Firman Hardianto
Program Studi S1 Pendidikan Fisika UIN Walisongo Semarang,

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PRAKTIKUM HUKUM OERSTED Hardianto, Firman
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 17, No 2 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v17i2.19944

Abstract

Based on the results of survey by Ivan et al (2015), 73,3% of students and theacers think that the magnetic field is difficult material to understand. For this reason, practicum media are needed to facilitate understanding of magnetic field. Researcher was made a media tool for Oersted law practice with such development compared to existing tools. The methods used include starting from design, build, and media tool test. The results obtained already have novelty, but there are still some deficiency that can become the basis for researcher to redevelop similar tools by fixing existing deficiencies.
Implementasi prototype deteksi gejala dini Covid-19 berbasis NodeMCU ESP8266 pada usia lanjut Putri Diah Pitaloka; Heni Sumarti; Firman Hardianto
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2022.5.1.5173

Abstract

Pada awal tahun 2020, dunia dihadapkan dengan wabah pneumonia baru yang muncul dari Kota Wuhan dan menjadi pandemi karena menyebar dengan cepat ke 190 negara salah satunya adalah Indonesia. Wabah ini dikenal sebagai Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Banyak upaya yang telah dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 seperti pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sampai pengecekan suhu yang banyak dijumpai di beberapa tempat. Namun, sampai saat ini belum ada alat yang menerapkan tiga parameter yang dapat ditinjau sebagai pemeriksaan awal Covid-19 (suhu, denyut jantung dan saturasi oksigen). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat deteksi dini Covid-19 yang dapat digunakan untuk mengukur tiga parameter dalam satu alat terpadu dan menjelaskan hasil implementasinya pada usia lanjut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan tahapan yang dilakukan meliputi tahap perancangan, pembuatan, dan pengujian. Analisis data dilakukan dengan pengujian akurasi, yakni membandingkan dengan alat standar. Hasil akurasi pada pegukuran suhu adalah sebesar 98.38%, denyut jantung sebesar 95.1% dan saturasi oksigen sebesar 98.8%. Alat yang telah dikembangkan berfungsi dengan baik dan dapat digunakan sebagai alat ukur standar karena tingkat akurasinya di atas 95%. Berdasarkan implementasi deteksi gejala dini Covid-19, maka disimpulkan bahwa responden dalam keadaan sehat dan tidak terjangkit Covid-19.