Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KAJIAN KEBIJAKAN PENOLAKAN PARTISIPASI KAUM LAKI-LAKI DALAM PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI VASEKTOMI DI KELURAHAN SUNGAI ANDAI Beni Akhmad
AS-SIYASAH: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2020): (Mei) AS SIYASAH - Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/as.v5i1.2940

Abstract

This study was designed to analyze the rejection of EFA husbands (Fertile Age Couples) using one of the modern contraceptives, namely vasectomy. Using survey research and questionnaires as research instruments, this study qualitatively found that, based on Rogers' innovation adoption theory, modern contraceptives do not have relative advantages, compatibility, trials, complexity, and observational benefits compared to traditional contraception and condoms. The research also found that the main factor in the rejection was the lack of information and knowledge of the husband about the superiority of modern contraceptives. Based on these findings, research recommends increasing information and knowledge about the benefits of modern contraceptives is very important, and community education and education are crucial to increase participation and acceptance of the innovation or program. 
Kualitas Pelayanan Ombudsman Perwakilan Kalimantan Selatan dalam Menindaklanjuti Laporan Pengaduan Masyarakat Kota Banjarmasin Beni Akhmad; Mita Sari
Anterior Jurnal Vol 18 No 2 (2019): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.428 KB) | DOI: 10.33084/anterior.v18i2.806

Abstract

This research focuses on exposure to the quality of service of the Ombudsman of the Republic of Indonesia Representative of South Kalimantan and various efforts made in following up reports on complaints from the public in Banjarmasin on administrative matters carried out by bureaucrats in public service agencies/organizations that hinder or reduce the fulfillment of excellent service for the people. The research approach used is qualitative. This study uses interview guidelines as a research instrument. Qualitatively, this study found that, based on the Gronroos service quality model, the service of the Ombudsman of the Republic of Indonesia Representative of South Kalimantan in following up public complaints reports in accordance with Law Number 37 of 2008 concerning the Ombudsman of the Republic of Indonesia with reference to Article 24 to Article 38, in following up on complaints from the public, the Ombudsman is impartial and able to be an effective communication facilitator between the organizer and users of public services so that each party can obtain rights and fulfill its obligations. The study found the main factor in the Ombudsman's service constraints in following up the report because of the lack of information and knowledge of the community about formal and material requirements that must be completed when submitting a complaint report. From the results of these studies, researchers recommend increasing information and knowledge about the functions, duties, and authorities of the Ombudsman by conducting socialization activities to the public, students, and public service providers.
Analisis Kompetensi Pemerintah Desa dalam Pembangunan Desa di Desa Pelantaran Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kota Waringin Timur Mita Sari; Beni Akhmad; Novi Susanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.521 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6556

Abstract

Kompetensi merupakan aspek penting bagi pembangunan Desa Pelantaran. Agar dapat menjalankan pembangunan desa, pemerintah desa harus memiliki kompetensi yang sesuai. Untuk mencapai semua itu pemerintah desa pelantaran harus mengikuti pelatihan umum agar dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, tetapi pada kenyataannya dana anggaran tidak mendukung, pemerintah desa hanya menunggu pelatihan yang diberikan dari pemerintah pusat saja. Hal ini tentu saja bisa berpengaruh bagi pembangunan desa di Desa Pelantaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompetensi pemerintah desa untuk menunjang pembangunan desa di Desa Pelantaran. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, kompetensi pemerintah desa dalam pembangunan di Desa Pelantaran sudah cukup baik, namun pelayanan yang kurang masih dikeluhkan oleh masyarakat. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah (1) Bagi pemerintah desa pelantaran agar bisa meningkatkan kompetensi dan pelayanan demi berjalannya pembangunan desa, serta bersosialisasi dengan masyarakat untuk menghimpun dukungan dan kepercayaan masyarakat sehingga roda pemerintahan dan program pembangunan desa dapat berjalan optimal, (2)bagi pemerintah daerah/pusat agar bisa melakukan pelatihan untuk pemerintah desa sebagai pemerintahan paling dekat dengan masyarakat, agar pembangunan dapat berjalan dengan cepat (3)pemerintah desa hendaknya melalukan pengajuan ke pemerintah daerah untuk melakukan pelatihan pemerintah desa atau; (4)menyisihkan sedikit anggaran desa untuk melakukan pelatihan mandiri terhadap pemerintah desa (5)Untuk peneliti, agar dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai bahan referensi untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai kompetensi pemerintah Desa dalam pembangunan desa.
AKUNTABILITAS DALAM PENGAWASAN PENYALURAN PERUMAHAN SUBSIDI DAN TINGKAT KETEPATAN SASARAN PENERIMA RUMAH SUBSIDI DI KOTA PALANGKA RAYA Sari, Mita; Akhmad, Beni; Kumalasari, Desy
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 3/Oktober (2022): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v12i3.3112

