Mely Eka Karina
Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI DRIVER PADA PELAYANAN CUSTOMER MAXIM CAR DI KOTA BENGKULU Desvi Yanti; Melly Eka Karina
Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM) Vol 2 No 2 (2021): Komunikasi Kontemporer: Strategi, Media, dan Dampak Sosial
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.053 KB) | DOI: 10.36085/.v2i2.3079

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Pola Komunikasi Driver Maxim Car pada pelayanan customer di Kota Bengkulu. Pada dasarnya pengemudi mrupakan pusat utama persaratan dalam melayani pelangan. maka dari itu diperlukan komunikasih yang baik. Komunikasi sering menjadi khendala bagi pengendara dalam melayani pelanggan adapun rumusan masala dalam penelitian ini ialah bhagaimana pola komunikasi yang di lakuukan pngemudi Maxim Car pada pelayanaan customer diKota Bengkulu.Penelitian ini menggunakan metode deskriptip kualitatif dan Teori yang di gunakan  yaitu Pola Komunikasi Windahl dam McQuail (1995)  sebagai pisau analisis peneliti guna melihat bagaimana pola komuenikasi yng dilakkukan sama driver Maxim car paada pelayanan konsumen maxim car diKota Bengkulu, Data yang didapatkan dari penelitian ini yakni wawncara, obshervasi, dan dokumentasi..”Dari hasil penelitian ini terbukti bahwa model komuenikasi yang ditrapkan oleh pengendara Maxim dalam playanan customer yaitu pertama model komunikasi satu arah, model komunikasi ini berjalan namun tidak banyak yang menerapkan model komunikasi satu arah”. Kedua, pola komunikasi duah ara, pola komunikasi ini dirasa lebih efektif digunakan oleh driver ataupun pelanggan maxim car. “Ketiga, pola komunikasi helical/spiral, pola komunikasi yang jarang terjadi antara pengmudi dan customer maxim car, tetapi juga tidak menutupi kemungkinan untuk beberapa driver dan customer mengalami pola komunikasi ini”. Kata Kunci : Pola Komunikasi, Maxim Car, Pelayanan Customer
MAKNA KOMUNIKASI SIMBOLIK BRIDAL SHOWER PADA GENERASI MILLENNIAL DI KOTA BENGKULU (Studi Pada Penguna Jasa Sahabat Party Planner Bengkulu) Ola Rizki Azhari; Mely Eka Karina
Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM) Vol 2 No 2 (2021): Komunikasi Kontemporer: Strategi, Media, dan Dampak Sosial
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.017 KB) | DOI: 10.36085/j-sikom.v2i2.3080

