Ach Syaiful
STIT Al-Karimiyyah Sumenep

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Tantangan Globalisasi Terhadap Pendidikan Islam di Pesantren Ach Syaiful
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 1 No. 1 (2013): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.382 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v1i1.2

Abstract

Ada tiga hal yang menjadi ciri khas dari adanya globalisasi, yakni makanan (foot), pakaian (fashion) dan hiburan (fun). Dampak dari terjadinya globalisasi sungguh merubah pola kehidupan manusia ketiga hal tersebut diatas, mulai dari gaya hidup yang semakin konsumtif, pragmatisme; segala sesuatu hanya sealu bisa diukur dengan materi termmasuk dunia pendidikan yang selalu berorientasi kepada dunia kerja dan kepentingan pasar. Manusia sudah dikendalikan oleh mesin dan menjadi mesin-mesin oleh kepentingan tertentu. Ketika terjadi globalisasi dampaknya terhadap dunia pendidikan, maka tujuan pendidikan hanyalah untuk kerja, maka pada akhirnya yang terjadi komersialisasi pendidikan dalam segala tingkatan, mulai dari jenjang pendidikan paling rendah hingga perguruan tinggi. Bahkan bisa terjadi penodaan terhadap dunia pendidikan, seperti pemalsuan ijazah dan sebagainya. Menghadapi yang demikian, pendidikan Indonesia bukan berarti antipatif (eksklusif) terhadap globalisasi, tetapi juga harus mampu mendesain pendidikan kita (Indonesia) mampu tampil dan bersaing dalam pentas global sesuai dengan tuntutan masyarakat dalam dunia kerja tanpa menghilangkan identitas dan karakter bangsa sendiri. Karena globalisasi kalau tidak disikapi dengan baik akan berdampak negatif, termasuk dampaknya dalam dunia pendidikan. Merespon yang demikian, pendidikan pesantren tetap penting digalakkan sebagai alternatif ditengah komersialiasasi pendidikan. Sebagai lembaga pendidikan yang mengajarkan ilmu-ilmu agama (al-din) juga hendaknya membuka diri dengan model pendidikan modern agar santrinya (out put-nya) bisa tampil sebagai bentuk respon terhadap dunia global dengan mempunyai dasar (basic) pendidikan agama yang dibarengi dengan pendidikan akhlaq.
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MELALUI IMPLEMENTASI KURIKULUM TERPADU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS PESANTREN AL-IN’AM BANJAR TIMUR GAPURA SUMENEP Ach Syaiful
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 6 No. 1 (2018): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.146 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v6i1.9

Abstract

Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan datanya dilakukan dengan metode wawancara, obserbvasi dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis melalui pendekatan kualitatif dimana lebih menekankan analisisnya pada proses induktif, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mutu pendidikan di SMA Pesantren Al-In’am Banjar Timur Gapura Sumenep sudah tepat. Dan implementasi kurikulum terpadu menggunakan kurikulum terpadu semi korelasi normatif. Berdasarkan analisis data, selain mengintegrasikan ketiga kurikulum antara kurikulum pondok, kurikulum nasional dan kurikulum Cambridge dalam penerapannya juga menekankan hubungan antara dua atau lebih mata pelajaran dengan berdasarkan prinsip moral, sosial dan etika serta tanpa menghilangkan batas-batas setiap mata pelajaran. Sedangkan peningkatan mutu pendidikan melalui implementasi kurikulum terpadu, yaitu dengan menerapkan sistem Droup Out (DO), training untuk guru dan pemberian reward pada siswanya yang berprestasi.
RESPON KIAI TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PENYETARAAN MADRASAH DINIYAH DI SUMENEP Ach Syaiful
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.282 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.51

Abstract

Secara umum, penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya kebijakan politik pendidikan penguasa (pemerintah) memberikan nuansah tersendiri bagi pendidikan madrasah diniyah di pesantren berupa dampak positif dan negatif. Integrasi pendidikan agama dan umum di pesantren pada madrasah diniyah merupakan bentuk pemikiran inklusi para kiai pimpinan pesantren. Penyetaraan madrasah diniyah oleh pemerintah artinya memberikan peluang yang sama kepada lulusannya (sesuai ijazahnya) disamping mengembalikan nilai dan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan pesantren. Dengan demikian, para kiai yang dijadikan obyek dalam penelitian ini sepakat dengan adanya penyetaraan madrasah diniyah dengan catatan pesantren diberikan otonomi dalam konteks tertentu, seperti pengembangan kurikulum dan bentuk evaluasinya (ujian).
RESPON KIAI TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PENYETARAAN MADRASAH DINIYAH DI SUMENEP Ach Syaiful
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 5 No. 1 (2017): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.293 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v5i1.80

Abstract

Penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya kebijakan politik pendidikan penguasa (pemerintah) memberikan nuansah tersendiri bagi pendidikan madrasah diniyah di pesantren berupa dampak positif dan negatif. Integrasi pendidikan agama dan umum di pesantren pada madrasah diniyah merupakan bentuk pemikiran inklusi para kiai pimpinan pesantren. Penyetaraan madrasah diniyah oleh pemerintah artinya memberikan peluang yang sama kepada lulusannya (sesuai ijazahnya) disamping mengembalikan nilai dan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan pesantren. Dengan demikian, para kiai yang dijadikan obyek dalam penelitian ini sepakat dengan adanya penyetaraan madrasah diniyah dengan catatan pesantren diberikan otonomi dalam konteks tertentu, seperti pengembangan kurikulum dan bentuk evaluasinya (ujian).
Konsep Pendidikan Islam KH. A. Wahid Hasyim Ach Syaiful
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2019): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.183 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v7i1.97

Abstract

Diantara sekian banyak pemikir dan pemerhati pendidikan Islam di Indonesia, nama Wahid Hasyim masih menjadi “barang” langkah dan kurang mendapat perhatian tentang ide-idenya berkenaan dengan problem pendidikan Islam kekinian. Selain pemikiran dan perjuangannya yang berkenaan dengan Negara, sosok Wahid Hasyim juga banyak memikirkan strategi dan kemajuan pendidikan Islam dalam menghadapi berbagai tantangan dan tuntutan masyarakat akan kebutuhan terhadap dunai pendidikan.