Muhammad Rizky Tanjung
Universitas Sriwijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penentuan Daerah Terdampak Longsor Di Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu Mia Oktarina; Muhammad Rizky Tanjung; Nadika Devatama
JURNAL TEKNIK GEOLOGI : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Teknik Geologi : Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtgeo.v4i2.5453

Abstract

Penentuan daerah rawan longsor selain digunakan untuk mitigasi bencana, juga berguna untuk pertimbangan dalam analisa geoteknik dan pengembangan tata ruang wilayah. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Secara geografis lokasi penelitian  terletak pada 20o 59’ 59.7’’ LS dan 102o 09’ 40.3’’ BT  serta 30o 04’ 53.4’’ LS dan 102o 14’ 31.8’’ BT, dan secara tektonik berada di bagian Fore Arc Sumatera. Lokasi penelitian memiliki luasan daerah penelitian 9km x 9km dengan skala 1:50.000. Berdasarkan Peta Geologi, lokasi penelitian memiliki lima formasi batuan, yang didominasi batuan vulkanik berumur Tersier. Lokasi penelitian berada di Segmen Sesar Ketaun dengan arah NW-SE yang merupakan sesar geser dextral dan bagian dari Sumatra Fault Zone. Daerah ini memiliki tiga bentuk lahan, yaitu perbukitan, perbukitan tinggi, hingga pegunungan. Dengan kelas lereng mulai dari landai hingga sangat curam. Hasil analisa Lineament didapatkan arah kelurusan utama pada Timur Laut-Barat Daya atau NE-SW, dengan panjang garis kelurusan antara 249 m- 300 m. Kecamatan ini juga memiliki pola persebaran desa secara paralel atau mengikuti arah jalan utama yang berada di zona sesar aktif. Sehingga berdasarkan hasil pembobotan didapatkan Kecamatan Pinang Belapis memiliki potensi bahaya sekitar 90% luas wilayah.