Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

VARIASI INDEKS FACIAL DAN NASALIS PADA ETNIS BATAK, MINANGKABAU, TIONGHOA DAN TAMIL DI KELURAHAN PAHLAWAN Wan Muhammad Ismail; Fauzan Akbar Syahputra Nst
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 10 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.208 KB) | DOI: 10.30743/jkin.v10i2.249

Abstract

Morfologi tubuh manusia dapat diukur dengan antropometri. Dalam proses identifikasi seseorang, diperlukan informasi secara umum, termasuk karakteristik wajah seseorang yang kemudian dapat menunjukkan ciri khas ras seseorang yang diidentifikasi seperti tulang pipi, mata, hidung, dagu, mulut, rahang atas maupun rahang bawah. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data tentang berbagai bentuk indeks facial dan nasalis pada etnis Batak, Minangkabau, Tionghoa dan Tamil dikelurahan perjuangan Medan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan data primer dengan melakukan pengukuran. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Sample penelitianberjumlah40 orang Hasil penelitianyang diperoleh, Indeks Wajah pada Batak euryprosopic (82,71%), Minangkabau leproprosopic (50%) pada Tamil mesoprosopic (87,99%) pada tionghoa, hyperleptoprosopic (95,94%). Indeks Nasalis pada Batak mesorrhine (67,60%), Minangkabau mesorhinne (60%), Tamil leptorrhine (57,95%), pada tionghoa mesorrhine (67,43%). Keanekaragaman ukuran indeks facialis dan nasalis dapat digunakan untuk membantu menentukan identitas pribadi, terutama perbedaan ras, etnis dan gender.
PENGARUH IRAMA KLASIK DAN BACAAN AL-QUR’AN TERHADAP STRES DALAM PENGERJAAN SKRIPSI MAHASISWA FK-UISU Wan Muhammad Ismail
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 9 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.692 KB) | DOI: 10.30743/jkin.v9i1.261

Abstract

Stres adalah gangguan pada tubuh dan pikiran disebabkan oleh perubahan dan tuntutan kehidupan. Stres dapat diatasi dengan terapi irama klasik dan bacaan al-qur’an. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan stress dan perbedaan tingkat stres sebelum dan sesudah terapi irama klasik dan bacaan al-qur’an serta mengetahui terapi yang lebih berpengaruh dalam hal mengurangi tingkat stres. Penelitian ini bersifat deskriptik analitik dengan desain penelitian quasi experiment. Jumlah sampel sebanyak 36 orang terdiri dari 18 orang kelompok terapi irama klasik dan 18 orang kelompok terapi bacaan al-qur’an. Hasil uji statistik beda pengaruh menunjukkan nilai sig.(p)= 0,042 (p<0,05) berdasarkan hasil tersebut maka terdapat perbedaan bermakna antara terapi irama klasik dan terapi bacaan al-qur’an terhadap penurunan tingkat stres. Terapi bacaan al-qur’an lebih berpengaruh dalam mengurangi tingkat stres dibandingkan terapi irama klasik