Abstract

Bridal shower merupakan acara yang dilakukan sebelum hari pernikahan untuk melepas masa lajang calon pengantin perempuan. Bridal shower menjadi salah satu acara pra pernikahan yang wajib dilakukan bagi sebagian generasi millennial di Indonesia, termasuk Kota Bengkulu. Generasi millennial merupakan generasi yang lahir pada tahun 1982-2002. Acara bridal shower yang dilakukan generasi millennial ini memiliki banyak makna didalamnya menurut persepsi masing-masing individu yang merayakan acara tersebut. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui makna komunikasi simbolik yang terdapat didalam acara bridal shower yang dirayakan oleh generasi millennial menggunakan jasa party planner di Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pisau analasis Toeri Interaksi Simbolik menurut Herbert Blumer. Dalam penelitian ini, memfokuskan penelitian makna komunikasi simbolik bridal shower yang dilakukan oleh generasi millennial Kota Bengkulu yang menggunakan jasa Sahabat Party Planner Bengkulu. Setelah peneliti melakukan observasi, wawancara dan pengumpulan data. Maka dapat disimpulkan bawah generasi millennial yang melakukan perayaan bridal shower menggunakan jasa Sahabat Party Planner Bengkulu memaknai acara tersebut sebagai ajang untuk memperlihatkan persahabatan yang terjalin erat, pergantian status serta acara kumpul bersama yang mengesankan dan tidak terlupakan.Kata Kunci : Bridal shower, generasi millennial, komunikasi simbolik
PERAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BENGKULU DALAM SOSIALISASI DUKLINK Riska Dwi Gustiara; MELY EKA KARINA
Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM) Vol 3 No 1 (2022): Komunikasi Strategis di Era Digital: Tantangan, Peluang, dan Inovasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.725 KB) | DOI: 10.36085/jsikom.v3i1.3467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil Kota Bengkulu dalam sosialisasi DukLink. Duklink sudah berjalan sejak tahun 2019 sampa sekarang. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis data secara deskriptif dan teori Harold Lasswell sebagai pisau analisis yang memiliki lima unsur komunikasi yang saling bergantungan satu sama lain yaitu, 1) siapa/sumber (who), 2) pesan (says what), 3) media/saluran (in which channel), 4) siapa penerima (to whom) dan 5) dampak efek/respon (eith what effect). Hasil yang didapatkan, Disdukcapil merupakan komunikator dalam sosialisasi “DukLink” dan pesan yang disampaikan berupa kriteria DukLink, syarat DukLink, dan kontak person. Media pertama berupa ederan yang di sebarkan melalui Kelurahan dan RT setempat, kedua media sosial Disdukcapil facebook dan instagram, dan adanya arahan dari kepala Disdukcapil kepada seluruh pegawai untuk menyebarkan informasi duklink melalui akun media sosial pribadi. Sasaran DukLink, disabilitas, lansia, maupun siswa/siswi SMA. Respon masyarakat sangat merasa terbantu dengan adanya DukLink. Kata Kunci : Peran Pelayanan Publik, Disdukcapil Kota Bengkulu, DukLink
ANALISIS DESA WISATA RINDU HATI KABUPATEN BENGKULU TENGAH DALAM MENINGKATKAN MINAT WISATAWAN Yufa Eza Isro' Alamsyah; MELY EKA KARINA
Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM) Vol 3 No 1 (2022): Komunikasi Strategis di Era Digital: Tantangan, Peluang, dan Inovasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.934 KB) | DOI: 10.36085/jsikom.v3i1.3468

Abstract

Provinsi bengkulu memiliki berbagai potensi alam yang sangat menarik dan memiliki daya pikat tersendiri, salah satunya terdapat pada desa rindu hat kabupaten bengkulu tengah Desa rindu hati saat ini memiliki berbagai wisata yang masih dijaga kelestarianya dan desa rindu hati ini tidak perna sepi wisatawan, bahkan wisatawan datang dari berbagai daerah maupun luar kota. oleh karena desa Rindu Hati merupaka desa wisata pertama yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi Ipariwisata Idesa Irindu Ihati Idalam Imeningkatkan Iminat Iwisatawan,kabupaten Ibengkulu Itengah.dan Imetode Ideskrptif kualitatif untuk mengamati kondisi alam dari fenomena tersebut.Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti, dengan melihat temuan dan teori didapatkan maka dapat ditemukan bahwasanya wisatawan akan tertarik pada isi pesan mengenai suatu objek wisata yang berada di desa rindu hati.Melalui isi dari Iinformasi yang disebarkan, dalam informasi tersebut mereka dapat memperoleh pengetahuan mengenai objek wisata desa rindu hati, yang memiliki barbagai keindahan alam serta potensi wisata yang menarik.Informasi merupakan faktor utama dan terpenting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Iwisata desa rindu hati. Kata Kunci : Desa wisata, wisatawan
Komunikasi antarbudaya yang efektif dalam keberagaman suku: (Studi pada Suku Rejang dan Jawa di Desa Sunda Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah) Bayu Prayogi Putra; Mely Eka Karina
Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM) Vol 3 No 2 (2022): Vol.3 No.2 Oktober 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.086 KB) | DOI: 10.36085/jsikom.v3i2.4127

