Moh. Syifaatul Karim
Universitas Djuanda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penyuluhan Pemanfaaatan Sosial Media Instagram Membentuk Branding Usaha Mikro Kecil (UMK) Ali Alamsyah Kusumadinata; Adiba Salsabila; Ayu Widya Ningsih; Edgar Friyadi; Fenza Fadli Rachman; Moh. Syifaatul Karim; Muhammad Alfiansyah; Raden Fajriyani Ratna Puspita; Ryan Rustandi; Tb. Reihan Malik; Wiji Nasrudin
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.164 KB) | DOI: 10.59025/js.v1i3.29

Abstract

Lahirnya usaha mikro kecil baru di masyarakat Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi tidak terlepas dari usaha masyarakat keluar dari jebakan pandemik covid 19. Media sosial yang banyak penggunanya,salah satunya instagram, bisa digunakan untuk memperkenalkan dan memasarkan usaha dan produknya. Namum banyak penduduk belum familiar dengan instagram,, sehingga diperlukan pelatihan penggunaan aplikasi. Metode kegiatan dilakukan dengan mendengar ceramah, melakukan simulasi penggunaan Instagram, dan tanya jawab dengan peserta serta melakukan pemberian angket kepada peserta berjumal 20 orang. Dengan angket yang sama dipertanyakan kembali kepada peserta setelah acara selesai. Hasil angket berupa data sebelum dan setelah diolah dalam bentuk persentase selisih antara sebelum dan setelah dilanjutkan dengan uji beda (t-tes) di SPSS 21. Hipotesis yang diajukan terdapat perbedaan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil uji korelasi didapatkan nilai p value < 0,05 (95 % kepercayaan) p value yang dihasilkan p: 0,000, dengan -t hitung< -t tabel (-23,037<-2,101) dengan keputusan ditolak, artinya terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan. Fitur yang disukai dan dipakai adalah fitur unggah foto dan fitur swipe up dengan penggunaan fitur ini UMK dapat memperkenalkan produk yang dihasilkan dan melihat produk yang sama. Hasil pertanyaan angket yang ditanyakan terdapat nilai selisih dari ketertarikan 5%, pengetahuan 1%, keinginan mencoba 5%, keinginan meniru 8%, penggunaan 11%, pemanfaatan 9% sehingga rerata yang dihasilkan 7%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan Instagram sangat dinamis dan memiliki fitur yang terus terbarukan sehingga memungkinkan pengguna lebih atraktif dalam penggunaannya.  Kelamahan kegiatan ini adalah kurangnya penyuluhan yang kreatif menciptakan konten baru melalui aplikasi serta meningkatkan peran aktif masyarakat