Nurin Fauziah
Stikes Pamenang Kediri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEKERJAAN TERHADAP KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI PADA IBU HAMIL: EFFECT OF OCCUPATION ON THE EVENT OF PREMATURE RAPTURE OF MEMBRANE IN PREGNANT WOMEN Khonsa; Nurin Fauziah; Ratna Wulandari
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pamenang ( JIP )
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v4i2.103

Abstract

Abstrak   Ketuban  Pecah  Dini  (KPD)  atau  Ketuban Pecah    Sebelum    Waktunya    (KPSW)    sering  disebut  dengan Premature  Repture  Of  the  Membrane (PROM) didefinisikan sebagai pecahnya selaput ketuban sebelum waktunya melahirkan. Pecahnya   ketuban   sebelum   persalinan   atau pembukaan  pada  kehamilan pertama jika pembukaan kurang dari 3 cm dan kurang dari 5 cm pada kehamilan kedua dan seterusnya .  Hal  ini dapat  terjadi  pada  kehamilan  cukup bulan  maupun pada   kehamilan kurang bulan. Dalam situasi ini, di mana risiko infeksi pada ibu dan anak meningkat, ketuban pecah dini merupakan masalah kebidanan yang penting, menyebabkan infeksi pada ibu dan anak serta meningkatkan morbiditas dan mortalitas pada ibu dan anak. Aktivitas yang berlebihan dapat memicu terjadinya   ketuban  pecah  dini,  mulanya  akan menimbulkan His (kontraksi    rahim)    atau perdarahan  pervaginam.  Kekuatan his semakin lama   semakin   kuat   diikuti   oleh   pengeluaran lendir  darah.  Perdarahan  tersebut  berasal  dari pembuluh    darah    yang    pecah    pada    kanalis servikalis sat terjadi pendataran serviks. Kadang kadang  ketuban  pecah  terlebih  dahulu  sebelum adanya his yang teratur. Tujuan tinjauan pustaka ini adalah untuk mengkaji lebih dalam publikasi hasil penelitian yang berkaitan dengan pengaruh pekerjaan terhadap kejadian ketuban pecah dini pada ibu hamil. Metode penulisan studi literatur ini adalah merujuk artikel publikasi pada jurnal nasional maupun internasional dengan topik terkait pengaruh pekerjaan terhadap kejadian ketuban pecah dini pada ibu hamil dan disajikan dalam bentuk artikel review. Hasil dari penelusuran artikel publikasi yang terkait secara keseluruhan menyatakan bahwa terdapat hubungan anatara pekerjaan dengan kejadian ketuba pecah dini pada ibu hamil. Kesimpulan yang dapat diambil adalah Terdapat Hubungan antara ibu bekerja dengan kejadian ketuban pecah dini.  Abstract   Premature rupture of membranes (PROM) or premature rupture of membranes (KPSW) is often referred to as premature return of the membrane (PROM) which is defined as the rupture of the membranes before the time of delivery. The rupture of membranes before delivery or dilatation in primiparas is less than 3 cm and in multiparas less than 5 cm. This can occur in pregnancy at term or in preterm pregnancy. In this situation, the risk of infection for mother and child increases. Premature rupture of membranes is an important problem in obstetrics which can also cause infection in mothers and babies and can increase morbidity and mortality in mothers and babies. Excessive activity can trigger premature rupture of the membranes, initially causing His (uterine contractions) or vaginal bleeding. His strength is getting stronger and stronger, followed by the discharge of blood mucus. The bleeding comes from a ruptured blood vessel in the cervical canal when cervical effacement occurs. Sometimes the membranes rupture first before a regular his is present. The purpose of this literature review is to examine more deeply the publication of research results related to the effect of work on the incidence of premature rupture of membranes in pregnant women. The method of writing this literature study is to refer to published articles in national and international journals with topics related to the effect of work on the incidence of premature rupture of membranes in pregnant women and presented in the form of articles. The results of the search for related publication articles overall state that there is a relationship between work and the incidence of premature rupture of the membranes in pregnant women. The conclusion that can be drawn is that there is a relationship between working mothers and the incidence of premature rupture of membranes.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL: FACTORS RELATED TO THE INCIDENCE OF ANEMIA IN PREGNANT WOMEN Dela Almareta Aureli; Ratih Kusumawardhani; Nurin Fauziah
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pamenang ( JIP )
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v4i2.104

Abstract

Abstrak Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin dibawah 11 gr% pada trimester I dan III atau 10,5 gr% pada trimester II. Gejala yang lazim dirasakan terlihat lemas dan pucat,  mudah pingsan, mudah lelah,  mata berkunang-kunang,  mudah mengantuk, konjungtiva pucat dan kuku terlihat pucat. Pengaruh Anemia Terhadap Kehamilan adalah berat badan kurang, plasenta previa, eklampsia, ketuban pecah dini, Partus prematur dan perdarahan. Faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia adalah Kekurangan gizi, Kekurangan zat besi, Kehilangan darah yang terlalu banyak, Penyakit kronik seperti penyakit ginjal dan autoimun, penyebab lainnya yaitu cara konsumsi tablet Fe yang salah, paritas, umur, kunjungan antenatal care (ANC), jarak kehamilan terlalu dekat, serta pendidikan. Tujuan tinjauan pustaka ini adalah untukmengkaji lebih dalam publikasi hasil penelitian yang berkaitan dengan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada Ibu Hamil . Metode penulisan studi literatur ini adalah merujuk artikel publikasi pada jurnal nasional maupun internasional dengan topik terkait  faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada Ibu Hamil dan disajikan dalam bentuk artikel. Hasil dari penelusuran artikel publikasi yang terkait secara keseluruhan menyatakan bahwa adanya hubungan antara Ketidaktepatan cara minum tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil .Kesimpulan yang dapat diambil adalah faktor-faktor tersebut mempunyai hubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Abstract   Anemia in pregnancy is a maternal condition with hemoglobin levels below 11 g% in the first and third trimesters or 10.5 g% in the second trimester. Symptoms that are commonly felt look weak and pale, faint easily, tired easily, dizzy eyes, easily drowsy, pale conjunctiva and pale nails. Effects of Anemia on Pregnancy are underweight, placenta previa, eclampsia, premature rupture of membranes, premature labor and bleeding. Factors related to the incidence of anemia are malnutrition, iron deficiency, excessive blood loss, chronic diseases such as kidney and autoimmune disease, other causes, namely the wrong way of consuming Fe tablets, parity, age, antenatal care (ANC) visits. , pregnancy distance is too close, as well as education. The purpose of this literature review is to examine more in the publication of research results related to the factors associated with the incidence of anemia in pregnant women. The method of writing this literature study is to refer to published articles in national and international journals with topics related to factors related to the incidence of anemia in pregnant women and presented in the form of articles. The results of the search for related publication articles as a whole state that there is a relationship between the inaccuracy in drink Fe tablets with the incidence of anemia in pregnant women. The conclusion that can be drawn is that these factors have a relationship with the incidence of anemia in pregnant women.