahuan dan motivasi untuk memproduksi pupuk yang efektif, dan kesadaran akan dampak negatif dari ketergantungan pada pupuk kimia masih rendah. Untuk mengatasinya, diusulkan sebuah kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk mengedukasi petani tentang penggunaan pupuk kimia yang berkelanjutan dan memperkenalkan teknologi berkelanjutan bernama Aerated Compost Tea (ACT). Metode yang digunakan meliputi survei, sosialisasi, pelatihan, serta pemantauan dan evaluasi. Dengan demikian, petani akan dibekali dengan keterampilan yang diperlukan untuk memproduksi pupuk menggunakan teknologi ACT, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas padi di desa tersebut.
INOVASI PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN SAPI SEBAGAI PUPUK ORGANIK (BOKASHI) DI DESA JUNGKE, KARANGANYAR Hardian Ningsih; Hanik Tri Yanuarita
E-Jurnal SPIRIT PRO PATRIA Vol 10 No 1: Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat / Narotama University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/spirit.v8i2.2174

Abstract

Dusun Mandungan, Karanganyar sebagian besar masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai peternak sapi yang hanya memaksimalkan hasil produktivitas sapi saja. Dibutuhkan inovasi agar limbah kotoran sapi dapat diolah secara tepat dan tentunya mampu menambahkan nilai ekonomi peternak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melakukan diversifikasi produk limbah kotoran sapi menjadi bahan baku pupuk organik. Metode yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini yaitu deskriptif dan studi kasus sampel pupuk dengan waktu fermentasi yang berbeda yaitu sampel I selama 28 hari dan sampel II selama 21 hari. Hasil dari laboratorium uji kandungan terbaik yaitu pada pupuk organik sampel II dengan fermentasi selama 21 hari (C-Organik 32,04%; bahan organik 55,24%; N-total 1,82%; P2O5 total 1,22%; K2O total 1,08%; kadar air 18,22%; dan pH 6,81). Pembuatan Bank Bokashi ini sebagai gambaran kepada masyarakat untuk memanfaatkan limbah dan mengelola lingkungan sekitar lebih baik lagi dan menghasilkan nilai jual.