Reza Fayaqun
Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pemilihan Vendor Trucking dengan Metode AHP di Kantor Regional Y: Studi Kasus: Proyek Distribusi Perlengkapan Koperasi Desa Merah Putih KC Z Lailatul Hikmah; Reza Fayaqun
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1495

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan prioritas vendor trucking pada proyek Distribusi Peralatan Koperasi Desa Merah Putih di KC Z, Kantor Regional Y Perusahaan X, menggunakan Analytic Hierarchy Process. Penelitian menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan lima responden ahli yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner perbandingan berpasangan dan wawancara semiterstruktur. Alternatif yang dievaluasi terdiri atas Vendor V1, Vendor V2, dan Vendor V3 berdasarkan lima kriteria, yaitu tarif, ukuran perusahaan, jangka waktu pembayaran, ketersediaan person in charge, dan pengalaman proyek. Penilaian ahli diagregasikan menggunakan geometric mean, kemudian dinormalisasi untuk memperoleh bobot prioritas dan diuji konsistensinya. Hasil menunjukkan bahwa tarif memiliki bobot tertinggi sebesar 29,62%, diikuti jangka waktu pembayaran 27,34%, pengalaman proyek 21,49%, ukuran perusahaan 11,79%, dan ketersediaan PIC 9,77%. Nilai Consistency Ratio agregat sebesar 0,0028 menunjukkan penilaian yang sangat konsisten. Vendor V1 memperoleh skor global tertinggi sebesar 64,91%, diikuti Vendor V3 sebesar 22,67% dan Vendor V2 sebesar 12,42%. Analisis sensitivitas menunjukkan peringkat Vendor V1 tetap stabil, sehingga direkomendasikan sebagai mitra utama, sedangkan Vendor V3 dapat dipertimbangkan sebagai mitra pendamping untuk mengurangi risiko ketergantungan tunggal dan memperkuat kesinambungan operasional rantai pasok.