Theodorus Frederik Nico Agusta
Program Studi Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membaca Statistik Kriminal di Era Informasi: Cara Memaknai yang Salah Theodorus Frederik Nico Agusta; Muhammad Mustofa
Deviance Jurnal kriminologi Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/djk.v4i2.2207

Abstract

Membaca statistik kejahatan bukan merupakan suatu hal yang mudah - tidak hanya harus berpikiran terbuka mengenai kredibilitas, validitas dan reliabilitas data yang terkandung di dalamnya, tetapi juga sebaiknya dapat membebaskan diri dari motivasi politis di balik penggunaan dan interpretasi data tersebut. Studi kasus akan kasus-kasus mancanegara di Amerika Serikat dilakukan untuk memberi gambaran atas beberapa kasus di mana statistik dan data kejahatan digunakan sebagai instrumen politik, sedangkan content analysis dilakukan untuk mendirikan hubungan antara data tindak kejahatan yang dikumpulkan pihak kepolisian dengan informasi hasil survei korban kejahatan. Meskipun reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia telah diprakarsai pada tahun 2002, beserta penggunaan survey korban secara nasional pada beberapa tahun terakhir, hasil pencatatan data tindak kejahatan masih harus diawasi dan diamati dengan seksama sebagai konsekuensi dari ketidakkonsistenan yang tidak hanya ditemukan pada data internal pihak kepolisian sendiri, tetapi juga pada perbandingan silang dengan hasil survey korban kejahatan. Dengan mengingat ketidaksempurnaan statistika kriminal beserta bahaya dari pemanfaatan data statistik sebagai alat politik, diharapkan supaya penyajian dan pemaknaan statistik kejahatan dapat bersifat lebih objektif dan mencerminkan kenyataan sosial yang sesungguhnya.