Yohanes Lumban Sirait
STIKOM Inter Studi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Motif Penggunaan Video Broadcasting pada Sistem Pembelajaran Online Yohanes Lumban Sirait; Kurnia Kurnia
Inter Script : Journal of Creative Communication Vol 3, No 2 (2021): Inter Script : Journal of Creative Communication
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.084 KB) | DOI: 10.33376/is.v3i2.1126

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk memahami persepsi mahasiswa dalam menggunakan Video Broadcasting pada sistem pembelajaran online. Persespsi mahasiswa dipahami sebagai motif penggunaan yang didasarkan pada kegunaan (Perceived usefulness) dan kemudahan (Perceived Ease of Use) penggunaan Video Broadcasting pada sistem pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif penggunaan video broadcasting pada sistem pembelajaran online dipengaruhi oleh kegunaan video broadcasting sebagai sarana pembelajaran dan kemudahan akses video broadcasting tersebut. Khususnya pada kemudahan penggunaan media video broadcasting (Perceived Ease of Use) yang terbukti menjadi faktor yang dominan memotivasi mahasiswa dalam menggunakan video broadcasting. Semakin mudah penggunaan dan akses media video broadcasting maka semakin besar motivasi mahasiswa dalam menggunakan video broadcasting tersebut sebagai sarana pembelajaran online. Persepsi kegunaan (Perceived usefulness) video broadcasting juga menentukan motivasi penggunaan video broadcasting, sehingga artinya semakin besar nilai manfaat atau kegunaan video broadcasting dalam  membantu pemahaman pembelajaran mahasiswa maka semakin tinggi motivasti mahasiswa mengakses video broadcasting. Pada penelitian ini terdapat kekurangan temuan yang cuma terjadi pada objek kajian yaitu STIKOM InterStudi. Maka untuk mendapatkan temuan yang lebih beragam dalam konteks penyiaran, penelitian selanjutnya juga dapat meneliti objek analisis yang berbeda pada kajian studi kasus sejenis.