Yeni
FFS UHAMKA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENETAPAN KADAR TANIN DALAM EKSTRAK ETANOL DAUN ANGSANA (Pterocarpus indicus Willd) HASIL MASERASI DAN SOKLETASI MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS: DETERMINATION OF TANIN LEVELS IN ANGSANA (Pterocarpus indicus Willd) LEAVES ETHANOL EXTRACT RESULTS OF MACERATION AND SOKLETATION USING UV-VIS SPECTROPHOTOMETER Hurip Budi Riyanti; Yeni; Risa Apriani Wilianita
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i1.316

Abstract

Angsana (Pterocarpus indicus Willd.) merupakan jenis pohon yang berasal dari suku Fabaceae yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional. Ekstrak daun angsana mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, glikosida dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  perbedaan metode ekstraksi terhadap kadar senyawa tanin pada ekstrak   etanol daun angsana yang diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Penarikan senyawa tanin dilakukan dengan metode ekstraksi maserasi dan sokletasi dengan pelarut etanol 96%. Asam galat digunakan sebagai pembanding. Analisa kuantitatif tanin dilakukan dengan pereaksi Folin-Ciocalteu      dan natrium karbonat yang akan menghasilkan warna biru bila bereaksi dengan  tanin. Diperoleh kadar tanin ekstrak etanol daun angsana dengan perbandingan metode ekstraksi maserasi dan ekstraksi sokletasi yaitu 92,39 mg GAE/g dan 197,88 mg GAE/g. Selain itu, ekstraksi metode sokletasi nilai rendemen 24,04% lebih besar dibandingkan rendemen ekstraksi metode maserasi yaitu 10,64%. Berdasarkan hasil  uji independent sample t-test diperoleh nilai Signifikan 0,000386 < 0,05, sehingga  dapat disimpulkan bahwa perbedaan metode ekstraksi berpengaruh signifikan terhadap kadar tanin ekstrak etanol daun angsana. Kata kunci: Daun Angsana, Folin-Ciocalteu, Tanin, Spektrofotometer UV-Vis
PENETAPAN KADAR TANIN DALAM EKSTRAK ETANOL DAUN ANGSANA (Pterocarpus indicus Willd) HASIL MASERASI DAN SOKLETASI MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS: DETERMINATION OF TANIN LEVELS IN ANGSANA (Pterocarpus indicus Willd) LEAVES ETHANOL EXTRACT RESULTS OF MACERATION AND SOKLETATION USING UV-VIS SPECTROPHOTOMETER Hurip Budi Riyanti; Yeni; Risa Apriani Wilianita
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i1.316

Abstract

Angsana (Pterocarpus indicus Willd.) merupakan jenis pohon yang berasal dari suku Fabaceae yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional. Ekstrak daun angsana mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, glikosida dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  perbedaan metode ekstraksi terhadap kadar senyawa tanin pada ekstrak   etanol daun angsana yang diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Penarikan senyawa tanin dilakukan dengan metode ekstraksi maserasi dan sokletasi dengan pelarut etanol 96%. Asam galat digunakan sebagai pembanding. Analisa kuantitatif tanin dilakukan dengan pereaksi Folin-Ciocalteu      dan natrium karbonat yang akan menghasilkan warna biru bila bereaksi dengan  tanin. Diperoleh kadar tanin ekstrak etanol daun angsana dengan perbandingan metode ekstraksi maserasi dan ekstraksi sokletasi yaitu 92,39 mg GAE/g dan 197,88 mg GAE/g. Selain itu, ekstraksi metode sokletasi nilai rendemen 24,04% lebih besar dibandingkan rendemen ekstraksi metode maserasi yaitu 10,64%. Berdasarkan hasil  uji independent sample t-test diperoleh nilai Signifikan 0,000386 < 0,05, sehingga  dapat disimpulkan bahwa perbedaan metode ekstraksi berpengaruh signifikan terhadap kadar tanin ekstrak etanol daun angsana. Kata kunci: Daun Angsana, Folin-Ciocalteu, Tanin, Spektrofotometer UV-Vis