Abdul Hadi
STIT Al-Karimiyyah Sumenep

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUMANISME PESANTREN: Analisis Terhadap Karakteristik Kehidupan Pesantren Abdul Hadi
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 2 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.296 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v4i2.72

Abstract

Pendidikan ideal adalah pendidikan yang tidak hanya mampu membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, tetapi pendidikan ideal adalah pendidikan yang mampu membenahi segala aspek kehidupan peseta didik baik dari sisi intelektual maupun moral karena pendidikan ideal bertujuan membantu mengoptimalkan dan mengaktualkan potensi kemanusian. Penyediaan pendidikan ideal akan membentuk manusia yang saling menghormati perbedaan, menjunjung tinggi nilai kesamaan dan kebersamaan serta saling menghormati kesamaan posisi dalam aspek nilai kemanusiaan. Pendidikan ideal tersebut dapat ditemukan pada pola pendidikan islam seperti pesantren yang merupakan tempat tinggal para santri atau anak didik untuk dibenahi kepribadiannya yang selaras dengan tujuan pendidikan pada umumnya yaitu membentuk manusia berintelektual dan bermoral. Karakteristik kehidupan dunia pesantren yaitu kesederhanaan dan kemandirian yang bertujuan membentengi diri dari ideologi luar, pembentukan akhlak dan kepribadian, kebersamaan dan kesamaan yang akan bermuara pada proses berperikemanusiaan yang menganggap tidak ada perbedaan antara manusia, karakteristik tersebut selaras dengan nilai humanisme islam yang merupakan konsep tujuan pedidikan yaitu kebebasan, dalam artian manusia adalah makhluk yang mandiri dan bebas berpikir dengan dilandasi aturan Tuhan, persamaan dan persaudaraan sesuai dengan ajaran islam bahwa yang membedakan antar manusia tidak lain hanya tingkat ketaqwaannya.
Membentuk Anak Berkepribadian Handal Melalui Pendidikan Kemasyarakatan Abdul Hadi
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 6 No. 2 (2018): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.927 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v6i2.94

Abstract

Pendidikan masyakat adalah suatu gerakan pendidikan ditujukan bagi persekutuan-persekutuan hidup sehingga mempunyai pandangan, sikap, kebiasaan dan kemampuan tertentu yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Pendidikan masyarakat diartikan sebagai layanan pendidikan yang diperuntukkan bagi masyarakat tanpa melihat perbedaan tingkat pendidikan usia, status sosial atau meningkatkan kompetensi untuk meningkatkan kesejahteraan hidup dengan berusaha maksimal untuk menjadi pribadi yang dapat dindalkan dan dapat menjadi yang diharapkan. Dari beberapa program yang dilaksanakan oleh pendidikan kemasyarakatan diharapkan mampu menjadi penyeimbang pendidikan sekolah dimana melalui program pendidikan masyarakatan yang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dapat menjadi bekal dalam membentuk anak menjadi manusia yang siap pakai siap bersaing dalam era milineal yang dapat berguna untuk dirinya sendiri terlebih untuk orang lain.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Prestasi Belajar Siswa di MI Darul Ulum Talaga Ganding Sumenep Abdul Hadi
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2019): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.534 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v7i1.102

Abstract

Keluarga adalah sekolah pertama untuk anak sebelum anak hidup didunia pendidikan sekolah anak lebih dulu hidup dilingkungan keluarga dan dari keluargalah akan tercipta pribadi-pribadi tertentu yang akan membaur dalam satu masyarakat. Pendidikan keluarga adalah pendidikan pertama dan utama yang akan menggoreskan keilmuan dasar pribadi anak dan pendidikan dalam keluarga akan melekat mengiringi pendidikan dan keilmuan yang didapatkan didunia sekolah. Guru dalam pendidikan keluarga adalah orang tua yang bertugas mengasuh anak-anak mereka agar siap menghadapi pendidikan selanjutnya berupa pendidikan sekolah karena tingkat penguasaan materi pelajaran yang disampaikan hingga tercapainya prestasi belajar pada pendidikan sekolah sangat dipengaruhi oleh pola asuh bagaimana anak akan dibentuk kepribadiannya oleh orang tuanya.