Patrisia Betris Yan Ariyanti
Pendidikan Profesi Guru, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA tentang Pemahaman Sifat-Sifat Cahaya pada Kelas IV SD Negeri Plaosan 1 Rikza Fauzi; Andri Anugrahana; Patrisia Betris Yan Ariyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.036 KB)

Abstract

Kegiatan belajar merupakan kegiatan yang berpotensi berkembang menjadi tindakan belajar. Pembelajaran tersebut dapat diukur dari hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa dapat menunjukkan tercapai atau tidaknya tujuan pembelajaran dengan menunjukkan bahwa tujuan pengajaran tersebut merupakan hasil belajar bagi siswa yang telah menyelesaikan proses pembelajaran di bawah bimbingan guru dalam kondisi yang baik. Ilmu alam (IPA) adalah studi tentang alam semesta melalui penelitian metodis. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah mata pelajaran yang diajarkan di sekolah dasar yang bertujuan untuk memberikan siswa pengetahuan, konsep, dan gagasan yang terorganisir tentang dunia alam. Karena pendidikan IPA selama ini disamakan dengan pembelajaran yang didominasi oleh latihan-latihan menghafal, pengajar terkadang masih terbentur pada masalah siswa yang tidak berminat mempelajarinya. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) membutuhkan perpaduan antara teori dan praktik untuk meningkatkan kemampuan proses siswa, namun masih banyak kasus dimana guru hanya memberikan penjelasan dari buku tanpa memberikan nilai pada praktik. Untuk meningkatkan hasil belajar IPA, penulis bertujuan untuk menggunakan PBL atau pembelajaran berbasis masalah pada siswa kelas IV SD Negeri Plaosan 1. Peneliti berusaha memasukkan pendekatan pembelajaran berbasis PBL ke dalam pengajaran sains. Strategi ini akan menghasilkan pembelajaran yang fleksibel, penuh kolaborasi siswa, dan mempersiapkan siswa untuk memahami informasi yang diberikan oleh pengajar.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia melalui Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Team Games Tournament (TGT) Kelas IV SD Negeri Plaosan 1 Eka Marwati; Andri Anugrahana; Patrisia Betris Yan Ariyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.036 KB)

Abstract

SD Negeri Plaosan 1 pengajaran bahasa Indonesia masih didominasi oleh guru yang mengakibatkan rendahnya motivasi siswa, menurunnya penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi, meningkatnya penggunaan bahasa daerah, dan preferensi terhadap bahasa daerah. bermain selama waktu luang daripada belajar. Model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament (TGT) merupakan salah satu dari berbagai model pembelajaran kooperatif yang dapat digunakan dalam disiplin ilmu bahasa Indonesia. Karena pembelajaran kooperatif bentuk Teams Games Tournament (TGT) merupakan salah satu bentuk pembelajaran kooperatif yang dapat melibatkan dan menginspirasi siswa dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri Plaosan 1. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi sejumlah pihak, termasuk guru dan siswa, yang akan memperoleh manfaat dari peningkatan motivasi dan peningkatan hasil belajar. Berdasarkan pada hasil Pelaksanaan Tindakan Kelas (PTK) pada siklus I yang diberikan kepada 26 siswa, sebanyak 20 siswa yang memperoleh nilai diatas 70 dengan persentase sebesar 76,923%. Siswa yang memiliki nilai dibawah 70 sebanyak 6 dengan persentase sebesar 23,077%. Sedangkan pada siklus II berdasarkan pada tipe TGT diperoleh hasil yaitu, dari 26 siswa, sebanyak 22 siswa memperoleh nilai diatas KKM dengan persentase 84,615%, sementara siswa yang masih memiliki nilai dibawah KKM sebanyak 4 siswa dengan persentase 15,385%.
Peningkatan Hasil Belajar IPA melalui Penggunaan Model Discovery Learning pada Siswa Kelas V SD Negeri Plaosan 1 Arif Irawan; Andri Anugrahana; Patrisia Betris Yan Ariyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.036 KB)

Abstract

IPA atau sering dikenal dengan ilmu alam (IPA) merupakan topik yang mempertajam dan memperhalus daya kritis seseorang. Sebuah proses pembelajaran yang dikenal sebagai discovery learning terjadi ketika siswa diharapkan untuk mengorganisasikan diri mereka sendiri setelah materi pembelajaran tidak diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA di SD Negeri Plaosan 1 melalui model pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Plaosan 1 dengan jumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Keberhasilan penelitian ini ditandai dengan ?75% siswa mengalami peningkatan hasil belajar meliputi nilai tes pengetahuan diatas KKM sebesar 75, sikap dan keterampilannya dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar IPA dari 25% siswa pada pra siklus menjadi 71% pada siklus I, dan 89% pada siklus II siswa mendapatkan nilai tes di atas KKM. Kemudian pada aspek sikap dan keterampilan siswa mengalami peningkatan di setiap siklus dibandingkan dengan kondisi pada pra siklus. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran discovery learning dinilai berhasil meningkatan hasil belajar IPA.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kreativitas Siswa dengan Menggunakan Bahan Alam pada Kelas 1 SD Negeri Plaosan 1 Ardian Retno Anggraeni; Andri Anugrahana; Patrisia Betris Yan Ariyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.541 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v7i1.5790

Abstract

Pembelajaran berbasis alam adalah salah satu strategi yang dapat dipilih untuk mengembangkan prinsip bermain sambil belajar dan menjadikan anak sebagai pusat dalam pembelajaran. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning terhadap kreativitas siswa dengan menggunakan bahan alam pada kelas 1 SD Negeri Plaosan 1. Penulisan ini menggunakan metode penulisan kualitatif deskriptif. Hasil dari penulisan ini yaitu dengan melakukan penerapan model pembelajaran Project Based Learning dalam peningkatan kreativitas siswa dengan menggunakan bahan alam merupakan salah satu pendidikan alternatif yang terinspirasi oleh alam serta menjadikan alam sebagai sumber belajar. Sejumlah sumber di internet menyebutkan bahwa sekolah alam lahir dengan harapan dapat mengembalikan nilai –nilai esensial manusia dalam menyatu dengan alam.