Santi Sulistiya
Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMPARASI KURIKULUM MATEMATIKA DI INDONESIA VS BELANDA STUDI LITERATUR MATEMATIKA MODERN DALAM TEORI DAN PRAKTIK PEMBELAJARAN Santi Sulistiya
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 8 No 1 (2022): JUMLAHKU VOL.8 NO.1 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v8i1.1917

Abstract

Artikel ini ditulis dengan tujuan 1) Mengetahui kurikulum matematika SD, SMP, SMA/SMK di Indonesia dan 2) Untuk mengetahui kurikulum matematika di Belanda. Metode yang digunakan penulis dalam artikel ini adalah studi kepustakaan melalaui literatur-literatur yang relevan serta berbagai media yang lainnya yang bersumber dari internet.Pada dasarnya kurikulum matematika Indonesia masih menekankan kuantitas pembelajaran bukan pada kualitas pembelajaran. Materi pembelajaran matematika di Indonesia jauh lebih banyak daripada di negara Belanda.Di Belanda pembelajaran matematika fokus pada pembelajaran di peserta didik. Di Indonesia masih fokus pada guru yang menjadi pusat pembelajaran (Teching Central student). Jumlah mata pelajaran di Indonesia lebih banyak dari pada di Belanda. Hal ini menjadikan siswa di Indonesia beban pelajaran menjadi lebih berat daripada siswa di Belanda dalam muatan bahan kajian yang akan disampaikan guru pada siswa di kelas.
KOMPARASI KURIKULUM MATEMATIKA DI INDONESIA VS BELANDA STUDI LITERATUR MATEMATIKA MODERN DALAM TEORI DAN PRAKTIK PEMBELAJARAN Santi Sulistiya
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 8 No 1 (2022): JUMLAHKU VOL.8 NO.1 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v8i1.1917

Abstract

Artikel ini ditulis dengan tujuan 1) Mengetahui kurikulum matematika SD, SMP, SMA/SMK di Indonesia dan 2) Untuk mengetahui kurikulum matematika di Belanda. Metode yang digunakan penulis dalam artikel ini adalah studi kepustakaan melalaui literatur-literatur yang relevan serta berbagai media yang lainnya yang bersumber dari internet.Pada dasarnya kurikulum matematika Indonesia masih menekankan kuantitas pembelajaran bukan pada kualitas pembelajaran. Materi pembelajaran matematika di Indonesia jauh lebih banyak daripada di negara Belanda.Di Belanda pembelajaran matematika fokus pada pembelajaran di peserta didik. Di Indonesia masih fokus pada guru yang menjadi pusat pembelajaran (Teching Central student). Jumlah mata pelajaran di Indonesia lebih banyak dari pada di Belanda. Hal ini menjadikan siswa di Indonesia beban pelajaran menjadi lebih berat daripada siswa di Belanda dalam muatan bahan kajian yang akan disampaikan guru pada siswa di kelas.