Siful Arifin
Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Pendidikan Islam Multikultural di Tengah Masyarakat Plural Musayyidi Musayyidi; Siful Arifin
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.068 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v9i2.193

Abstract

Pendidikan merupakan sesuatu yang sifatnya berubah dan mengalami proses penyempuranaan sebagai bagian dari ciri masyarakat yang majemuk yang menuntut kompleksitas sesuatu. Maka sebagai usaha menjadikan pendidikan tetap beririring bersama dengan kompleksitas tuntutan masyarakat tersebut telah melahirkan munculnya pendidikan multikultural yakni sebuah model yang menekankan pentingnya persoalan keberagaman budaya kehdiupan semua lapisan masyarakat dan mengahapus semua jenis diskriminasi menjadikan masyarakat yang demokratis adil, inklusif, pluralis, dan menjunjung tinggi kemanusiaan (humanis). Dengan kata lain, sebagai jawaban dari persoalan kompleksitas tuntutan masyarakat terhadap pendidikan tersebut, maka diperlukan model pendidikan yang basicly multikultural untuk mengakomodir bermacam- macam persoalan dan tuntutan masyarakat yang beraneka ragam tersebut. Dalam konteks keIndonesiaan, hakekat pendidikan multikultural tidak bisa dijauhkan dari sejarah tentang peran penting Ki Hajar Dewantara sebagai perintis dasar pendidikan di indonesia yang berasaskan keanekaragaman kebudayaana di indonesia yang kemudian dikembangkannya dalam perspektif modern dengan tiga prinsip utama, yakni (1) Adat istiadat sebagai bagian yang tidak bisa dipisahkan dari fenomena kebudayaan, (2) masyarakat mulai sadar tentang pentingnya kehidupan berbudaya, dan (3) asimilasi budaya yang terjadi. Pandangan banyaknya masyarakat bahwa tugas sekolah hanya persoalan ta’dib dan ta’lim dalam proses belajar mengajar saja, padahal persoalan ta’dib dan ta’lim dalam proses belajar mengajar tersebut dapat dicapai secara maksimal, pengelola sekolah atau madrasah wajib hukumnya melaklukan manajemen dengan baik, dengan implementasi fungsi-fungsi manajamen dalam persoalan manajemen kurikulum, manajemen tatalaksana, manajemen organisasi, manajemen siswa, manajemen hubungan masyarakat HUMAS), dan , manajemen sarana-prasarana Islam mengajarkan kita bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan adil, yakni menempatkan sesuatu sesuai pada tempat dan waktunya, teratur, tertib, rapi dan sistematis. Dalam konteks pendidikan juga demikian, pelakasanaannya tentu harus dilakukan dengan sistematis dengan melaksanakan fungsi-fungsi manajerial : planning, organizing, actuating dan controlling (POAC) secara efektif dan efisien.
DAMPAK BULLYING TERHADAP KEPRIBADIAN DAN PENDIDIKAN SEORANG ANAK Siti Nur Elisa Lusiana Lusiana; Siful Arifin
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol. 10 No. 2 (2022): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1143.628 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v10i2.252

Abstract

The Purpose of this study was to analyze the impact of bullying on children’s personalities. The research approach in this study uses a qualitative research type. The data collection method is in the form of analysis which is literature study and documentation. The data analysis technique used descriptive-qualitative.The results showed that bullying was an aggressive act, both repeatedly, and there were differences in strength between the perpetrator and the victim. The impact of bullying for perpetrators and victims, including bullying perpetrators, has minimal empathy in social interactions. It is not only empathy that is problematic but also abnormal behavior. Hyperactive and pro-social behavior are related to the bullying’s actions against the environment around them. Bullies have a higher level of mental health problems, especially emotional symptoms, compared to victims ofbullying. The impact on victims of bullying such as experiencing physical and verbal abuse. Actions like this can be a prolonged trauma for the victim. Not only the trauma experienced by the victims of bullying,academic learning outcomes are also greatly affected by the victims of bullying. Physical violence received by victims of bullying includes often being socially isolated, having no close friends, not having good relationships with parents, decreased mental health,and worst of all, bullying can lead to depression that can lead to suicide. Efforts to overcome bullying in children, the main thing is to provide love, trust, and involve both the perpetrator and the victim. Not only that,cooperation between schools, teachers, and parents is needed to overcome bullying against children.