Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN MENGGUAKAN MEDIA FILM PADA REMAJA DI PUSKESMAS MAJASEM KOTA CIREBON TAHUN 2020 Elfi .; Rinela Padmawati
ABDIKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 Desember (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.268 KB) | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v3i2 Desember.653

Abstract

Film is one of teaching and learning interaction tools that combines two kinds of sense organs at the same time in helping the learning process. Film media can increase the knowledge of school dropout adolescents about the adolescent reproductive health. (Elfi, Rinela P, 2019). Nowadays, adolescents can easily access the internet via smartphones, so that it can have a negative impact on using the internet. Community Service Activities are carried out to provide education on reproductive health education including the information on female / male reproductive organs, puberty, sexual behavior and genitalia hygiene through film. The method of implementation is film screening to assess the level of knowledge and attitudes of adolescents before and after screening. The target of this activity is adolescents aged 15 to 19 years in the Work Area of Puskesmas Majasem, Cirebon City The results showed an increase in the knowledge and attitudes of adolescents after given the health education about reproductive health through film. Counseling using well-packaged film can increase adolescent interest, so that can increase adolescent knowledge and attitudes. Keywords: Film, knowledge, attitudes
Hubungan Stres Kerja Dengan Kinerja Petugas Rekam Medis di Rumah Sakit Sumber Kasih Kota Cirebon Tahun 2022 Elfi Elfi; Aura Dwi Lestari
Media Informasi Vol. 18 No. 1 (2022): MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.853 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v18i1.5

Abstract

Pelayanan yang diselenggarakan oleh unit rekam medis merupakan kegiatan rutin yang harus dilakukan secara sungguh-sungguh dengan tingkat kecepatan, ketepatan, dan ketelitian yang tinggi. Data rekam medis yang tidak lengkap akan berdampak buruk terhadap kinerja petugas. Kinerja karyawan dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah stres kerja. Berdasarkan studi pendahuluan, pada bagian pendaftaran masih terdapat kendala kekurangan petugas dan tuntutan kerja yang meningkat jika ada yang berhalangan hadir. Menurut beberapa penelitian sebelumnya tuntutan kerja atau tugas yang berlebihan dapat menyebabkan stres kerja, dimana stres kerja yang dialami juga dapat mempengaruhi kinerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres kerja dengan kinerja petugas rekam medis di Rumah Sakit Sumber Kasih Cirebon. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 32 Petugas Rekam Medis di Rumah Sakit Sumber Kasih yang dipilih dengan cara total sampling, Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Didapatkan sebagian besar petugas rekam medis mengalami stress kerja dengan persentase 78,1% dan sebagian besar petugas rekam medis berkinerja baik dengan persentase 84,4%. Dari uji Chi-Square dapat diketahui p-value sebesar 1,000 > 0,05. Stres kerja tidak berhubungan secara signifikan dengan kinerja petugas petugas rekam medis di Rumah Sakit Sumber Kasih. Rumah sakit khususnya Koordinator Rekam Medis untuk lebih meningkatkan upaya terkait dukungan pada karyawan saat bekerja agar kinerja karyawan tetap pada kondisi baik.