Abstrak: Jemaat Gereja Sungai Yordan Sosok belum maksimal dalam membawa persembahan perpuluhan ke dalam Rumah Tuhan seperti yang ditegaskan dalam Kitab Maleakhi 3:6-18. Dalam menerapkan perpuluhan, Jemaat Gereja Sungai Yordan masih berada dalam kategori belum maksimal sebagaimana dijelaskan dalam wawancara kepada jemaat. Latar belakang jenis pekerjaan yang berbeda membuat jemaat belum dapat memberikan persepulhan dengan maksimal karena penghasilan yang diterima berbeda-beda dan kurangnya pemahaman tentang persepuluhan, sehingga perlu adanya pendampingan dan bimbingan kepada jemaat. Dalam penelitian ini, peneliti akan membagikan angket kepada responden untuk menjawab setiap pernyataan yang ada. Pembagian angket dilakukan sebanyak empat kali. Pertama, kepada dosen pembimbing sebagai rancangan angket, kedua angket validasi kepada dosen ahli, ketiga angket uji coba kepada 20 jemaat dan keempat angket final kepada 40 jemaat. Implementasi Pengajaran Persepuluhan Berdasarkan Maleakhi 3:6-18 Bagi Gereja Sungai Yordan Jemaat Rajawali Sosok ada pada kategori tinggi. Implementasi Pengajaran Persepuluhan Berdasarkan Maleakhi 3:6-18 Bagi Gereja Sungai Yordan Jemaat Rajawali Sosok adalah Ada Janji Tuhan hipotesis diterima. Latar belakang yang dominan menentukan Implementasi Pengajaran Persepuluhan Berdasarkan Maleakhi 3:6-18 Bagi Gereja Sungai Yordan Jemaat Rajawali Sosok adalah Pekerjaan hipotesis diterima.