John Marlin
Sekolah Tinggi Teologi Diakonos

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Telaah Ontologis Penderitaan Menurut Rasul Paulus : Refleksi Teologis Filipi 1:27-30 John Marlin
STT Kingdom Vol 3 No 1 (2023): KINGDOM : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : STT KINGDOM BALI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suffering is inherent in the dynamics of the Church's historical life, both personal and communal. The correct meaning of suffering in the perspective frame of the truth of the word can strengthen and strengthen the living of faith. In the Bible, suffering has also become part of the struggle of Christians in spreading the good news. However, many times, questions arise from Christians about the existence of suffering and why we have to experience it. The purpose of this paper is to try to interpret and understand suffering based on the Apostle Paul's view taken from the Apostle Paul's letter to the Philippians. The approach taken is the Ontological Approach with the Hermeneutic-Exegesa Method
Strategi Misi Paulus berdasarkan Kisah Para Rasul 17 dan Implementasinya bagi gereja masa kini John Marlin
STT Kingdom Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : STT KINGDOM BALI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mempelajari secara mendalam, serta memberikan makna atas pemahaman pelayan misi mengenai pelayanan misi, pemahaman pelayan misi mengenai strategi misi Paulus Kisah Para Rasul 17 dan Implementasinya bagi Gereja masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil yang diperoleh Penerapan startegi misi Paulus berdasarkan Kisah Para Rasul 17 yang khususnya (1) mengabarkan Yesus Kristus melalui khotbah atau ceramah atau pembicaraan pribadi, (2) Injil Kristus di sampaikan dengan cara mendatangi tempat mereka tinggal, (3) memberitakan Injil ke kota-kota besar dan kecil yang strategis, (5) menjangkau semua orang (tidak pandang buluh atau gender), namun untuk strategi yang belum diterapkan atau dijalankan antara lain: (4) menginjil dengan dialog apologetika/diskusi dimanapun, (6) pandai menghadapi orator dengan gaya retorikanya dan (7) membentuk persekutuan baru
Pemuridan Relasional Bagi Kedewasaan Rohani Jemaat Gereja John Marlin
STT Kingdom Vol 4 No 1 (2024): KINGDOM : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : STT KINGDOM BALI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedewasaan rohani memiliki keterkaitan dengan pemuridan, salah satu bentuk pemuridannya adalah pemuridan relasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pemuridan relasional dan kedewasaan rohani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuridan relasional memiliki korelasi positif bagi kedewasaan rohani, dimana semakin tinggi implementasi pemuridan relasional, maka semakin tinggi pula tingkat kedewasaan rohani