This Author published in this journals
All Journal JURNAL DISCRETIE
Lego Karjoko
Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peranan Masyarakat Dalam Mengolah Limbah Cair Industri Penyamakan Kulit Ditya Metta Ayu Fernanda; I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani; Lego Karjoko
Jurnal Discretie Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Discretie
Publisher : Faculty of Law Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jd.v2i2.61542

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang pernan masyarakat dalam mengolah limbah cair industri penyamakan kulit di Kabupaten Magetan. Kabupaten Magetan terkenal akan sentra industri penyamakan kulit di Jawa Timur yang mengalami pertumbuhan setiap tahunnya. Kondisi ini ternyata memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, terlebih lagi adanya limbah cair yang dihasilkan dalam proses produksi tersebut. Maka, diperlukan adanya partisipasi masyarakat dalam pengolahan limbag cair industri penyamakan kulit di Kabupaten Magetan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris yuridis yang bersifat deskriptif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sumber data meliputi bahan hukum primer, dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi dan dan studi dokumen. Selanjutnya teknis analisis yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif yang mengedepankan penelitian di lapangan kemudian dihubungkan dengan teori dan kaidah hukum yang sejalan dan terarah. Lokasi penelitian yaitu di Desa Ringinagung dan di UPT Industri Kulit Kabupaten Magetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk partisipasi masyarakat dalam mengolah limbah cair serta efektivitas partisipasi masyarakat dalam mengolah limbah cair di kawasan industri penyamakan kulit yang berada di Kabupaten Magetan. Dengan adanya partisipasi masyarakat dalam mengolah limbah cair ini sudah sesuai dengan prosedur dan dalam melakukan pencegahan pencemaran telah berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan namun masih banyak mengalami beberapa kendala.    
Keabsahan Peraturan Walikota Surakarta No. 12 A Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Bantuan Sosial Pengganti Bangunan di Atas Tanah Negara pada Bantaran/ Sempadan Sungai Bengawan Solo dan Anak- Anak Sungainya Elin Setiawati; Lego Karjoko
Jurnal Discretie Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Discretie
Publisher : Faculty of Law Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jd.v3i1.59850

Abstract

In order to fulfill human rights to obtain certainty of proper and valid residence in accordance with Article 28H of the Indonesian State Constitution of 1945, especially to Structuring Affected Residents due to the Slum Relocation Policy in Bantaran Kali Anyar, Nusukan Village conducted by the Surakarta City Government. Surakarta Mayor Regulation No.12A of 2017 aims to create the Bengawan Solo Riverbank area and its tributaries, one of which is Kali Anyar as a flood control area, and secure residents from social possibilities, as well as clean up buildings above it by providing social assistance to Structuring Affected Residents. This research is normative research with a statutory approach and a conceptual approach. The results of this study concluded that Surakarta Mayor Regulation No.12A of 2017 is a policy regulation for providing social assistance that is the guidelines of the Surakarta City Government to Affected Residents in Bantaran Kali Anyar. Surakarta Mayor Regulation No.12A of 2017 is in accordance with legal principles, not contrary to the laws and regulations, in accordance with the AAUPB.
Mekanisme Penerbitan Surat Keputusan KPK Nomor 625 Tentang Alih Status Kepegawaian Sesuai Dengan Perundang-Undangan Raden Rara Mutiara Wijaya; I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani; Lego Karjoko
Jurnal Discretie Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Discretie
Publisher : Faculty of Law Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jd.v3i1.63031

Abstract

This study analyse whether the issuing the Corruption Eradication Commission (KPK) Decree Number 625 regarding the transfer of employment status is under the law. This research is a prescriptive doctrinal or normative legal research with a comparative approach, namely comparing the KPK's decision letter No. 625 of 2021 with Law No. 19 of 2019. The research sources are primary and secondary legal materials while collecting legal materials uses library research. The study results show that the issuing the KPK Decree Number 625 regarding the transfer of employee status is not suitable with the Act. Transferring the status of KPK employees to the state civil apparatus (ASN) should be seen as a transition and not a selection of new employees per the basic provisions of Law Number 19 of 2019. However, in practice, the National Insight Test (TWK) is used to select the status of KPK employees to become government employees. The issuance of Decree Number 1354 of 2021 led to dismissed of KPK employees who failed the National Insight Test (TWK). This violates Law Number 19 of 2019 and the procedure for issuing KPK decisions in article 16 of the Regulation of the Corruption Eradication Commission  Number 12 of 2018.