I Wayan Adi Saputra, I Wayan Adi
Prodi. Teknik Pertanian, Universitas Udayana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Performa Protokol Routing MANET Proaktif dan Reaktif Menggunakan Network Simulator 2 Saputra, I Wayan Adi; Mogi, I Komang Ari
JELIKU (Jurnal Elektronik Ilmu Komputer Udayana) Vol 8 No 3 (2020): JELIKU Volume 8 No 3, February 2020
Publisher : Informatics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JLK.2020.v08.i03.p06

Abstract

The development of Mobile ad hoc networks (MANET) has the nature and character of a fast, costeffective. The development of Mobile ad hoc networks (MANET) has the nature and character of a fast, cost-effective deployment and able to manage the topology independently. This has caused in recent years, MANET to be an interesting and popular thing to study. MANET can be applied even in difficult areas, forest fire detection, military operations and even health monitoring. Changes in the topology dynamically on MANET, limited energy consumption, and built without existing infrastructure are a problem in MANET. Problems especially dynamic topology changes make routing very important in MANET design. This article aims to analyze AODV, DSDV and DSR routing protocols based on quality of service (QoS). The test scenario is based on the number of nodes, packet size, area of simulation, simulation time, simulation speed, mobility model, and propagation model. The simulation that has been done produces 4 graphs, each of which explains the packet delivery ratio, throughput, network routing load, and delay. Simulation results are obtained using NS2 network simulators through *. Tcl files and generate *. Tr (trace) and *.nam (animator) files. Simulation results show that the DSR routing protocol has better performance than AODV and DSDV in terms of pdr, throughput, network routing load, and delay. The average value of the DSR routing protocol is 657,498 on throughput and 0.244 milliseconds on delay.
Design of a Web-Based Clinical Management Information System at Sri Manik Farma Clinic Kusuma, Aniek Suryanti; Saputra, I Wayan Adi
Jurnal Sistem Informasi dan Komputer Terapan Indonesia (JSIKTI) Vol 3 No 2 (2020): December
Publisher : INFOTEKS (Information Technology, Computer and Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33173/jsikti.93

Abstract

Peningkatan pemanfaatan teknologi informasi di bidang kesehatan menuntut adanya sistem yang terintegrasi untuk mengelola proses klinis dan administratif, khususnya pada klinik berskala kecil dan menengah. Banyak klinik masih menerapkan pengelolaan informasi secara manual atau terpisah, yang menyebabkan duplikasi data, keterbatasan visibilitas operasional, serta alur kerja yang kurang efisien. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan perancangan sistem yang terstruktur dan terintegrasi untuk mendukung aktivitas manajemen klinik. Penelitian ini mengusulkan perancangan sistem informasi manajemen klinik berbasis web pada Klinik Sri Manik Farma yang mengintegrasikan pengelolaan data pasien, data dokter, layanan klinis, persediaan obat, kunjungan medis, dan proses penagihan dalam satu platform terpadu. Sistem dirancang menggunakan pendekatan basis data terpusat dengan alur kerja berbasis administrator untuk menjaga konsistensi data dan kemudahan pengelolaan. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan rancangan sistem yang merepresentasikan alur kerja klinis secara menyeluruh serta menghubungkan proses klinis dengan aktivitas administratif dan keuangan. Evaluasi sistem dilakukan melalui validasi fungsional dan analisis kegunaan yang menitikberatkan pada ketepatan operasi CRUD, integrasi alur kerja, dan kejelasan interaksi pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan sistem yang diusulkan mampu mendukung pengelolaan data secara terstruktur, mengurangi redundansi data, dan meningkatkan transparansi operasional. Pengembangan selanjutnya disarankan untuk menambahkan akses multi-peran, peningkatan mekanisme keamanan, serta fitur analitik lanjutan guna mendukung pengambilan keputusan manajerial.