Zainollah Zainollah
STIT Al-Karimiyyah Sumenep

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

INCREASING STUDENTS’ SPEAKING ABILITY AND ACTIVE PARTICIPATION IN THE CLASSROOM THROUGH THINK-PAIR-SQUARE STRATEGY Zainollah Zainollah
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 2 No. 1 (2014): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.98 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v2i1.35

Abstract

This study is categorized as classroom action research (CAR). This study proposed Think-Pair-Square as strategy in English language teaching and learning of speaking at the second grade of MTs Mambaul Ulum Bata-Bata Palengaan Pamekasan. This strategy is aimed at solving the students’ problems on speaking ability and active participation in the classroom. Based on the preliminary study, the students’ problems in speaking skill grouped into several problems: (1) lack of vocabularies (2) lack of ideas to speak (3) afraid to speak (4) lack of self-confidence. Therefore, the criteria of success were directed to the mentioned problems. The result of the research showed that by implementing Think-Pair-Square strategy in English language teaching and learning of speaking skill in the classroom, the students speaking ability is increased and students’ active participation during the speaking activities in the classroom is very highly positive and increased.
A STUDY ON TEACHING READING COMPREHENSION BY USING SHORT STORY AT THE SEVENTH GRADE OF MTS MANSHURUL UMMAH PASEAN PAMEKASAN Zainollah Zainollah
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 5 No. 1 (2017): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.431 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v5i1.46

Abstract

This study has three research focuses: (1) how does the English teacher teach reading comprehension by using short story, (2) what are the obstacles faced by English teacher, and (3) what are the advantages of teaching reading comprehension by using shot story at the seventh grade of MTs Manshurul Ummah Pasean Pamekasan. The approach of this study is qualitative and the kind is descriptive. The data was collected through observation, interview and documentation and analyzed by using explorative descriptive procedures: data reduction, data display, data conclusion drawing and verification. The data validity used triangulation of data collection techniques. The findings of the study shows: (1) The steps in teaching reading comprehension by using short story are: pre-teaching, whilst-teaching, and post teaching. The use of short story makes students enjoyed learning and students’ are highly motivated, fun and joyfull with the teaching and learning. (2) The obstacles faced by teacher in teaching reading comprehension are: (a) students’ motivation is low, (b) students’ vocabulary is very limitted, (c) students’ self confidence and bravery are very poor. (3) The advantages of teaching reading comprehension are: (a) recognizing English texts genre, (b) increasing fluency in reading, (c) enlarging students’ English vocabulary.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LANGUAGE ANXIETY DAN MANIFESTASINYA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MAHASISWA TBI SEMESTER I STAIN PAMEKASAN Zainollah Zainollah
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.799 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.49

Abstract

Keberhasilan belajar bahasa Inggris tercermin dalam kemampuan speaking-nya karena Speaking merupakan keterampilan bahasa yang prominent. Namun mahasiswa masih enggan, malu dan takut untuk mengungkapkan gagasan dengan bebas (free) karena mereka dihinggapi perasaan cemas (language anxiety) atau nervous yang mereka alami ketika hendak mengungkapkannya. Hal ini diakibatkan oleh faktor individu dan faktor sosial. Bentuk manifestasi dari language anxiety yang dihadapi mahasiswa berbentuk perilaku verbal dan non-verbal. Untuk mengatasi language anxiety tersebut mahasiswa mensugesti diri, menarik nafas panjang, dan meminta bantuan teman-temanya apabila perasaan anxiety itu muncul.
IMPLEMENTASI METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE (TPR) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK–ANAK MI/SD Zainollah Zainollah
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.463 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v4i1.64

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris untuk anak-anak kecil (young children) menuntut guru untuk selalu kreatif dan inovatif dalam mendesign aktivitas pembelajaran di kelas. Pengajaran bahasa Inggris untuk anak-anak kecil tidak mudah mengingat anak-anak kecil mempunyai karakteristik dan keunikan tersendiri dalam mempelajari sebuah bahasa. Setiap guru tentu menginginkan kegiatan pembelajaran yang efektif dan bermutu baik. Namun, persoalannya adalah bagaimana pembelajaran bahasa Inggris untuk anak-anak dapat dilakukan secara efektif dan maksimal. Maka, guru sebagai fasilitator, pelaksana dan pengembang kurikulum harus mampu menentukan metode pengajaran yang kreatif, inovatif dan relevan untuk anak-anak kecil. Salah satu metode pembelajaran bahasa Inggris yang relevan untuk anak-anak kecil adalah metode Total Physical Response (TPR). TPR adalah sebuah metode pengajaran bahasa yang sampai detik ini masih dianggap sebagai metode yang sangat populer dan relevan untuk diterapkan dalam pengajaran bahasa Inggris untuk ana-anak kecil baik di MI maupun SD. Oleh karena itu, artikel ini akan mencoba untuk menjelaskan secara detail tentang metode Total Physical Response (TPR) serta implementasinya dalam pembelajaran Bahasa Inggris untuk anak-anak kecil di MI/SD.
Pendidikan Bahasa Asing di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata Pamekasan Zainollah Zainollah; Ali Ridho ali
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.166 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v9i1.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan pendidikan bahasa asing (arab-inggris), strategi pengembangan dan respon santri terhadap pendidikan dan pengembangan bahasa asing di pondok pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata Pamekasan. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam (in-depth interview), observasi (observation), dan studi dokumentasi (documentation study). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data exlporatif model Miles dan Huberman: reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclussion drawing and verification). Teknik pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini adalah: perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, trianggulasi, dan melibatkan teman sejawat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pendidikan bahasa asing di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata Pamekasan dilaksanakan secara formal dan non-formal. Secara formal, pendidikan bahasa asing dilaksanakan di sekolah sesuai dengan kurikulum pendidikan nasional serta pembukaan kelas billingual. Secara non-formal, pendidikan bahasa asing dilaksanakan di pesantren berbasis asrama (base camp area) dengan sistem kursus dan akselerasi. (2) Strategi yang dilakukan untuk mengembangkan pendidikan bahasa asing di pesantren adalah: meningkatkan kapasitas instruktur secara berkelanjutan melalui kursus di akademi bahasa asing, mendelegasikan instruktur dalam pertemuan ilmiah seperti seminar, workshop, simposium, dan melakukan studi banding ke lembaga kursus pendidikan bahasa asing, serta pelaksanaan TAMARA/Uji Kompetensi (3) Respon santri terhadap pendidikan dan pengembangan bahasa asing sangat baik. Menurut sebagian besar santri, bahasa asing sangat penting untuk dikuasai sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan tentang informasi global, memperkaya ilmu pengetahuan, membuka kesempatan atau peluang bekerja di luar negeri, dan mempermudah santri untuk mendapatkan dan mencari beasiswa khususnya di negara-negara inggris (English countries) dan negara-negara arab (arabic countries).