Abstract

Abstract-This research aims to determine the accountability of supervising the distribution of subsidized housing and the accuracy of its targets in Palangka Raya City. The research approach used is of a qualitative type using service quality theory, accountability theory and public policy theory and data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the study indicate that the function of supervising the distribution of subsidized housing in Palangka Raya City is carried out directly by the central government without involving local government, it then becomes one of the factors causing the lack of accuracy in the distribution of targets because there is no supervisory function from the local government or local provincial government. The lack of strict supervision of channeling banks is also one of the factors causing the government's lack of accountability in supervising the distribution itself, infrequent inspections or checks in the field also lead to deviations from the recipients of subsidized housing such as houses that are not occupied until they are transferred or rented to third parties, which of course violates existing regulations, indicators of accountability in the implementation of the distribution of subsidized housing have been fulfilled but are still not optimal considering that aspects of supervision and accountability are actually held by the implementing bank in an area for distributing subsidized housing.Keywords:   Supervision Accountability, Subsidized housing-Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akuntabilitas pengawasan penyaluran rumah subsidi dan ketepatan sasarannya di Kota Palangka Raya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah tipe kualitatif dengan menggunakan teori kualitas pelayanan, teori akuntabilitas dan teori kebijakan publik serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi pengawasan pendistribusian rumah subsidi di Kota Palangka Raya dilakukan langsung oleh pemerintah pusat tanpa melibatkan pemerintah daerah, hal tersebut kemudian menjadi salah satu faktor penyebab kurang tepatnya dalam pendistribusian target. karena tidak ada fungsi pengawasan dari pemerintah daerah atau pemerintah provinsi setempat. Kurangnya pengawasan yang ketat terhadap bank penyalur juga menjadi salah satu faktor penyebab kurangnya akuntabilitas pemerintah dalam mengawasi penyaluran itu sendiri, jarangnya pemeriksaan atau pengecekan di lapangan juga menyebabkan terjadinya penyimpangan dari penerima rumah subsidi seperti rumah yang tidak ditempati. sampai dialihkan atau disewakan kepada pihak ketiga, yang tentunya menyalahi peraturan yang ada, indikator akuntabilitas dalam pelaksanaan penyaluran rumah subsidi sudah terpenuhi namun masih belum optimal mengingat aspek pengawasan dan pertanggungjawaban benar-benar dipegang oleh pelaksana. bank di kawasan penyaluran perumahan subsidi.Kata kunci: Akuntabilitas Pengawasan, Perumahan Subsidi
Efektivitas Aplikasi Epployee dalam Meningkatkan Kedisiplinan Pegawai di SMP IT Sahabat Alam Palangka Raya Mita Sari; Taufik Hidayat; Fitriani Fitriani; Beni Akhmad; Putri Irianti Sintaman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penggunaan Aplikasi Epployee dan sejauh mana efektivitas Aplikasi Epployee dalam meningkatan disiplin pegawai SMP IT Sahabat Alam Palangka Raya serta hambatan dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan disiplin pegawai. Penelitian ini didasarkan pada pendekatan induktif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan Wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam mengevaluasi efektivitas menurut Sondang (2007:141) ada 4 yaitu pencapaian target, kemampuan beradaptasi, kepuasan kerja dan tanggung jawab. Penggunaan Aplikasi Epployee berjalan dengan baik dalam peningkatan disiplin pegawai dan kinerja organisasi. Namun terdapat kendala atau hambatan di antaranya masih adanya pegawai yang datang terlambat, pegawai belum dapat menyelesaikan tugas tepat waktu. Upaya yang dilakukan SMP IT Sahabat Alam adalah pengawasan langsung dari pimpinan melalui Aplikasi Epployee, memberikan raport kinerja dan wacana pemotongan gaji. Saran penulis adalah mengoptimalkan pengawasan terhadap kinerja pegawai.
Implementasi Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni dalam Penanggulangan Kemiskinan di Kecamatan Astambul Akhmad, Beni; Sugiannor; Nur Laila Fitriyah
Vox Populi Vol 6 No 2 (2023): VOX POPULI
Publisher : ILMU POLITIK UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/vp.v6i2.41838

