Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Tingkat Stres Pada Mahasiswa yang Mengerjakan Tugas Akhir di Universitas Setia Budi Surakarta Norhidayah; Rosita Yuniati; Dharwany M. Hasibuan
Conference on Innovation in Health, Accounting and Management Sciences (CIHAMS) Vol. 1 (2020): Proceeding 1st Setia Budi Conference on Innovation in Health, Accounting, and Managem
Publisher : Conference on Innovation in Health, Accounting and Management Sciences (CIHAMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.483 KB) | DOI: 10.31001/cihams.v1i.13

Abstract

Salah satu syarat menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi adalah mengerjakan tugas akhir, dari menyusun tugas akhir banyak mahasiswa merasa terbebani sehingga mengalami ketegangan, kekhawatiran, rasa takut, dan kejenuhan dalam mengerjakan. Stres adalah salah satu gejala psikologis yang bisa menyerang setiap manusia. Dukungan sosial keluarga dapat melindungi jiwa seseorang dari akibat stres. Dukungan dari orang terdekat terutama keluarga maka individu akan lebih sehat fisik dan psikisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga terhadap tingkat stres pada mahasiswa yang mengerjakan tugas akhir di Universitas Setia Budi Surakarta. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling, dengan sampel 150 mahasiswa yang mengerjakan tugas akhir di Universitas Setia Budi Suratakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuisioner yang disebarkan secara online. Metode analisis menggunakan analisis kuantitatif dan diukur dengan analisis regresi linier sederhana SPSS versi 23 for windows. Hasil penelitan menunjukan variabel dukungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap tingkat stress pada mahasiswa yang mengerjakan tugas akhir ditentukan dengan nilai t hitung sebesar -2,233 dengan signifikasi p = 0,035 (<0,05). Hasil koefisien determinasi menunjukan bahwa 24,3% tingkat stress pada mahasiswa ditentukan oleh dukungan keluarga, sedangkan 75,7% ditentukan oleh faktor lain.