Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG BERINGIN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2020 Khairunnisa Ritonga; Budi Kurniawan
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 4 No. 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.462 KB) | DOI: 10.30743/stm.v4i2.117

Abstract

Tingginya kasus ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) di Negara-negara berkembang seperti India, Cina, Pakistan, Banglades, Indonesia dan Nigeria. Di Indonesia angka kejadian ISPA dari tahun ke tahun selalu masuk kedalam 10 besar penyakit dan angka kejadianya selalu tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor risiko dengan kejadian ISPA pada anak di wilayah kerja puskesmas Tanjung Beringin. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan metode penelitian cross sectional, yaitu pengumpulan data baik untuk variabel sebab maupun variabel akibat dilakukan pada satu saat tertentu. Sebanyak 53 orang anak ikut dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil uji chi square hubungan antara usia, tinggi badan, berat badan, jenis kelamin dengan kejadian ISPA pada anak diperoleh nilai p= 0,000 (p<0,05). Kejadian ISPA dapat dipengaruhi oleh jenis kelamin, usia, tinggi badan dan berat badan anak. Hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian ISPA pada anak. Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menganalisis faktor risiko lainnya terhadap kejadian ISPA pada anak.
HUBUNGAN PEMBERIAN IMUNISASI DENGAN KEJADIAN ANAK STUNTING DI PUSKESMAS SUNGAI AUR PASAMAN BARAT TAHUN 2021 Rifana Atifa Vasera; Budi Kurniawan
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 6 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.51 KB) | DOI: 10.30743/stm.v6i1.376

Abstract

Status gizi balita mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas di masa yang akan datang. Status gizi memiliki hubungan dengan kecerdasan anak. Gizi buruk pada masa bayi dan anak, terutama yang berusia kurang dari 5 tahun, dapat mengakibatkan stunting dan kecerdasan anak. Salah satu cara untuk mencegah stunting pada balita adalah dengan memberikan imunisasi lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan imunisasi dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan desain cross sectional. Data diambil menggunakan lembar checklist dari hasil wawancara langsung pada responden dan dari data kunjungan pasien yang diambil dari Puskesmas Sungai Aur Pasaman Barat berupa jumlah kunjungan pasien batita.. Balita yang tidak mendapat imunisasi lengkap masih ditemukan memiliki tubuh normal dan balita yang mendapat imunisasi lengkap ditemukan stunting. Tidak ada hubungan antara pemberian imunisasi dengan kejadian stunting. Didapati hasil uji Chi Square p = 0,12 (p > 0,05) yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara imunisasi dengan kejadian stunting di Puskesmas Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat tahun 2021.