Yosi Irawati Wibowo
Pusat Informasi Obat dan Layanan Kefarmasian (PIOLK) Fakultas Farmasi Universitas Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tingkat Risiko Penyakit Kardiovaskular 10-tahun Menggunakan Systematic Coronary Risk Evaluation (SCORE) pada Kohort Pekerja di Perusahaan Jasa Transportasi Ellok Dian Novita; Yosi Irawati Wibowo; Sylvi Irawati
Journal of Pharmaceutical Care Anwar Medika (J-PhAM) Vol 5 No 1 (2022): Journal of Pharmaceutical Care Anwar Medika
Publisher : STIKES Rumah Sakit Anwar Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36932/jpcam.v5i1.112

Abstract

Salah satu strategi awal pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular, termasuk penyakit kardiovaskular, adalah dengan melakukan penilaian tingkat risiko penyakit kardiovaskular pada level individu maupun populasi. Systematic Coronary Risk Evaluation (SCORE) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menilai tingkat risiko penyakit kardiovaskular 10-tahun. Tingkat risiko penyakit kardiovaskular 10-tahun pada populasi pekerja dapat berbeda daripada risiko pada populasi umum. Penelitian mengenai prevalensi tingkat risiko penyakit kardiovaskular 10-tahun pada populasi pekerja di Indonesia masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan prevalensi tingkat risiko penyakit kardiovaskular 10-tahun pada populasi pekerja dewasa dari suatu perusahaan jasa transportasi (industry kerah biru), disebut dengan PT “X”, di Jawa Timur. Desain penelitian adalah cross-sectional. Sumber data yang digunakan adalah database hasil pemeriksaan kesehatan PT “X” pada tahun 2021. Data dianalisis secara deskriptif. Tingkat risiko penyakit kardiovaskular 10-tahun dinilai menggunakan SCORE. Sebanyak 2.423 orang dari 2.451 pekerja memenuhi kriteria inklusi. Prevalensi tingkat risiko penyakit kardiovaskular 10-tahun adalah sebagai berikut: tingkat risiko menengah 70,00%, rendah 23,65%, tinggi 5,98%, dan sangat tinggi 0,37%. Meskipun prevalensi tingkat risiko penyakit kardiovaskular 10-tahun sangat tinggi-tinggi pada populasi pekerja di PT “X” lebih rendah dibandingkan dengan penelitian terdahulu, relative besarnya prevalensi faktor risiko kardiovaskular yang penting seperti merokok dan obesitas pada populasi pekerja tetap perlu dikendalikan untuk pencegahan primer dan pencegahan kejadian kardiovaskular dini.