Hasil belajar siswa mata pelajaran Bahasa Indonesia dari 9 siswa hanya memperoleh rata-rata 65. Hal tersebut disebabkan oleh pendekatan, model, dan media yang digunakan guru kurang menarik, menyampaikan materi terlalu cepat dan kurang jelas, kurang memotivasi siswa, tidak melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, dan siswa menganggap Bahasa Indonesia adalah mata pelajaran yang membosankan. Pelaksanaan penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Examples No Examples. Subjek penelitian yaitu siswa kelas I SD Negeri 3 Kebongembong sebanyak 15 siswa. Siswa putra sebanyak 6 orang dan siswa putri sebanyak 9 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan tiga siklus dan masing-masing siklus dua pertemuan. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan atau prosedur penelitian. Prosedur penelitian tindakan kelas meliputi: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Examples No Examples dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Hal tersebut diindikasikan dari peningkatan hasil belajar siklus I sebesar 71 dengan ketuntasan belajar individu 67% pada siklus II meningkat menjadi 76 dengan ketuntasan belajar individu 78% pada siklus III meningkat menjadi 84,45 dengan ketuntasan belajar individu 89%.