Nisrina Hikmawati
STIT Al-Karimiyyah Sumenep

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISA KESIAPAN KOGNITIF SISWA SD/MI Nisrina Hikmawati
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 6 No. 1 (2018): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.806 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v6i1.15

Abstract

Perkembangan kognitif anak usia SD/MI menurut teori Piaget merupakan operasional konkret. Tahap ini merupakan tahap peralihan atau transisi dari pra-operasional menuju operasional formal. Idealnya siswa pada usia ini harus berada pada level operasional konkret awal-operasional konkret akhir-operasional formal awal. Rentang pendidikan pada masa ini cukup panjang (6 tahun) sehingga menjadi moment optimal untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan juga kemampuan yang lain. Penelitian ini bersifat library research yang bertujuan untuk memberikan konsep karakteristik perkembangan kognitif anak usia SD/MI, factor-faktor yang mempengaruhinya dan bagaimana cara mengukurnya. Hasilnya diperoleh konsep dan teori perkembangan kognitif anak yang paling banyak diadopsi oleh system pendidikan yaitu Teori Piaget dan sebagai revisi digunakan juga Teory Vygitsky serta muncul persepsi baru tentang teori pemrosesan informasi. Ketiganya dimodifikasi dan berusaha diterapkan dalam pendidikan era ini. Perkembangan kognitif dapat diukur dengan beberapa metode yaitu Tes Intelegensi (Tes IQ), NST (Nijmeegse Schoolbekwaamheid Test), dan Test of Piaget’s Logical Operation (TLO). Ketiga metode tes tersebut dapat di terapkan pada anak usia SD/MI dengan modifikasi untuk mengetahui bahwa siswa berada di level ideal.
KORELASI PEMIKIRAN ULAMA TERHADAP PEMIKIRAN MODERN DALAM ISLAM Nisrina Hikmawati
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 2 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.383 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v4i2.74

Abstract

Persoalan theologis sejak masa awal peradaban umat manusia tak pernah ada titik temu. Satu kelompok dengan kelompok lainnya memiliki pemikiran dengan rumpun konsep yang beraneka. Keanekaragaman pemikiran itu terus berlanjut hingga paruh abad berikutnya. Yaitu, sejak manusia terus mengalami proses kemajuan. Baik kemajuan dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan relasi-relasi sosial lainnya. Semua pemikiran dengan rumpun konsep yang berbedasatu sama lain adalah warna warni kehidupan. Dan semua itu hal yang wajar dan menjadi hukum alam yang menuntut untuk disikapi dengan arif dan bijaksana. Sikap ini pada prinsipnya akan membentuk miniatur pemikiran yang ada pada setiap generasi akan berbeda-beda. Sehingga, mencoba menelaah pemiiran dari satu dekade terhadap dekade selanjutnya akan membuka ruang lebih dinamis dan harmonis. Pemiiran yang berbeda akan menemukan titik temu dari sisi kesamaan prinsip, teori dan tujuan yang hendak dicapai oleh buah pemikiran tersebut. Termasuk titik temu antara pemikiran para ulama terdahulu dengan pemikir modern.
Model Pembelajaran Kurikulum 2013 Dalam Materi Ipa Kelas 6 Mi Miftahun Najah Desa Tenonan Kecamatan Manding Nisrina Hikmawati
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.874 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran  yang digunakan di kelas 6 MI Miftahun Najah Desa Tenonan Kecamatan Manding yang telah menerapkan kurikulum 2013. Metode Penelitian dilakukan dengan melakukan Direct Observation saat pembelajaran dan wawancara dengan guru untuk mendapatkan data lebih mendalam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan tahap-tahap pelaksanaan model pembelajaran oleh guru di kelas, kemudian dianalisa kesesuaiannya dengan tuntutan pembelajaran dalam kurikulum 2013 yang ditetapkan pemerintah. Hasilnya yaitu, guru menggunakan  model pembelajaran Kooperatif (Cooperatif Learning) di kelas 6 MI Miftahun Najah. Dalam prosesnya terlaksana dengan baik berdasarkan indikator-indikator yang dirumuskan oleh peneliti. Indikator tersebut diturunkan dari karakteristik pembelajaran Kooperatif (Cooperatif Learning), dan secara umum proses pembelajaran di kelas telah sesuai dengan yang diharapkan dalam kurikulum 2013.
Mind Mapping Dalam Pembelajaran IPA Sekolah Dasar: (Studi Meta-Sintesis) Nisrina Hikmawati
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 02 (2020): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.634 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i02.153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mind mapping berperan dalam proses pembelajaran. Secara teori mind mapping dikatakan sebagai cara paling efektif dan menarik dalam meningkatkan kemampuan otak dalam memproses dan menyimpan informasi dalam otak. Sehingga dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan studi meta sintesis sebagai metode Systematic Review kualitatif. Pendekatan kualitatif dalam systematic review digunakan untuk mensintesis (merangkum) hasil-hasil penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Metode mensintesis (merangkum) hasil-hasil penelitian kualitatif ini disebut dengan ―meta-sintesis‖. Hasil studi ini menunjukkan bahwa penerapan mind mapping dikelas rendah, lebih efektif sebagai media pembelajaran, sedangkan untuk kelas tinggi dapat digunakan sebagai media maupun metode pembelajaran. mind mapping dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran, karena menstimulasi keaktifan guru dan siswa, serta meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA.