Hurip Tjahjono
Universitas PGRI Adi Buana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perilaku perantauan orang tua dan sikap kreatif dalam perkembangan sosial anak Hurip Tjahjono
Journal of Creative Attitudes Culture Vol 1 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : PPPM STKIP PGRI Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.551 KB)

Abstract

Anak yang berperilaku baik sangat di inginkan oleh semua orang tua. Perilaku yang bermasalah pada anak adalah sesuatu yang sulit dihindari, banyak faktor yang menyebabkan sikap kreatif anak yang kurang baik sperti, sopan santun, tata cara berbicara dengan orang tua dan kurangnya rasa menghormati orang yang lebih tua hal itu merupakan latar belakang penelitian ini dilakukan. Masalah penelitian ini adalah bagaimana pengaruh perantauan orang tua terhadap sikap kreatif anak . Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh perantauan orang tua terhadap sikap kreatif anak . Jenis penelitian adalah deskriptif dengan metode pengumpulan data wawancara, angket dan dokumentasi serta menggunakan metode analisis data deskriptif. Bahwa perantauan orang tua merupakan perpindahan tempat tinggal yang dilakukan oleh orang tua yang betujuan mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya. Orang tua yang merantau sangat mempercayai, bahwa ketika mereka merantau akan mendapatkan penghidupan yang lebih layak seperti masyarakat umumnya. Tapi tidak semua orang tua mengetahui bahwa ketika merantau akan mempengaruhi kondisi anak yang ditinggal merantau seperti, sikap, bakat dan kepribadian anak. Hasil dari penelitian, perantauan orang tua di lihat dari tiga aspek, aspek pertama adalah bekerja yang mana perantauan orang tua merupakan seseorang yang bertanggung jawab atas keluarganya, aspek tempat produktif yang mana perantauan orang tua sangat membutuhkan lokasi atau tempat yang sangat menunjang agar barang yang dijual segera terjual, aspek berdagang yang mana perantauan orang tua merupakan cara untuk memenuhi kebutuhan dengan cara mencari nafkah keluar daerahnya, agar keluarganya dapat hidup berkecukupan layaknya masyarakat lainnya. Sikap kreatif anak yang dtinggal orang taunya merantau dapat dilihat dari adanya sikap yang rendah hal tersebut dapat di gambarkan dengan adanya kebiasaan yang jarang sekali berkomunikasi dengan orang tuanya sehingga anak tidak pernah mendapat nasehat secara langsung oleh orang tua, pengalaman pribadi, budaya, televise dan mempunyai tata kelakuan kurang menghormati orang tua, Juga dapat di lihat dari adanya bakat yang sangat baik pada anak yang ditinggal orang tuanya merantau hal tersebut dapat ditunjukkan dengan adanya lingkungan sosial yang mengajarkan anak yang ditinggal orang tuanya merantau untuk selalu mandiri dalam menyelesaikan masalah tanpa ada orang tuanya. Dan juga dapat dilihat dari kepribadian anak yang ditinggal orang tuanya merantau sangat rendah hal tersebut ditunjukkan dengan adanya pengalaman anak yang tidak di arahkan dengan baik dan benar oleh orang tuanya, dan mempunyai emosi yang tinggil karena kurangnya kasih sayang yang diberikan oleh orang tuanya. Sehingga sebagai wujud adanya sikap, bakat dan kepribadian anak yang rendah tersebut menimbulkan adanya kegiatan atau aktivitas keseharian anak tersebut seperti bergaul dengan teman sebayanya, berbicara dengan orang yang lebih tua tata kelakuannya masih rendah. Akan tetapi dalam kenyataannya keadaan yang demikian kerap kali diwarnai dengan adanya konflik-konflik kecil yang terjadi karena sikap warga yang kadang kala yang kurang bisa menyikapi sikap kreatif anak yang ditinggal orangtuanya merantau. Maka adanya pelaksanaan perantauan orang tua akan mempengaruhi sikap kreatif anak yang meliputi aspek sikap anak, bakat dan kepribadian anak ditinggal orang tuanya merantau..