Abstract

Implementasi program rehabilitasi bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) merupakan program meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya bagi masyarakat miskin. Pelaksanaan program RTLH dilaksanakan secara langsung oleh Dinas Sosial Kabupaten Banjar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program RTLH di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian tentang implementasi program RTLH dapat dikategorikan terlaksana sebagai berikut: komunikasi yang terjalin melalui sosialisasi peraturan penerima bantuan RTLH sudah dilakukan. Sumberdaya pelaksana melalui pendataan penerimaan bantuan sudah terlaksana cukup baik. Disposisi pengambilan keputusan belum tepat sasaran hal ini dikarenakan penerima bantuan tergolong sangat banyak. Sedangkan struktur pelaksana program RTLH melalui kerjasama yang dilakukan oleh Dinas Sosial bersama dengan Lurah dan RT/RW terlaksana dengan cukup baik. Namun penulis menyarankan Dinas Sosial Kabupaten Banjar melakukan komunikasi secara langsung terhadap masyarakat melalui sosialisasi bantuan program RTLH, menambah jumlah pegawai yang secara khusus melakukan pendataan dan pengawasan di dalam pelaksanaan program RTLH.
Optimalisasi Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Musyawarah Pembangunan di Kelurahan Telum Dalam Beni Akhmad; Riska Aulia Noor; Fika Fibriyanita; Sitna Hajar Malawat; Winda Emelia
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v2i1.17

Abstract

ABSTRAK: Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “optimalisasi partisipasi masyarakat dalam kegiatan musyawarah pembangunan”. Yakni penyuluhan pentingnya partisipasi masyarakat dilakukan oleh tim yang peduli terhadap pembangunan berkelanjutan. Hasil responsnya cukup untuk dapat di diskusikan “penting pembangunan fisik atau pembangunan non fisik”. Sebagian beranggapan, pembangunan fisik lebih perlu karena lebih terlihat dan bisa dimanfaatkan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada hari Kamis, 08 Februari 2024 di kelurahan teluk dalam. Target yang ingin dicapai dari pengabdian ini adalah melalui sosialisasi yang diberikan kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang pemahaman pentingnya partisipasi masyarakat dalam suatu pembangunan. Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan fisik maupun non fisik juga menjadi pendukung utama dalam keberhasilan pembangunan di kelurahan teluk dalam. Sedangkan pada pembangunan non fisik masyarakat berpartisipasi dengan mengikuti pelatihan, penyuluhan, pembinaan, dan sebagainya. Kata Kunci: Optimalisasi, Partisipasi Masyarakat, Pembangunan ABSTRACT: Community service activities with the theme "optimizing community participation in development deliberation activities". Namely, education on the importance of community participation is carried out by a team that cares about sustainable development. The response results are sufficient to be able to discuss "the importance of physical development or non-physical development". Some think that physical development is more necessary because it is more visible and can be utilized. This service activity was carried out on Thursday, February 8 2024 in Teluk Dalam sub-district. The target to be achieved from this service is that through outreach provided to the community, it is hoped that it can provide knowledge about understanding the importance of community participation in development. Community participation in the implementation of physical and non-physical development is also the main support in the success of development in Teluk Dalam sub-district. Meanwhile, in non-physical development, the community participates by participating in training, counseling, coaching, and so on. Keywords: Optimization, Community Participation, Development
Analysis of Community Satisfaction in Using Trans Banjarbakula Bus Transportation Akhmad, Beni; Sari, Mita; Norkhadiza, Norkhadiza; Fitriani, Fitriani; Sintaman, Putri Irianti
Anterior Jurnal Vol. 23 No. 1 (2024): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v23i1.5937

