Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Peningkatan Motilitas Spermatozoa Kauda Epididimis Sapi Bali di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Ternate Menggunakan Kafein Oktora Dwi Putranti; Zulaeha Mabud
Jurnal Ternak : Jurnal Ilmiah Fakultas Peternakan Universitas Islam Lamongan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Ternak : Jurnal Ilmiah Fakultas Peternakan Universitas Islam Lamongan
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jy.v10i2.52

Abstract

Penelitian “Peningkatan Motilitas Spermatozoa Kauda Epididimis Sapi Bali di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Ternate Menggunakan Kafein”, bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan kafein terhadap motilitas spermatozoa kauda epididimis sapi Bali dan mengukur berapa jumlah penambahan kafein yang dapat meningkatkan motilitas spermatozoa kauda epididimis sapi Bali. Koleksi testes diambil dari Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Ternate, proses analisis sperma dilakukan di laboratorium Bioteknologi Universitas Khairun. Metode penelitian ini adalah sperma kauda epididimis dimasukkan dalam pengencer tris kuning telur kemudian diberi perlakuan penambahan kafein T0 (0 mg/ml), T2 (2 mg/ml), T4 (4 mg/ml), dan T6 (6 mg/ml) dengan 4 kali ulangan. Parameter dianalisis adalah kualitas sperma secara makroskopis dan mikroskopis. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variance (ANOVA) satu arah, apabila terdapat perbedaan yang nyata (P<0,05) atau sangat nyata (P<0,01), dilanjutkan  uji Tukey-W-Procedure dengan SPSS 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kafein 2-4 mg/ml pada pengencer tris kuning telur sperma kauda epididymis sapi Bali mampu meningkatkan motilitas sperma. 
Analisa Pengaruh Variasi Kecepatan Pada Mobile Station Sistem Komunikasi Mobile to Mobile Rician Fading Zulaeha Mabud
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2016): PRotek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.578 KB) | DOI: 10.33387/protk.v3i1.37

Abstract

Dalam suatu sistem komunikasi tidak menutup kemungkinan transmiter dan receiver bergerak pada lingkungan multipath fading dengan kondisi diantara transmitter dan receiver tersebut terdapat komponen LOS. Pada makalah ini akan dibahas mengenai sistem komunikasi kooperatif dengan kanal mobile-to-mobile Rician fading. Pada model sistem tersebut terdapat komponen Line-of-Sight (LOS) yang digabungkan dengan pergerakan relatif antara transmitter dan receiver ke dalam model scattering “correlated double-ring”. Untuk mengetahui unjuk kerjanya, maka sistem komunikasi dengan model mobile-to-mobile Rician fading dengan variasi kecepatan, disimpulkan dengan kecepatan 40 km/jam, nilai BER 10-4 sudah bisa dicapai ketika Eb/No bernilai 16 dB sedangkan pada kecepatan 90 km/jam nilai BER 10-4 baru bisa dicapai pada saat Eb/No bernilai 16.5 dB dan pada kecepatan 140 km/jam nilai BER 10-4 dicapai pada saat Eb/No bernilai 17.5 dB. Dari analisa pada hasil simulasi diketahui bahwa sistem dapat bekerja lebih baik dengan kondisi kecepatan yang rendah yaitu 40 km/jam bila dibandingkan dengan kecepatan 90 km/jam atau 140 km/jam. Kata kunci : Sistem komunikasi koperatif, Mobile-to-mobile, line-of-sight (LOS), Rician fading.
ANALISIS ABILLITY TO PAY (ATP) DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) UNTUK PENETUAN TARIF PESAWAT RUTE PULAU TERNATE – PULAU BACAN Zulaeha Mabud; Nurmaiyasa Marsaoly
Journal of Science and Engineering Vol 2, No 1 (2019): Journal Of Science and Enggineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.182 KB) | DOI: 10.33387/josae.v2i1.1402

