Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kemampuan penalaran analogi ditinjau dari self-concept Julia Sofiani; Dedi Nurjamil; Elis Nurhayati
Jurnal Inovasi Pembelajaran Matematika: PowerMathEdu Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/powermathedu.v2i1.2433

Abstract

Abstract This study aims to analyze the analogical reasoning ability of students in terms of high self-concept, moderate self-concept, and low self-concept in solving problems in rectangular and triangular material. This research is qualitative research with descriptive qualitative research methods. The subjects used in the study were 3 students of class VIII SMP Negeri 5 Tasikmalaya. The instruments used in this research are self-concept questionnaires and analogy reasoning ability test questions. The results of this study indicate that the S31T subject can fulfill all stages of analogy reasoning abilities, namely the encoding, inferring, mapping, and applying stages. The S31T subject can answer the source problem and the target problem even though there is an error in the calculation but can realize and explain the location of the error again. S2S subjects can fulfill all stages and are not too different from S31T subjects. S2S subjects can answer the source problem but there are errors in the target problem and often do not write down the units due to working in a hurry and not being thorough. S7R subjects can fulfill two stages, namely the encoding and inferring stages. The S7R subject can answer the source problem but cannot answer the target problem. The subject of S7R has an error in writing the formula for the area of the trapezoid and then does not write down the unit.  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran analogi peserta didik ditinjau dari self concept tinggi, self concept sedang dan self concept rendah dalam menyelesaikan masalah pada materi persegi panjang dan segitiga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3 siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tasikmalaya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket self concept dan soal tes kemampuan penalaran analogi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mata pelajaran S31T dapat memenuhi semua tahapan kemampuan penalaran analogi, yaitu tahap encoding, inferring, mapping dan applying. Subjek S31T dapat menjawab masalah sumber dan masalah target meskipun terdapat kesalahan dalam perhitungan, namun dapat menyadari dan menjelaskan kembali letak kesalahan tersebut. Subjek S2S dapat memenuhi semua tahapan dan tidak terlalu berbeda dengan subjek S31T. Subjek S2S dapat menjawab soal sumber tetapi terdapat kesalahan pada soal sasaran dan sering tidak menuliskan satuan karena mengerjakannya dengan terburu-buru dan tidak teliti. Subjek S7R dapat memenuhi dua tahapan, yaitu tahap encoding dan tahap inferring. Subjek S7R dapat menjawab masalah sumber tetapi tidak dapat menjawab masalah target. Subjek S7R mengalami kesalahan dalam menuliskan rumus luas trapesium dan tidak menuliskan satuannya.
Kemampuan Penalaran Proporsional pada Materi Perbandingan Tita Puspita; Ipah Muzdalipah; Elis Nurhayati
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v3i1.2429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran proporsional peserta didik serta kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam menyelesaikan soal pada materi perbandingan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode eksplorasi dengan pengambilan data menggunakan think aloud. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes kemampuan penalaran proporsional dan wawancara tidak terstruktur. Subjek penelitian ini merupakan peserta didik kelas IX A SMP Negeri 2 Teluk Gelam Palembang. Penentuan subjek berdasarkan hasil pengerjaan soal tes peserta didik yang memenuhi 4 indikator kemampuan penalaran proporsional peserta didik terlepas dari jawaban benar atau salah, serta mampu memberikan informasi yang jelas sekaitan pengerjaan soal tes. Teknik analisis data yaitu meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menggunakan think aloud disimpulkan bahwa terdapat dua peserta didik yang mampu mengerjakan soal tes dan mampu memenuhi empat indikator kemampuan penalaran proporsional terlepas dari jawaban benar atau salah. This study aims to analyze the proportional reasoning abilities of students and the difficulties faced by students in solving problems on comparative material. This research includes qualitative research with exploratory methods with data collection using think aloud. Data collection techniques used in the form of proportional reasoning ability tests and unstructured interviews. The subjects of this study were students of class IX A of SMP Negeri 2 Teluk Gelam Palembang. Subject determination is based on the results of students' test questions that meet 4 indicators of students' proportional reasoning abilities regardless of right or wrong answers, and are able to provide clear information regarding test questions. Data analysis techniques include data reduction, data presentation and conclusion drawing. From the results of the study using think aloud, it was concluded that there were two students who were able to work on the test questions and were able to meet the four indicators of proportional reasoning ability regardless of right or wrong answers.