Indah Rahayu
Sekolah Tinggi Kesehatan Indonesia (STKINDO) Wirautama

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANC TERPADU DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ANC DI WILAYAH KERA PUSKESMAS CIPARAY KABUPATEN BANDUNG Indah Rahayu
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember 2022 (in Press)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v11i2.2499

Abstract

Pelayanan antenatal terpadu ialah untuk mencegah adanya komplikasi obstetri bila mungkin dan memastikan bahwa komplikasi dideteksi sedini mungkin (Saifuddin, dkk 2016). Salah satu hal yang dilakukan pada ANC terpadu adalah Kunjungan ANC dilakukan minimal 6 kali selama kehamilan dengan pemeriksaan Laboratorium triple eliminasi yaitu HIV, SIFILIS, HBSAg. Adapun cakupan K1 sebanyak 77.820 orang dengan cakupan 98,02%, jika dibandingkan dengan tahun 2018 angka cakupan K1 mengalami kenaikan sebesar 0,72% dari 97,3% .(Profil Kesehatan Kabupaten Bandung hal : 46). Berdasakan data yang diperoleh di puskesmas lebih kecil cakupan K1 nya adalah 90,4%, tapi sebagian 53% Ibu hamil tersebut memeriksakan kehamilannya di puskesmas Ciparay, dan telah bersedia di periksa HIV/AIDS dan HBSAg, 47% atau kurang dari setengahnya tidak memeriksakan HBSAg dan HIV/ AIDS. Penelitian ini berujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang ANC Terpadu Dengan Frekuensi Kunjungan ANC Di Wilayah Kerja Puskesmas Ciparay. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan rancangan penelitian Purposive Sampling. Dalam penelitian ini sampel yang akan di ambil sebanyak 57 Responden. Hasil Penelitian menunjukkan Dari 57 responden, berpengetahuan baik sebanyak 31 responden (54.4%), termasuk dalam kategori pengetahuan cukup sebanyak 3 responden (0.05%), termasuk dalam kategori pengetahuan kurang sebanyak 23 responden (40.3%). Status frekuensi kunjungan kehamilan lengkap sebanyak 36 responden, tidak lengkap sebanyak 21 responden. Ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan frekuensi kunjungan ANC dengan hasil nilai p-value 0.001 < 0.005. Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang ANC terpadu dengan frekuensi kunjungan ANC dengan hasil nilai p-value 0.001 < 0.005. Hasil penelitian semoga dapat menambah pengetahuan yang terkait dengan kehamilan seperti manfaat melakukan kunjungan kehamilan, jadwal kunjungan, serta dampak jika tidak melakukan atau memeriksakan kehamilan.
Peningkatan Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang ANC Terpadu dengan Frekuensi Kunjungan ANC di Wilayah Kerja Puskesmas Ciparay Kabupaten Bandung Indah Rahayu
Bhinneka Tunggal Ika : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 01 (2023): Bhinneka Tunggal Ika : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Rifa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan antenatal terpadu ialah untuk mencegah adanya komplikasi obstetri bila mungkin dan memastikan bahwa komplikasi dideteksi sedini mungkin. Salah satu hal yang dilakukan pada ANC terpadu adalah Kunjungan ANC dilakukan minimal 6 kali selama kehamilan dengan pemeriksaan Laboratorium triple eliminasi yaitu HIV, SIFILIS, HBSAg. Adapun cakupan K1 sebanyak 77.820 orang dengan cakupan 98,02%, jika dibandingkan dengan tahun 2018 angka cakupan K1 mengalami kenaikan sebesar 0,72% dari 97,3% .( Tujuan dari Antenatal Care memantau kemajuan proses kehamilan demi memastikan kesehatan pada ibu serta tumbuh kembang janin. Meningkatkan serta mempertahankan kesehatan ibu dan bayi. Mempersiapkan proses persalinan sehingga dapat melahirkan bayi dengan selamat serta meminimalkan trauma yang dimungkinkan terjadi pada masa persalinan, menurunkan jumlah kematian dan angka kesakitan pada ibu.