Rohmatul Hajiriah Nurhayati
Bagian Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran Universitas Mataram/RSUP Nusa Tenggara Barat, Mataram, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Varisela Neonatal Rohmatul Hajiriah Nurhayati
Cermin Dunia Kedokteran Vol. 46 No. 11 (2019): Pediatri
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v46i11.405

Abstract

Infeksi primer varicella-zoster virus (VZV) neonatal sangat menular dan berisiko tinggi menyebabkan kematian. Diagnosis klinis varisela neonatal melalui temuan lesi patognomonik dalam berbagai stadia di saat bersamaan. Infeksi ini dapat diatasi dengan terapi asiklovir; penelitian terbaru lebih merekomendasikan rute intravena dibandingkan rute oral, terutama untuk infeksi yang telah menyebar. Selain pengobatan, dilakukan pencegahan untuk meminimalkan penularan virus. Primary infections of varicella-zoster virus (VZV) in neonatus are highly contagious and have a high risk of death. Neonatal varicella can be diagnosed clinically through simultanous pathognomonic lesions at various stages. Recent research shows that intravenous route is recommended, especially in systemic infections. Preventive measures should be taken to minimize virus transmission.
Manajemen Varisela Neonatal Rohmatul Hajiriah Nurhayati
Cermin Dunia Kedokteran Vol 46 No 11 (2019): Pediatri
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v46i11.405

Abstract

Infeksi primer varicella-zoster virus (VZV) neonatal sangat menular dan berisiko tinggi menyebabkan kematian. Diagnosis klinis varisela neonatal melalui temuan lesi patognomonik dalam berbagai stadia di saat bersamaan. Infeksi ini dapat diatasi dengan terapi asiklovir; penelitian terbaru lebih merekomendasikan rute intravena dibandingkan rute oral, terutama untuk infeksi yang telah menyebar. Selain pengobatan, dilakukan pencegahan untuk meminimalkan penularan virus. Primary infections of varicella-zoster virus (VZV) in neonatus are highly contagious and have a high risk of death. Neonatal varicella can be diagnosed clinically through simultanous pathognomonic lesions at various stages. Recent research shows that intravenous route is recommended, especially in systemic infections. Preventive measures should be taken to minimize virus transmission.