Abstract

Trans Banjarbakula bus, this research aimed to find out how is the representation of community satisfaction in using trans Banjarbakula bus transportation in South Kalimantan Province. Methodology used in this research is descriptive quantitative. Data collection technique used in this research are observation, questionnaire and documentation with 100 passengers of trans Banjarbakula bus as respondents. Analysis of passenger’ satisfactions in Gambut Barakat Terminal bring in customer satisfaction index (CSI), overall dimensions servqual is about 90.28% which mean the passengers are satistified. Result of this research shows the CSI value based on 5 dimensions which are reliability 90,75%, responsiveness 88,50%, guarantee 90,20%, empathy 90,05%, and physical evidence 91,90%. Physical evidence (tangible) is servqual dimension occupied the first rank in terms of its’ influence on passenger satisfactions
EFEKTIVITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KELURAHAN TERINTEGRASI (SIPALUI) PADA KELURAHAN ALALAK UTARA KOTA BANJARMASIN Hairansyah Hairansyah; Alma Rizkia; Junaidy Junaidy; Beni Akhmad
AS-SIYASAH : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 10, No 1 (2025): (MEI) AS SIYASAH - JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/as.v9i2.12898

Abstract

Tujuan penelitin ini yaitu untuk mengetahui Efektivitas Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi (Palui) dan untuk nmengetahui faktor yang menjadi kendala Efektivitas Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi (Palui) pada Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasin. Untuk mengetahui bagaimana Efektivitas Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi PALUI sebagai pelayanan administrasi di Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasi.Maka dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan wawancara, dokumentasi dan observasi.Dari hasil penelitian, Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi (PALUI) Pada Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasin belum bisa dikatakan efektif. karena masih belum terpenuhinya ketiga indikator yaitu pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi. Dilihat dari banyaknya masyarakat yang masih melakukan urusan dengan datang langsung ketempat kelurahan dari pada menggunakan aplikasi PALUI, serta belum adanya sosialisasi dari pihak kelurahan dan tidak terbiasanya masyarakat dengan aplkasi PALUI. faktor kendalanya yaitu Kurangnya mengadakan sosialisasi mengenai adanya Aplikasi Palui Oleh Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasin, Kurangnya antusias masyarakat terhadap adanya Aplikasi Palui dan Masyarakat Kelurahan Alalak Utara tidak terbiasa dengan perkembangan teknologi Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan.
Pelatihan Personal Branding dan Public Speaking di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Banjar Ridwan Sya'rani; Sitna Hajar Malawat; Beni Akhmad; Rizky Subhan
ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdisoshum.v4i2.5548

Abstract

Personal branding and public speaking training at Investment and One-Stop Integrated Service Office (DPMPTSP) of the Banjar Regency is to provide increased understanding and practical knowledge to employees about the importance of the training material in realizing excellent service to the community. The trainers are the community service team and ersonal branding and public speaking practitioners. The number of participants in the activity is 25 people. The implementation of the activity is carried out using presentation, discussion and simulation methods. The activities are implementation of pre-tests, provision of materials, and evaluation with post-tests. The training materials include practical theories and practices of personal branding and public speaking. The results of the pre-test and post-test were tested using the t-test and N-Gain. The results of the t-test (p<0.05) showed a significant increase in the knowledge of training participants and the results of the N-Gain test (0.72) showed that the implementation of the training was quite effective.