Syafrizal Syafrizal
Kelompok Keahlian Eksplorasi Sumber Daya Bumi, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan, Institut Teknologi Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGAPLIKASIAN PESAWAT NIRKABEL (DRONE) DALAM KEGIATAN INVENTARISASI AWAL ENDAPAN PASIR KUARSA Syafrizal Syafrizal; Mirza Dian Rifaldi; Wirandika Mayzzani Hadiana; Akmal Yahya Hidayat; Periska Rasma
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2022: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

atau drone memberikan keuntungan pada kegiatan eksplorasi pendahuluan guna memetakan suatu wilayah dengan resolusi spasial yang tinggi. Pengaplikasian drone untuk memetakan endapan pasir kuarsa dilakukan dengan tahap akuisisi data dan pengolahan citra agar dapat menghasilkan visualisasi mozaik dengan menggabungkan beberapa foto udara yang sudah melalui tahap georeferensi. Pada penelitian ini, pemetaan pasir kuarsa dilakukan di wilayah Kalimantah Tengah. Hasil visualisasi endapan pasir kuarsa di wilayah tersebut secara umum tergambar cukup jelas karena memiliki perbedaan warna yang cukup kontras dengan endapan lain disekitarnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan pengaplikasian drone dalam kegiatan inventarisasi endapan pasir kuarsa agar dapat mengoptimalkan kegiatan eksplorasi awal secara efektif dan efisien dalam bentuk visualisasi yang lebih detail. Harapannya, pemanfataan teknologi drone juga dapat diaplikasikan secara luas dan masif pada kegiatan eksplorasi awal endapan lainnya
KARAKTERISASI PASIR KUARSA DI DAERAH BANGKA SEBAGAI BAHAN BAKU PANEL SURYA Syafrizal Syafrizal; Akmal Yahya Hidayat; Wirandika Mayzzani Hadiana; Mirza Dian Rifaldi; Periska Rasma
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2022: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan energi surya sebagai salah satu sumber energi terbarukan sedang menjadi perhatian di dunia. Dalam energi surya, radiasi matahari diubah menjadi arus listrik dengan menggunakan panel surya yang bahan bakunya terbuat dari bahan semikonduktor. Bahan semikonduktor yang biasa digunakan dan mudah diperoleh adalah silikon. Keterdapatan silikon di alam jarang ditemukan dalam bentuk bebas, namun dapat dijumpai dalam bentuk senyawa silika (SiO2) pada mineral kuarsa. Potensi akan pasir kuarsa di Indonesia sebenarnya cukup melimpah, namun pemanfaatan pasir kuarsa sebagai bahan baku panel surya masih belum terlalu masif dikaji. Pada penelitian ini dilakukan karakterisasi pasir kuarsa di daerah Bangka serta kemungkinan pemanfaatannya sebagai bahan baku panel surya. Karakterisasi pasir kuarsa dilakukan menggunakan analisis Scanning Electron Microscope (SEM), X-Ray Fluorescence (XRF), dan Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry (ICP-MS). Spesifikasi pasir kuarsa yang dapat dijadikan bahan baku panel surya adalah memiliki kandungan silicon dioxide ≥ 99,7%, iron oxide ≤ 85 ppm, titanium oxide ≤ 140 ppm, dan alumunium oxide ≤ 500 ppm. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, sampel pasir kuarsa di daerah Bangka memiliki kandungan silicon dioxide 69,817%–95,604%, iron oxide 11294,63–18014,22 ppm, titanium oxide 131,78–417,03 ppm, dan alumunium oxide 2645,3–17213,35 ppm. Dengan demikian, pasir kuarsa di daerah Bangka belum memenuhi spesifikasi sebagai bahan baku panel surya. Pasir kuarsa di daerah Bangka kemungkinan masih berpotensi sebagai bahan baku panel surya, namun dibutuhkan proses pemurnian yang kompleks yang mungkin dengan biaya yang mahal.