Dunia pendidikan anak masa kini telah menghadapi tantangan yang begitu sulit karena telah menghadapi era digital – era metaverse. Metaverse adalah sebuah rancangan yang menggabungkan antara dunia nyata dengan dunia digital dalam artian bahwa dalam dunia digital (metaverse) orang dari berbagai tempat dapat bertemu untuk saling berinteraksi menggunakan teknologi virtual. Dengan adanya metaverse seharusnya dapat memperluas dan memberi peluang bagi generasi alpha untuk produktif dan kreatif. Namun berbeda dengan kenyataan yang terjadi dalam kehidupan anak generasi alpha yang hidup dalam era metaverse merka mengalami kemerosotan karakter sehingga terjadi banyak penyimpangan moral dan etika. Artikel ini mendeskripsikan pengaruh orang tua dalam menanankan pendidikan karakter dengan tujuan untuk menunjukkan bahwa orang tua mempunyai tanggungjawab besar yang begitu berpengaruh dalam proses pendidikan karakter anak supaya menjadi generasi yang berkualitas meskipun anak telah berada dalam situasi digitalisasi yang tidak dapat dihindari yakni era metaverse Dalam penulisan artikel ini menggunakan metode deskriptif, kajian pustaka dan juga pengamatan sambil mengobservasi fakta yang terjadi, hal tersebut yang deskripsikan penulis sehingga masalah kemerosotan karakter bagi generasi alpha bisa ditemukaan Faktor penyebab terjadinya kemerosotan karakter bagi anak generasi allpha akan menjadi patokan bagi orang tua untuk mengawasi perilaku anaknya Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penulis mengemukakan beberapa faktor trjadinya perubahan karakter bagi anak generasi A yaitu kurangnya edukasi orangtua kepada anaknya karena sibuk dengan urusan duniawi sehingga melupakan tanggungjawabnya kepada anak meraka dan orang tua hanya memenuhi keinginan anaknya secara bebas seperti pemberian gadget tanpa adanya kontrol dalam penggunaan.