Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Model Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Kabupaten Nias Berbasis Sumber Daya Lokal Nenny Anggraini; Desideria Regina
Jurnal Inada: Kajian Perempuan Indonesia di Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar Vol. 1 No. 1 (2018): JUNI
Publisher : Pusat Studi Wanita, Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.866 KB) | DOI: 10.33541/ji.v1i1.828

Abstract

Abstrak: Perempuan mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan di Indonesia, termasuk perempuan di wilayah pedesaan di daerah teringgal. Strategi pembangunan perempuan di daerah teringgal dilakukan dengan meningkatkan partisipasi, supaya kesejahteraan segera terwujud. Untuk itu , perlu diberikan pelatihan pengolahan bahan-bahan lokal kepada perempuan. Perempuan saat ini dituntut aktif dalam pemanfaatan sumber daya lokal. Wilayah Kabupaten Nias, sistem budaya patriarkhi masih sangat kuat ; perempuan cenderung ditempatkan di sektor domestik, sehingga seringkali tidak bernilai ekonomi tinggi. Oleh karena itu diperlukan model pemberdayaan perempuan dengan melibatkan perempuan secara aktif. Model ini adalah dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Dengan demikian diharapkan kehidupan ekonomi dan kesejahteraan keluarga meningkat. Kata Kunci: Model Pemberdayaan Perempuan, Pemanfaatan Sumber Daya Lokal Abstract: Women have strategic roles in general development in Indonesia, including women who live in underdeveloped region. Women development strategy in underdeveloped regions performed with enhancing their participations, in order to make the welfare come true. Therefore, they need the local materials processing training. Women nowadays are demanded to be active to utilize local resources. In district of Nias, the patriarchy cultural system is still very strong; women are tended to be placed in domestic sector so that it does not have high economy values. Hence they need the women empowerment model by involving women actively in utilizing local resources. Therefore, it is expected that their economy and family welfare could be increased. Key Words: Women empowerment model, local resources utilization
Green Economy Initiatives in Enhancing Social Solidarity in the Tourism Sector in Coastal Areas Muhammad Syahrul Hidayat; Asramid Yasin; Rahayu Sulistiowati; Desideria Regina; Trinandari Prasetyo Nugrahanti
International Journal of Science and Society Vol 5 No 1 (2023): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v5i1.652

Abstract

The tourism sector is an essential part of the coastal area. Therefore, there is a need for sustainable maintenance so that the tourism sector is maintained. The development of a sustainable tourism sector can be implemented through the green economy. In practice, the implementation of this green economy can also be used to increase solidarity among communities. This research then aims to see how green economy initiatives can increase social solidarity in the tourism sector in coastal areas. This research will be carried out using a descriptive qualitative approach. The data used in this study come from different research results and previous studies, which still have relevance to the contents of this research. The study results then found that the tourism sector in coastal areas has various challenges and obstacles. However, this problem can be solved by implementing a green economy. Through environmentally friendly practices, this can provide economic and social benefits that are more equitable to local communities. Then community involvement can be increased in managing the tourism sector, thereby strengthening environmental awareness and local culture. This, in turn, can increase social solidarity in society.
Zero Waste Business Model: Building A Regenerative Business Model Through Innovation and Collaboration Goklas Siahaan; Pilifus Junianto; Andi Tenri Pada; Carolina F. Sembiring; Desideria Regina
International Journal of Science and Society Vol 5 No 4 (2023): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v5i4.795

Abstract

Traditional public businesses often prioritize profit over other things. This often causes significant negative impacts on the environment and surrounding natural resources. One step to overcome this problem is through the Zero Waste Business Model. This research aims to see how regenerative business models can be implemented through innovation and collaboration. This research will be carried out using a descriptive qualitative approach. The data used in this research comes from the results of relevant previous studies and research. The results of this research highlight the importance of cross-sector collaboration in achieving zero waste and regenerative business goals, as well as the role of innovation in supporting change towards sustainable business. In addition, this research also identifies the obstacles faced in adopting sustainable business models, including policy and regulatory constraints as well as internal challenges within the organization.
Sosialisasi Strategi Pemasaran Usaha Pemanfaatan Limbah Menjadi Barang Yang Bernilai Jual Bagi Warga Jemaat Klasis GKP Wilayah Jakarta-Banten Carolina F. Sembiring; Nenny Angraini; Desideria Regina
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 6 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v6i1.5504

