Dewi Yanti Handayani
Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN MAHASISWA FK UISU ANGKATAN 2018 TERHADAP PERAN PEMERIKSAAN PCR, ANTIGEN, DAN ANTIBODI SEBAGAI PARAMETER DALAM MENDETEKSI COVID-19 Tyta Rizky Anugrah Lubis; Dewi Yanti Handayani
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 6 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.148 KB) | DOI: 10.30743/stm.v6i1.332

Abstract

Desember 2019, terdapat temuan kasus pneumonia yang belum diketahui sebabnya di kota Wuhan, provinsi Hubei, Cina. Penyakit tersebut kemudian diketahui disebabkan oleh corona virus jenis beta corona virus tipe baru dan diberi nama SARS-CoV-2 karena kemiripan genetik dengan virus SARS-CoV penyebab SARS. Penyakit yang disebabkannya disebut COVID-19. Menurut WHO 9 Desember 2021, 267.184.723 kasus COVID-19 telah dikonfirmasi dan 5.277.327 orang telah meninggal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional dan jumlah sampel sebanyak 60 mahasiswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariat yang bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan gambaran pengetahuan mahasiswa/i terhadap peran pemeriksaan PCR sebagai parameter dalam mendeteksi COVID-19 adalah baik, dengan jumlah 59 orang (98,3%), gambaran pengetahuan mahasiswa/i terhadap peran pemeriksaan antigen sebagai parameter dalam mendeteksi COVID-19 adalah baik, dengan jumlah 57 orang (95%) dan gambaran pengetahuan mahasiswa/i terhadap peran pemeriksaan antibodi sebagai parameter dalam mendeteksi COVID-19 adalah baik, dengan jumlah 57 orang (95%). Dapat disimpulkan bahwa rata-rata mahasiswa memiliki pengetahuan yang cukup baik dalam mengetahui peran pemeriksaan PCR, antigen dan antibodi sebagai parameter dalam mendeteksi COVID-19.
PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIS SEBELUM DAN SESUDAH HEMODIALISA DI RS HAJI MEDAN Safira Mustakilla; Dewi Yanti Handayani
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 6 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.689 KB) | DOI: 10.30743/stm.v6i1.372

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronis adalah keadaan dimana terjadi penurunan fungsi ginjal yang menahun dengan terapi hemodialisa untuk mengganikan sebagian fungsi ginjal dalam mengeluarkan sisa hasil metabolisme.Pendekatan ini bersifat analitik dengan pendekatan retrospektif, sample diambil dengan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 60.Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbedaan kadar hemoglobin pada pendertita gagal ginjal kronik sebelum dan sesudah hemodialisa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rekam medic Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan uji Paired T-Test diketahui nilai P = 0,003 hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan signifikan perubahan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah hemodialisis pada pasien gangguan ginjal kronis.Terdapat adanya perbedaan kadar hemoglobin pada penderita gagal ginjal kronis sebelum dan sesudah hemodialisa di RS Haji Medan 2019.