Dini Arista Putri
Sriwijaya university

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinan Keluhan Subyektif Pernafasan Pada Penjual Sate di Kota Palembang Agung Rezki Wijaya; Dini Arista Putri
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 17. No. 3. Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkmi.17.3.2022.40-47

Abstract

Latar Belakang: Arang merupakan bahan pembakaran yang terdiri dari 85%-95% bahan karbon. Proses pembakaran arang menghasilkan polutan berupa gas karbon monoksida. Gas karbon monoksida merupakan gas toksik yang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya keluhan subyektif gangguan pernafasan pada penjual sate. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi Keluhan subyektif pernafasan pada penjual sate di Kota Palembang. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional menggunakan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2021 dengan 58 Responden penjual sate. Variabel pada penelitian ini adalah Konsentrasi gas karbon monoksida, Indeks Massa Tubuh, Lama pajanan, Kebiasaan merokok, Penggunaan APD dan Keluhan Subyektif Pernafasan. Data primer diperoleh melalui pengukuran udara ambien dan kuesioner. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik ganda model faktor risiko. Hasil: Hasil analisis didapatkan terdapat hubungan yang signifikan antara Konsentrasi gas karbon monoksida (p=0,002) dan Kebiasaan merokok (p=0,048) dengan Keluhan subyektif pernafasan, serta Nilai risiko adjusted dari variabel konsentrasi gas karbon monoksida mempengaruhi keluhan subyektif pernafasan pada penjual sate di Kota Palembang setelah dikontrol oleh variabel confounding (p= 0,004;PR=8,513;CI=1,951-37,141). Kesimpulan: Konsentrasi karbon monoksida berhubungan dengan Keluhan subyektif pernafasan pada penjual sate di Kota Palembang.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TEKANAN DARAH PADA PEDAGANG SATE DI KOTA PALEMBANG Annisa Oliviani; Dini Arista Putri
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 18, No 1 (2023): Volume 18. No. 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkmi.18.1.2023.21-26

Abstract

Latar Belakang: Pencemaran udara merupakan masalah yang masih terus-menerus terjadi seiring dengan semakin merebaknya perindustrian serta kendaraan bermotor. Salah satu polutan berbahaya dan sering diperhatikan adalah karbon monoksida karena konsentrasi nya yang cenderung meningkat setiap tahun. Bahaya utama dari karbon monoksida yakni menimbulkan gangguan pada darah. Karbon monoksida sangat cepat berikatan dengan hemoglobin yang membuat terganggunya aliran darah sehingga memicu peningkatan tekanan darah. pedagang sate merupakan salah satu profesi yang rentan mengalami gangguan tekanan darah akibat paparan karbon monoksida dari asap pembakaran sate. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang mempengruhi tekanan darah serta faktor paling dominan dalam mempengaruhi tekanan darah pada pedagang sate di kota Palembang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, dengan jumlah 50 pedagang sate sebagai sampel. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat dengan uji regresi logistik ganda model faktor resiko. Hasil: Sebanyak 62% hasil ukur kadar karbon monoksida pada area pedagang sate melebihi nilai baku mutu. Berdasarkan hasil uji chi-square diperoleh bahwa variabel kadar karbon monoksida dan kebiasaan mengkonsumsi kopi memiliki hubungan yang bermakna dengan tekanan darah dengan p-value sebesar 0,015 dan 0,026. Pada analisis multivariat terdapat satu variabel yang memiliki nilai p value  < 0,05 yakni variabel Karbon Monoksida, artinya ada hubungan yang signifikan antara paparan karbon monoksida terhadap tekanan darah (p-value = 0,038). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara variabel paparan karbon monoksida dan variabel kebiasaan konsumsi kopi dengan tekanan darah. Variabel paparan karbon monoksida merupakan variabel paling dominn dalam mempengaruhi tekanan darah.