Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KAPASITAS BADAN USAHA MILIK DESA DALAM MENGELOLA POTENSI DESA KACARIBU KECAMATAN KABANJAHE KABUPATEN KARO Siska Gracelia Pandia; Asima Yanty S Siahaan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 1 (2023): February 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i1.1185

Abstract

BUMDes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa untuk mengelola aset, jasa, dan usaha lainnya untuk meningkatkan kemandirian desa. Keterbatasan kualitas sumber daya manusia baik dalam bentuk pengalaman maupun pengetahuan merupakan masalah utama yang dihadapi oleh BUMDes Lau Siangin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam Kapasitas Badan Usaha Milik Desa dalam Mengelola Potensi Desa Kacaribu Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo melalui unit usaha yang dikelola BUMDes. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan teknik analisis kualitatif guna menggambarkan fenomena sebenarnya dari kejadian dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan Kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lau Siangin masih mengalami hambatan dalam pengelolaan potensi desa di Desa Kacaribu. Hal ini dapat dilihat sumber daya manusia yang belum memiliki profesionalitas dalam mengelola potensi desa yang disebabkan sebagian besar pengelola BUMDes adalah karyawan paruh waktu yang memiliki pekerjaan lain selain di BUMDes. Juga sumber daya keuangan untuk mendukung kegiatan pelaksanaan masih belum memenuhi keperluan di tiap unit usaha. Dengan demikian, BUMDes Lau Siangin perlu peningkatan kapasitas dalam pengelolaan potensi desa melalui program pengembangan kapasitas dengan menjalin kerjasama kepada pihak pemerintah maupun swasta, memberikan pelatihan kepada seluruh pegawai dan meningkatkan pengawasan secara langsung.
KAPASITAS BADAN USAHA MILIK DESA DALAM MENGELOLA POTENSI DESA KACARIBU KECAMATAN KABANJAHE KABUPATEN KARO Siska Gracelia Pandia; Asima Yanty S Siahaan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 1 (2023): February 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i1.1185

Abstract

BUMDes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa untuk mengelola aset, jasa, dan usaha lainnya untuk meningkatkan kemandirian desa. Keterbatasan kualitas sumber daya manusia baik dalam bentuk pengalaman maupun pengetahuan merupakan masalah utama yang dihadapi oleh BUMDes Lau Siangin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam Kapasitas Badan Usaha Milik Desa dalam Mengelola Potensi Desa Kacaribu Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo melalui unit usaha yang dikelola BUMDes. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan teknik analisis kualitatif guna menggambarkan fenomena sebenarnya dari kejadian dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan Kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lau Siangin masih mengalami hambatan dalam pengelolaan potensi desa di Desa Kacaribu. Hal ini dapat dilihat sumber daya manusia yang belum memiliki profesionalitas dalam mengelola potensi desa yang disebabkan sebagian besar pengelola BUMDes adalah karyawan paruh waktu yang memiliki pekerjaan lain selain di BUMDes. Juga sumber daya keuangan untuk mendukung kegiatan pelaksanaan masih belum memenuhi keperluan di tiap unit usaha. Dengan demikian, BUMDes Lau Siangin perlu peningkatan kapasitas dalam pengelolaan potensi desa melalui program pengembangan kapasitas dengan menjalin kerjasama kepada pihak pemerintah maupun swasta, memberikan pelatihan kepada seluruh pegawai dan meningkatkan pengawasan secara langsung.
Capacity Development in the Supervisory Function of the Regional People's Representative Council of South Nias Regency for the 2019-2024 Period Darman Sarumaha; Tunggul Sihombing; Asima Yanty S Siahaan
Formosa Journal of Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 3 (2025): March 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjmr.v4i3.130

Abstract

This study aims to determine, describe and analyze the capacity development of the Nias Selatan Regency Local People's Representative Council supervisory function for the 2019-2024 period. The Local People's Representative Council supervisory function is an important element in the government system that aims to ensure that regional government runs in accordance with statutory provisions, and to prevent deviations that can harm the community. Effective supervision will have an impact on transparency and accountability in government. This study uses a qualitative approach with a descriptive analytical method, to describe and analyze how the capacity development of the Nias Selatan Regency Local People's Representative Council supervisory function during this period focuses on human resource development, organizational strengthening and institutional reform. The results of the study indicate that the capacity development of the Nias Selatan Regency Local People's Representative Council in carrying out its supervisory function for the 2019-2024 period is less than optimal. Several factors that influence the development of supervisory capacity include limited budget and trained and experienced human resources and low coordination with the executive.
Evaluation of the Implementation of the National Health Insurance Program by the Social Security Administration Agency for Health in Medan City Anggy Mutia; Tunggul Sihombing; Asima Yanty S Siahaan
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v10i1.31173

Abstract

This study evaluates the implementation of Medan City’s population-identity-based free healthcare program integrated with BPJS Kesehatan. Using a descriptive qualitative design, data were collected through interviews, observation, documentation, and triangulation involving twelve purposively selected informants. The findings show that the program achieved 98.96% universal health coverage and improved financial protection and healthcare access. However, implementation remains constrained by incomplete population data, limited referral understanding, unequal facility capacity, workforce burden, and unmet minimum service standards. The study concludes that program sustainability requires integrated data, stronger primary care, improved staffing, better coordination, and continuous quality-oriented evaluation across participating healthcare institutions in Medan.