Maula Wahyu Sejati, Istislam, Dewi Cahyandari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang e-mail: maulawahyu@student.ub.ac.id ABSTRAK Dalam skripsi ini penulis membahas mengenai pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup terhadap Pembuangan Air Limbah oleh Usaha Pemurnian Air tekasit kasus tersumbatnya aliran irigasi sawah oleh limbah usaha pemurnian pasir di Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo. Hal ini dilatarbelakangi bahwa di Kabupaten Ponorogo khususnya di Kecamatan Jenangan telah ditemukan permasalahan mengenai tersumbatnya irigasi sawah oleh limbah usaha pemurnian pasir. Sawah warga yang terletak di Kecamatan Jenangan khususnya di Desa Sraten, Desa Sedah, Desa Panjeng memang terdapat beberapa usaha pemurnian pasir yang terletak tidak jauh dari sawah warga. Permasalahan inilah yang diangkat penulis untuk penelitian pengawasan Dinas Lingkungan Hidup terhadap pembuangan air limbah oleh usaha pemurnian pasir. Dalam upaya pendekatan ini yang digunakan yaitu metode yuridis sosiologis dimana penulis mengamati objek yang diteliti dan melihat fakta yang ada di lapangan. Penulis juga menggunakan data primer dimana diperoleh dari wawancara langsung. Berdasarkan hasil penelitian, penulis memperoleh jawaban atas permasalahan yang ada bahwa pengawasan Dinas Lingkungan Hidup terkait Limbah Usaha Pemurnian Pasir yaitu meliputi peninjauan lapangan, peninjauan izin, prasarana, pengambilan sampel limbah dan pemeriksaan kolam pemurnian belum berjalan sesuai dengan peraturan yang ada, dikarenakan terdapat hal-hal yang belum dilaksanakan oleh Aparatur Dinas Lingkungan Hidup yaitu data usaha dari Dinas Lingkungan hidup dengan dilapangan berbeda, pelaksanaan pengawasan belum dilaksanakan di seluruh usaha pemurnian pasir, belum adanya Standar Operasional Prosedur dalam melaksanakan pengawasan, laporan usaha pemurnian pasir setiap 6 bulan sekali yang belum sepenuhnya terlaksana, dan Aparatur Dinas Lingkungan Hidup belum melakukan pengecekan rutin terhadap usaha-usaha yang pernah melakukan pelanggaran. Kata Kunci: Pengawasan, Limbah Air, Usaha Pemurnian Pasir ABSTRACT This research discusses the control conducted by the Environment Agency regarding sand purification wastewater following the issue of irrigation canals clogged by sand purification waste in the Sub-District of Jenangan, the Regency of Ponorogo. This research topic departed from the fact that the Regency of Ponorogo, especially in the Sub-District of Jenangan in Sraten, Sedah, and Pajeng villages has been home to sand purification industries located not far from rice fields. This research employed socio-juridical approaches intended to observe the object studied and to find out the facts in society. Research data consist of primary materials obtained from direct interviews. The research result reveals that the control over this wastewater coming from sand purification involving field observation, permit, infrastructure, waste sampling, and purification pond assessment does not comply with the existing regulations due to missed agenda that should be performed by the apparatuses of the Environment Agency. Moreover, the data in the agency and that in the field are different, the control does not touch all purification industries in this context, the Standard Operating Procedure is absent in the control, and the apparatuses of the Environment Agency do not regularly check the related industries committing violations. Keywords: control, wastewater, sand purification industries