Adriani Sakina
Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara/ Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diagnosis Klinis, Tatalaksana, dan Pencegahan Chlamydial Conjunctivitis Adriani Sakina
Cermin Dunia Kedokteran Vol. 46 No. 7 (2019): Continuing Medical Education - 2
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v46i7.459

Abstract

Konjungtivitis merupakan salah satu penyakit mata yang umum. Penyebab konjungtivitis antara lain alergi, zat kimiawi, reaksi imun, dan infeksi. Salah satu agen infeksi penyebab konjungtivitis adalah Chlamydia. Infeksi Chlamydia mata dibagi menurut klasifikasi Jones, meliputi Blinding trachoma, Non-blinding trachoma, dan Paratrachoma. Diagnosis Chlamydial Conjunctivitis ditegakkan berdasarkan klinis. Berbagai pemeriksaan laboratorium dilakukan saat survei epidemiologis atau penelitian.. Conjunctivitis is a common eye disease. The etiology can be allergy, chemical reaction, immunology reaction, and infection. One of the infection agent is Chlamydia. Chlamydial eye infection is classified according to Jones Classification into 3 group : Blinding trachoma, Non-blinding trachoma, and Paratrachoma. Dagnosis of chlamydial conjunctivitis is based on the clinical condition. Laboratory tests are only used in epidemiology survey or research.
Diagnosis Klinis, Tatalaksana, dan Pencegahan Chlamydial Conjunctivitis Adriani Sakina
Cermin Dunia Kedokteran Vol 46 No 7 (2019): Continuing Medical Education - 2
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v46i7.459

Abstract

Konjungtivitis merupakan salah satu penyakit mata yang umum. Penyebab konjungtivitis antara lain alergi, zat kimiawi, reaksi imun, dan infeksi. Salah satu agen infeksi penyebab konjungtivitis adalah Chlamydia. Infeksi Chlamydia mata dibagi menurut klasifikasi Jones, meliputi Blinding trachoma, Non-blinding trachoma, dan Paratrachoma. Diagnosis Chlamydial Conjunctivitis ditegakkan berdasarkan klinis. Berbagai pemeriksaan laboratorium dilakukan saat survei epidemiologis atau penelitian.. Conjunctivitis is a common eye disease. The etiology can be allergy, chemical reaction, immunology reaction, and infection. One of the infection agent is Chlamydia. Chlamydial eye infection is classified according to Jones Classification into 3 group : Blinding trachoma, Non-blinding trachoma, and Paratrachoma. Dagnosis of chlamydial conjunctivitis is based on the clinical condition. Laboratory tests are only used in epidemiology survey or research.