Abstract

Bisnis kreatif yang disebut juga industri kreatif, merujuk pada sektor ekonomi yang menggunakan kreativitas, ide inovatif dan keahlian artistik untuk menciptakan produk, layanan atau konten yang memiliki nilai komersial. Industri kreatif merupakan penciptaan ide/kreativitas dari orang atau kelompok yang pada akhirnya menghasilkan karya atau produk. Bisnis kreatif bukan hanya tentang seni murni, tetapi juga tentang bagaimana seni dan kreativitas dapat diintegrasikan dalam konteks pemasaran dan bisnis. Pemudi warga jemaat Gereja Kristen Pasundan (GKP) Klasis Jakarta-Banten yang merencanakan membangun bisnis kreatif dengan mengolah bahan limbah menjadi barang yang bernilai jual (asesoris), untuk itu dipandang perlu memahami pentingnya strategi pemasaran dalam memasarkan produk asesoris hasil olahan limbah dengan memberikan sosialisasi mengenai pentingnya penerapan strategi pemasaran, yang diharapkan dapat membantu warga jemaat Gereja Kristen Pasundan (GKP) Klasis Jakarta-Banten untuk dapat menerapkan strategi pemasaran yang sesuai. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi pentingnya strategi pemasaran produk, pemasaran produk secara online dan menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) asesoris hasil olahan limbah bagi warga jemaat yang bertempat di GKP Ebenhaezer Cawang, Jakarta secara onsite
Sosialisasi Pentingnya Penguatan Motivasi Diri Dalam Mengantisipasi Penyalahgunaan Narkoba Pada Pemuda HKBP Suprapto Jakarta Pusat Desideria Regina; Netty Laura S; Arya Gina Tarigan; Mazmur Pardede; Yesika Engelina
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v6i2.6196

Abstract

Remaja merupakan salah satu tabungan bangsa dan sangat dinanti oleh tokoh proklamator sebagai generasi penerus yang berperan dalam pembanguan bangsa dan negara. Remaja memiliki hak dan kewajiban ikut serta dalam membangun bangsa Indonesia yang lebih baik serta ber akhlak mulia di dalam sosial masyarakat, salah satu sumber daya manusia yang memiliki potensi dan memiliki peranan yang strategis dan memiliki kedudukan sebagai generasi penerus cita-cita bangsa di tengah kehidupan masyarakat. Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah perilaku manusia, bukan semata-mata masalah zat atau narkoba itu sendiri. Sebagai masalah perilaku banyak faktor yang mempengaruhinya. Oleh karena itu, informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba kepada anak dan remaja sangat diperlukan. Pemuda Jemaat HKBP Suprapto dikategorikan memiliki ketahanan diri tinggi terhadap penyalahgunaan narkotika jika pengetahuan dan pemahamannya terkait bahaya penyalahgunaan narkotika mampu diterapkannya pada situasi tersebut. Oleh karena itu, pada kajian ketahanan diri pemuda terhadap penyalahgunaan narkotika di Gereja ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana kemampuan/ketangguhan Pemuda Jemaat HKBP Suprapto dalam mengantisipasi ancaman penyalahgunaan narkotika. Mewujudkan pemuda yang tangguh terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika pada remaja diperlukan suatu pembinaan yang berkesinambungan dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini penulis mencoba melakukan suatu kajian ilmiah terkait ketahanan diri pada pemuda terhadap penyalahgunaan narkotika di HKBP Suprapto dengan menganalisis faktor-faktor yang menentukan ketahanan diri pemuda secara onsite. kata kunci: manajemen sumber daya manusia, ketahanan diri, motivasi diri