Lisa Ardiningtyas
Universitas Muhammadiyah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemeriksaan Kesehatan Lansia Dan Edukasi Pemanfaatan Bahan Pangan Sebagai Pengobatan Alternatif Hipertensi Di Kelurahan Paudean Kec. Lembeh Selatan Kota Bitung Lisa Ardiningtyas; Dyta Anggraeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i2.225

Abstract

Penyakit terbanyak pada lansia berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2019 adalah hipertensi (57,6%), artritis (51,9%), stroke (46,1%), masalah gigi dan mulut (19,1%), penyakit paru obstruktif menahun (8,6%) dan diabetes melitus (4,8%). Sementara itu dengan bertambahnya usia, gangguan fungsional akan meningkat dengan ditunjukkan terjadinya disabilitas. Dilaporkan bahwa disabilitas ringan yang diukur berdasarkan kemampuan melakukan aktivitas hidup sehari-hari atau Activity of Daily Living (ADL) dialami sekitar 51% lansia, dengan distribusi prevalensi sekitar 51% pada usia 55-64 tahun dan 62% pada usia 65 ke atas; disabilitas berat dialami sekitar 7 % pada usia 55-64 tahun, 10% pada usia 65– 74 tahun, dan 22 % pada usia 75 tahun ke atas. Sasaran dalam kegiatan ini adalah 15 Lansia di Kelurahan Paudean dan dilaksanakan. Instruktur dan narasumber dalam kegiatan ini adalah dosen S1 Kebidanan dan dosen S1 Gizi. Tahap persiapan dilakukan dengan survey tempat, analisis masalah dan penetapan masalah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaa penyuluhan adalah talk show dan pemeriksaan kesehatan kepada 15 lansia di Kelurahan Paudean dilanjutkan talkshow pemanfaatan bahan pangan sebagai alternatif pengobatan hipertensi. Evaluasi dilakukan dengan analisis hasil pre test dan post test. Hasil pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan para lansia telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah, kadar gula darah serta kadar asam urat dan dapat menjawab pertanyaan tentang bahan pangan yang dapat menurunkan tekanan darah. Melihat keantusiasan dan manfaat yang didapat peserta maka sebaiknya penyuluhan ini ini dapat dilakukan di kelurahan-kelurahan lainnya yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan terkait untuk terus memperhatikan kesehatan lansia dengan mengaktifkan kegiatan posyandu lansia.