Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GADGET PADA GENERASI Z: MEDIA PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID Umi Kulsum
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 6, No 2: Maret 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.984 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v6i2.33438

Abstract

Abstrak: Gadget Pada Generasi Z: Media Pembelajaran di Masa Pandemi Covid. Tujuan penelitian ini sebagai upaya memaksimalkan gadget pada generasi Z di masa pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan studi literatur atau studi kepustakaan, yaitu dengan menelaah secara tekun akan kepustakaan yang diperlukan dalam penulisan. Hasil dari penulisan ini: (1) Pengalaman pandemi global akan menciptakan kesadaran akan pentingnya memanfaatkan penggunaan gadget. Kehadiran gadget telah banyak memberikan kontribusi dalam kehidupan,salah satunya dalam pembelajaran daring (online); (2). Generasi Z disematkan kepada para siswa yang saat ini duduk di bangku sekolah kalas X dan XI SMA atau SMK berumur 15-16 tahun. Generasi Z disebut generasi digital yang tumbuh dan berkembang dengan sebuah ketergantungan yang besar pada teknologi digital, serta mampu memanfaatkan perubahan teknologi dalam berbagai sendi kehidupan mereka. Kesimpulan dari penulisan ini adalah penggunaan gadget pada generasi Z sangat identik dengan pelaksanaan pembelajaran siswa saai ini. Berinovasi dengan teknologi dengan memaksimalkan gadget sebagai media pembelajaran sangat mendukung terwujudnya sebuah pembelajaran di masa pandemi COVID-19.
DISPARITAS KESIAPAN SEKOLAH NEGERI DAN SEKOLAH SWASTA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDKAN VOKASI Umi Kulsum
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 4, No 3: Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.601 KB) | DOI: 10.24114/js.v4i3.18941

Abstract

Abstract: Disparity in the Readiness of Public Schools and Private Schools in Improving the Quality of Vocational Education. The purpose of this study is to determine the disparity in public school and private school preparedness in vocational schools as an effort to improve the quality of vocational education. Research conducted includes governance of institutions, teachers and education personnel, learning curriculum and graduate work. The study was conducted at one of the state vocational schools and private vocational schools in Malang Raya. This research is a qualitative descriptive study using a phenomenological approach. Data collection techniques through observation and interviews. The results showed differences in terms of institutional governance, teachers and education personnel, learning curriculum, and graduate work. The conclusion of this study is the disparity in the quality of education because the government in implementing policies in the field of education has not been evenly distributed. Thus improving the quality of vocational education can be realized. Keywords: disparity, school readiness, quality of vocational education Abstrak: Disparitas Kesiapan Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Vokasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui disparitas kesiapan sokolah negeri dan sekolah swasta di lingkungan SMK sebagai upaya dalam peningkatan mutu pendidikan vokasi. Penelitian yang dilakukan meliputi tata kelola lembaga, guru dan tenaga kependidikan, kurikulum pembelajaran, serta kebekerjaan lulusan. Penelitian dilakukan di salah satu SMK negeri dan SMK swasta di Malang Raya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan  ditinjau dari tata kelola lembaga, guru dan tenaga kependidikan, kurikulum pembelajaran, serta kebekerjaan lulusan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya disparitas mutu pendidikan karena pemerintah dalam menerapkan kebijakan bidang pendidikan belum merata. Dengan demikian peningkatan mutu pendidikan vokasi bisa terwujud.Kata kunci: disparitas, kesiapan sekolah, mutu pendidikan vokasi