Abstract

Penetapan tarif pesawat menjadi sangat penting jika dikaitkan dengan besar penggunaan peasawat terbang . Tujuan Penetapan tarif dimaksudkan untuk menjamin kelangsungan penyelenggaraan transportasi dengan mutu jasa yang sesuai standar keselamatan, dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat serta pengaruhnya terhadap harga produksi. Metode analisis penentuan tarif pesawat terbang menggunakan ATP dan WTP,  hasil metode tersebut bisa menentukan tarif terendah dan tertinggi sesuai pendapatan dan kemampuan membayar jasa pesawat.
PREDIKSI RUGI-RUGI PROPAGASI DALAM BANGUNAN MENGGUNAKAN COST 231 MULTIWALL MODEL Zulaeha Mabud; Muhammad Said; Latomi Ahmad
Journal of Science and Engineering Vol 5, No 1 (2022): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v5i1.4841

Abstract

Keberhasilan sistem komunikasi baik diluar ruangan maupun didalam ruangan sangat dipengaruhi oleh rugi-rugi lintasan propagasi. Penelitian ini memprediksi rugi-rugi lintasan propagasi pada gedung dua (2) lantai dimana masing-masing lantai terdiri dari 4 ruangan berdimensi (4x4x4) m. Pemancar diletakkan pada ruangan satu (1) dan ruangan lainnya merupakan penerima. Model propagasi yang digunakan pada penelitian ini adalah cost 231 multi wall model. Hasil perhitungan prediksi total rugi-rugi lintasan propagasi pada lantai satu (1) ruang 2 hingga 4 sebagai berikut 52,946 dB, 62,367 dB, 69,289 dB. Sedangkanuntuk lantai 2 ruang 5 hingga 8 adalah berturut-turut : 62m173 dB, 68,552 dB,75, 952 dB, 82,360 dB.. Dari hasil analisa menunjukan bahwa rugi-rugi lintasan propagasi dalam gedung sangat bervariasi dan sangat bergantung pada jarak pemancar dengan penerima, skema bangunan dan material dalam bangunan tersebut.
Analisa Kinerja Sistem Komunikasi Kooperatif Kanal Mobile to Mobile Rayleigh Fading Dengan Kanal Antar User Bernilai Tetap Zulaeha Mabud
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2016): PRotek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.639 KB) | DOI: 10.33387/protk.v3i1.41

Abstract

Pada sistem komunikasi wireless terdapat kelebihan yaitu mobilitas yang tinggi. Namun dalam mengimplementasikannya sistem komunikasi wireless banyak sekali gangguan yang terjadi. Fading merupakan salah satu gangguan yang dapat memperburuk kinerja sistem. Pada Penelitian ini dianalisa sistem komunikasi kooperatif pada kanal Rayleigh fading dengan kanal antar user bernilai tetap. Dari hasil simulasi dapat diketahui bahwa sistem komunikasi kooperatif kanal rayleigh fading dengan penggunaan EbNo antar user sebesar 30 dB memiliki kinerja lebih baik pada kanal AWGN, nilai BER mendekati 10-3 dapat dicapai ketika EbNo kanal uplink bernilai sekitar 16 dB. Sedangkan pada kanal antar user yang bernilai 0 dB dan 10 dB mengakibatkan kinerja sistem kooperatif menurun, ini disebabkan rendahnya perbandingan EbNo pada kanal antar user. Sehingga untuk menghasilkan BER 10-3, dapat menggunakan kanal antar user 30 dB. Selain itu, penggunaan kanal antar user 0dB dan 10 dB sistem komunikasi kooperatif memiliki kinerja lebih buruk dibandingkan dengan sistem non kooperatif.Kata Kunci: Komunikasi kooperatif, Rayleigh Fading, AWGN
RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR DENGAN FINGERPRINT DAN GSM BERBASIS ARDUINO Ramlan Minggu; Imam Hizbullah; Zulaeha Mabud
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 01 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i01.120

