Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prediksi Kandidat Protein Target Antikanker Derivate Kumarin Asal Tanaman Sanrego (Lunasia amara Blanco) Adriani Adriani
Biology and Education Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.484 KB) | DOI: 10.25299/baej.2022.11258

Abstract

Jumlah penderita kanker setiap tahun meningkat demikian juga angka kematian yang terjadi. Upaya pengobatan kanker dapat dilakukan dengan memanfaatkan tanaman herbal yang mengandung kumarin, salah satunya adalah Sanrego. Tujuan penelitian ini adalah memprediksi protein target dari derivate kumarin (scopoletin dan umbelliferone) sebagai antikanker berdasarkan studi in silico. Metode penelitian meliputi ekstraksi batang Sanrego, deteksi derivate kumarin dari ekstrak etil asetat (EEA) menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT), prediksi aktivitas derivate kumarin menggunakan Passonline server dan prediksi protein target menggunakan Swiss Target Prediction dan Superpred. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derivate kumarin memiliki aktivitas sebagai substrat CYP, kardiovaskular analeptic dan inhibitor permeable membrane. Selain itu protein target dari derivat kumarin EEA Sanrego adalah carbonic anhydrase 9 (CA9) yang terlibat dalam perkembangan sel kanker. Kesimpulan penelitian adalah protein target dari derivate kumarin yaitu protein CA9 yang terlibat dalam sejumlah aktivitas sel kanker.
Pemanfaatan Tumbuhan sebagai Obat oleh Masyarakat di Desa Lor-Lor, Kepulauan Aru, Provinsi Maluku Hastuti Hastuti; Hasria Alang; Adriani Adriani
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.108

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat keragaman tumbuhan yang sangat tinggi.  Terdapat sekitar kurang lebih 40.000 spesies tumbuhan obat yang dilaporkan berada di Indonesia. Namun seiring dengan perkembangan zaman pengetahuan mengenai penggunaan tanaman sebagai tumbuhan obat ikut berkurang. Pengetahuan ini hanya diketahui terbatas pada para orang tua yang masih mempraktekkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan jenis tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat  Desa Lor-Lor, Kepualauan Aru, Provinsi Maluku sebagai tumbuhan obat, mengetahui organ tumbuhan yang digunakan serta cara pengolahan dan jenis penyakit yang dapat diobati. Penelitian ini merupakan penelitian deskritif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan masyarakat yang masih mempraktekkan pengobatan dengan menggunakan tumbuhan sebagai obat. Analisis data dilakukan membuat tabulasi dalam bentuk tabel dan dianalisis secara deskriptif.  Identifikasi tumbuhan dilakukan dengan mencocokkan jenis tumbuhan dengan referensi baik dari buku seperti buku flora, Taksonomi Tumbuhan obat maupun sumber-sumber lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 23 spesies tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat desa Lor-lor untuk mengobati penyakit. Organ yang digunakan dalam mengobati penyakit yaitu daun, rimpang, akar dan buah. Cara pengolahan obat yaitu direbus, diparut dibakar, ditumbuk, diremas dikunyah dan dioles.