Abstract

Kontras dalam fondasi sosial yang ada tidak menghalangi kita untuk berinteraksi satu sama lain dalam aktivitas publik menciptakan kehidupan bersahabat dan membuat korespondensi yang menarik. Hal inilah yang menjadi pembenaran mengapa penulis mengambil judul “Efektifitas Komunikasi Antar Budaya dalam Keberagaman Suku.Sarana yang memadai dalam korespondensi antarbudaya dalam keragaman etnis (Suku Rejang sebagai Suku Asli dan Suku Jawa sebagai suku luar). Pemeriksaan ini terjadi di Bengkulu Tengah, tepatnya di Desa Sunda Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa dari tanggal 7 Oktober 2021 hingga 10 November 2021 dengan menggunakan strategi ilustratif subjektif. Strategi jaminan saksi yang digunakan adalah prosedur pemeriksaan purposive. Metode pengumpulan informasi yang digunakan adalah persepsi, pertemuan, dan dokumentasi. Informasi tersebut kemudian dibedah dengan penurunan informasi, menampilkan informasi penarikan akhir atau konfirmasi informasi. Eksplorasi ini dihubungkan dengan penyelidikan Teori Fenomenologi Stanley Deetz yang memiliki tiga komponen, yaitu informasi spesifik, makna dan bahasa.Dari konsekuensi tinjauan ini, cenderung diduga bahwa korespondensi antarbudaya antara individu Jawa dan Rejang menunjukkan korespondensi antarbudaya yang kuat antara individu Jawa dan Rejang, yang ditopang oleh kemampuan untuk menyampaikan dan berinteraksi. dalam kehidupan sehari-hari biasa secara lokal. Kata Kunci:Efektovita, Komunikasiantar Budaya, SukuRejang, SukuJawa
KOMUNIKASI TERAPEUTIK DALAM REHABILITAS REMAJA DEPRESI KORBAN PENGGUNAAN OBAT-OBAT TERLARANG DI RSKJ BENGKULU Tiara Tessa Oktaviani; Mely Eka Karina
Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM) Vol 5 No 1 (2024): Vol.5 No.1 Mei 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsikom.v5i1.6402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang Komunikasi Terapeutik Dalam Rehabilitas Remaja Depresi Korban Penggunaan Obat-Obat Terlarang di RSKJ Bengkulu Komunikasi terapeutik adalah hubungan antara psikolog, orang tua pasien dan pasien yang direhabilitas dalam penelitian ini yaitu psikolog atau psikiater dan klien yaitu orang tua dari remaja depresi akibat dari penggunaan obat-obat terlarang untuk membantu klien yaitu anaknya yang kecanduan berat (sakau) mengendalikan gangguan psikologis dan memperoleh pengalaman belajar bersama untuk memperbaiki emosional klien. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dan menggunakan analisis data secara deskriptif. Penelitian ini menggunakan Model Teori AIDA yang menjadi pisau analisis dalam penelitian ini. Komunikasi Teraupetik yang dilakukan RSKJ Bengkulu dalam rehabilitasi remaja korban penggunaan obat-obat terlarang melalui beberapa tahapan yaitu fase pra interaksi ,fase orientasi,fase kerja dan fase terminasi, Teori AIDA adalah proses pengambilan keputusan seseorang yaitu suatu proses psikologis yang dilalui oleh orang pertama, prosesnya yang diawali dengan tahap menaruh perhatian 1.Perhatian (Attention) dalam penelitian ini adalah memberikan perhatian terhadap pasien,kemudian melangkah ke tahap 2. ketertarikan (Interest) untuk mengetahui lebih jauh tentang masalah pasien tersebut, berlanjut ketahap 3. keinginan (Desire) yaitu keinginan dan dorongan emosional pasien dalam bercerita masalahnya. yang ke,4.keputusan (Action to get) mengambil keputusan untuk penanganan pasien rehabilitasi .hasil dari penelitian di RSKJ menjelaskan bahwa ke empat point teori AIDA telah diterapkan dengan baik dengan teori AIDA menjadi pisau analisis dalam penelitian ini. Keywords:Komunikasi Terapeutik, Obat Terlarang, Model AIDA