Lia Kamila Kulsum
Fakultas Teknologi dan Informatika, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Audit Sistem Informasi Logistik Dan Sistem Informasi Perjalanan Dinas Berdasarkan Prespektif Proses Bisnis Menggunakan Cobit 5 Lia Kamila Kulsum
SisInfo Vol 1 No 2 (2019): SisInfo
Publisher : Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.227 KB)

Abstract

PT. Len Railway Systems (LRS) merupakan salah satu anak perusahaan PT LEN Industri (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang Railway Systems yangdikenal dalam produk persinyalan kereta api. Dalam rangka menunjang tujuan utama bisnis perusahaan,PT. LRS telah menerapkan teknologi dan sistem informasi khususnya untuk Sistem Informasi Logistikdan Sistem Informasi Perjalanan Dinas. Sistem informasi tersebut belum pernah dilakukan evaluasisehingga PT. LRS belum dapat mengetahui sejauh mana manfaat dan dampak yang diperoleh daripenerapan Sistem Informasi (SI)/Teknologi Informasi (TI). Berdasarkan kondisi diatas PT. LRS belumbisa mengukur seberapa jauh keselarasan antara proses bisnis, aplikasi, dan strategi bisnis perusahaan.Oleh karena itu maka perlu dilakukan audit sistem informasi dengan standar COBIT 5. Tahappengolahan dan analisa data, langkah awal didefinisikan tujuan bisnis dari PT. LRS dilanjutkan denganidentifikasi tujuan TI apa saja yang harus dilakukan, yang sudah dipetakan oleh COBIT 5 dan tahapselanjutnya adalah penentuan proses TI apa saja yang harus dijalankan dengan penggunaan beberapadomain pada COBIT 5 ,setelah itu dibuat kuisioner berdasarkan proses TI. Dari hasil pengisian kuisionerdapat dihitung nilai Capability Level proses TI, analisa Gap dan rekomendasinya. Adapun data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan metode wawancara, kuisioner serta pengamatan terhadap dokumen terkait, wawancara dan kuisioner diperoleh dari beberapa responden yang dianggap terkait. Adapun data sekunder yang digunakan sebagai pelengkap analisis berupa dokumen flow map sesuai sistem informasi diatas.Berdasarkan analisis yang dilakukan, diketahui bahwa tingkat kapabilitas (Capability Existing) prosessistem informasi yang dipilih dalam penelitian ini Build, Acquire and Implement (BAI03, BAI06 danBAI07) dan Deliver, Support and Service (DSS06) sudah berada pada tingkat 1 (performed), artinyaproses-proses tersebut sudah diimplementasikan dan telah mencapai hasil yang ditentukan.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENERIMAAN DAN PENGELUARAN BAHAN BAKU PADA BAGIAN GUDANG DI PT. BARA MULTI METALIKA RANCAEKEK Lia Kamila Kulsum
In Search (Informatic, Science, Entrepreneur, Applied Art, Research, Humanism) Vol 18 No 1 (2019): In Search
Publisher : LPPM UNIBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/insearch.v18i1.151

Abstract

Perancangan Sistem Informasi Penerimaan dan Pengeluaran Bahan Baku adalah sistem yang dibuatuntuk memecahkan permasalahan pada bağan Gudang di PT Bara Multi Metalika. Perancangan SistemPenerimaan dan Pengeluaran bahan baku di bagian Gudang PT Bara Multi Metalika Rancaekek menggunakan bantu perancangan berupa DFD, Spesifikasi Proses, Struktur Chart, Flow Map dan Diagram ER sedangkan metode yang dilakukan memakai metode Waterfall .Informasi yang dihasilkanoleh sistem ini yaitu, Bukti Penerimaan Bahan dan Pembantu (BTBP), Bukti Pengeluaran Bahan Bakudan Pembantu (BPBP), Bukti Permintaan Bahan/Alat (BPBA) dan laporan-laporan, seperti LaporanPenerimaan (Harian, Bulanan dan Tahunan) dan Laporan Pengeluaran (Harian, Bulanan, danTahunan).Pengembangan aplikasi Sistem Informasi Penerimaan dan Pengeluaran Baku menggunakanbahasa pemrograman Borland Delphi 7.0 dengan tezggunakan Database Paradox. Pada perancanganaplikasi ini dibuat tiga modül,master , transaksi dan laporan.
Audit Sistem Informasi Desain Pada Domain Build, Acquire And Implement Deliver Dan Deliver, Support dan Service Menggunakan Cobit 5 (Studi Kasus : PT. LEN RAILWAY SYSTEMS) Lia Kamila Kulsum
SisInfo Vol 2 No 1 (2020): SisInfo
Publisher : Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.569 KB)

Abstract

PT LEN Industri (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mempunyai saah satu anakperusahaan yaitu PT. Len Railway Systems (LRS) yang bergerak di bidang Railway Systems yangdikenal dalam produk persinyalan kereta api.Dalam rangka menunjang tujuan utama bisnis perusahaan, PT. LRS telah menerapkan teknologi dansistem informasi khususnya untuk Sistem Informasi Desain. Sistem Informasi Desain belum pernahdilakukan evaluasi sehingga PT. LRS belum dapat mengetahui sejauh mana manfaat dan dampak yangdiperoleh dari penerapan Sistem Informasi (SI). Oleh karena itu maka perlu dilakukan audit sisteminformasi dengan standar COBIT 5. Tahap pengolahan dan analisa data, langkah awal didefinisikantujuan bisnis dari PT. LRS dilanjutkan dengan identifikasi tujuan TI apa saja yang harus dilakukan, yangsudah dipetakan oleh COBIT 5 dan tahap selanjutnya adalah penentuan proses TI apa saja yang harusdijalankan dengan penggunaan beberapa domain pada COBIT 5 ,setelah itu dibuat kuisioner berdasarkanproses TI. Dari hasil pengisian kuisioner dapat dihitung nilai Capability Level proses TI, analisa Gapdan rekomendasinya. Adapun data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer yangdiperoleh dengan metode wawancara, kuisioner serta pengamatan terhadap dokumen terkait,wawancara dan kuisioner diperoleh dari beberapa responden yang dianggap terkait. Adapun datasekunder yang digunakan sebagai pelengkap analisis berupa dokumen flow map sesuai sisteminformasi diatas. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diketahui bahwa tingkat kapabilitas (CapabilityExisting) proses sistem informasi yang dipilih dalam penelitian ini Build, Acquire and Implement (BAI03dan BAI07) dan Deliver, Support and Service (DSS06) sudah berada pada tingkat 1 (performed), artinyaproses-proses tersebut sudah diimplementasikan dan telah mencapai hasil yang ditentukan.