Abstract

Tingginya kasus pencurian kendaraan bermotor khusunya sepeda motor menjadi persoalansehari-hari yang perlu dicari solusinya. Salah satu solusi untuk mengamankan sepeda motor dan tidakanpencurian adalah dengan penerapan teknlogi sistem keamanan cerdas (intellegent security system).Maka masih dibutuhkan suatu sistem yang dapat menunjang kunci kontak sebagai sistem pengamanpada sepeda motor. Tahapan-tahapan dalam pengembangan prototipe sistem keamanan motor ini dimulai dengan mendesain flowchart untuk perangkat lunak dan blok diagram untuk gambaran atau alur kerja sistem yang akan dibuat serta diuji menggunakan metode pengujian blackbox. Hasil pengujian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan Komponen yang digunakan dalam pembuatan alat berupa Arduino ATMega2560, sensor figerprint fpm10, SIM 900A, relay dan akrilik yang digunakan sebagai tempat alat dapat berfungsi dengan baik. Sensor fingerprint dapat di gunakan sebagai penganti kunci kontak dan stater pada motor. Pembuatan alat kemanan sepeda motor mengggunakan sensor fingerprint yang diletakan pada motor yang dimana terhubung pada mikrokontroler serta dapat menginformasikan melalui SIM 900A apabila sensor fingerprint mendapatkan data ID yang salah atau tidak terdekteksi.
Analisa Kinerja Sistem Komunikasi Kooperatif Kanal Mobile to Mobile Rayleigh Fading Dengan Kanal Antar User Bernilai Tetap Mabud, Zulaeha
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2016): PRotek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/protk.v3i1.41

Abstract

Pada sistem komunikasi wireless terdapat kelebihan yaitu mobilitas yang tinggi. Namun dalam mengimplementasikannya sistem komunikasi wireless banyak sekali gangguan yang terjadi. Fading merupakan salah satu gangguan yang dapat memperburuk kinerja sistem. Pada Penelitian ini dianalisa sistem komunikasi kooperatif pada kanal Rayleigh fading dengan kanal antar user bernilai tetap. Dari hasil simulasi dapat diketahui bahwa sistem komunikasi kooperatif kanal rayleigh fading dengan penggunaan EbNo antar user sebesar 30 dB memiliki kinerja lebih baik pada kanal AWGN, nilai BER mendekati 10-3 dapat dicapai ketika EbNo kanal uplink bernilai sekitar 16 dB. Sedangkan pada kanal antar user yang bernilai 0 dB dan 10 dB mengakibatkan kinerja sistem kooperatif menurun, ini disebabkan rendahnya perbandingan EbNo pada kanal antar user. Sehingga untuk menghasilkan BER 10-3, dapat menggunakan kanal antar user 30 dB. Selain itu, penggunaan kanal antar user 0dB dan 10 dB sistem komunikasi kooperatif memiliki kinerja lebih buruk dibandingkan dengan sistem non kooperatif.Kata Kunci: Komunikasi kooperatif, Rayleigh Fading, AWGN
Analisa Pengaruh Variasi Kecepatan Pada Mobile Station Sistem Komunikasi Mobile to Mobile Rician Fading Mabud, Zulaeha
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2016): PRotek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/protk.v3i1.37

Abstract

Dalam suatu sistem komunikasi tidak menutup kemungkinan transmiter dan receiver bergerak pada lingkungan multipath fading dengan kondisi diantara transmitter dan receiver tersebut terdapat komponen LOS. Pada makalah ini akan dibahas mengenai sistem komunikasi kooperatif dengan kanal mobile-to-mobile Rician fading. Pada model sistem tersebut terdapat komponen Line-of-Sight (LOS) yang digabungkan dengan pergerakan relatif antara transmitter dan receiver ke dalam model scattering “correlated double-ring”. Untuk mengetahui unjuk kerjanya, maka sistem komunikasi dengan model mobile-to-mobile Rician fading dengan variasi kecepatan, disimpulkan dengan kecepatan 40 km/jam, nilai BER 10-4 sudah bisa dicapai ketika Eb/No bernilai 16 dB sedangkan pada kecepatan 90 km/jam nilai BER 10-4 baru bisa dicapai pada saat Eb/No bernilai 16.5 dB dan pada kecepatan 140 km/jam nilai BER 10-4 dicapai pada saat Eb/No bernilai 17.5 dB. Dari analisa pada hasil simulasi diketahui bahwa sistem dapat bekerja lebih baik dengan kondisi kecepatan yang rendah yaitu 40 km/jam bila dibandingkan dengan kecepatan 90 km/jam atau 140 km/jam. Kata kunci : Sistem komunikasi koperatif, Mobile-to-mobile, line-of-sight (LOS), Rician fading.