Risma Handayani
UIN Alauddin Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENJAGA KUALITAS LINGKUNGAN OBJEK WISATA PANTAI BEROVA KABUPATEN KOLAKA UTARA Risma Handayani
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v11i2.36491

Abstract

Efforts to increase the participation of Community Objects in maintaining the environmental quality of Berova Beach Tourism, North Kolaka Regency. The main issues discussed are how these factors influence community perception and participation, the relationship between several factors that influence community participation in improving the environmental quality of the Berova beach tourism object. So with this problem the authors conducted research in the village of Pitulua. The method used is descriptive analysis which is carried out in accordance with the research objectives by clearly describing or describing what is in the field, while to study Efforts to Increase Participation in the Community Maintaining the Environmental Quality of the Berova Beach Tourism Object the method is used, namely Likert Scale Analysis and AHP. The results of the study show that factors that influence community participation, based on public perceptions, namely Cleanliness, Comfort and Safety and the most dominant influencing community participation is the Cleanliness factor in improving the environmental quality of the Berova tourist attraction. Keywords: Flood, Vulnerability and Mitigation.
EVALUASI PROGRAM KOTAKU TERHADAP INDIKATOR KEKUMUHAN JARINGAN JALAN DI KELURAHAN BONTO-BONTOA Risma Handayani
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v12i1.40884

Abstract

ABSTRAK Indonesia sebagai negara yang berkembang dengan kondisi demografi yang tidak stabil tercermin pada angka pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali. Jumlah penduduk yang cukup besar tidak dibarengi dengan perbaikan ekonomi yang lebih baik. Kondisi perekonomian yang tidak teratur semakin menambah angka kemiskinan di negara kita yang mana berdampak pada kondisi fisik dan non fisik kehidupan masyarakat yang secara nyata dan jelas tercermin pada menurunnya kualitas lingkungan tempat tinggal masyarakatnya. Bahkan yang terjadi sekarang adalah banyaknya permukiman kumuh atau kawasan kumuh. Kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Gowa terkhusus di kelurahan Bonto-Bontoa terletak di daerah kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Sesuai dengan kriteria kawasan kumuh bahwa kawasan tersebut memiliki pola permukiman yang tidak teratur, kualitas bangunan tidak layak huni, serta tidak dilengkapi sarana dan prasarana serta utilitas (jalan, air bersih, air limbah, drainase dan sistem persampahan). Kelurahan ini memiliki luas wilayah 1,61 km2. Lokasi kumuh Kelurahan Bonto-Bontoa berada di RT 1 RW 3 dan RT 2 RW 3. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik kumuh di Kelurahan Bonto-Bontoa dari aspek jaringan jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif . Hasil identifikasi Kelurahan Bonto-Bontoa terhadap jaringan jalan yaitu memiliki jaringan jalan dengan lebar yang kurang memadai serta masih terdapat permukaan jalan yang rusak. Kata Kunci: Identifikasi, Permukiman Kumuh, Jaringan Jalan
KONSEP COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) UNTUK PENGEMBANGAN DESA WISATA KAMPUNG TENUN MASALILI KECAMATAN KONTUNAGA Nur Fidia; Risma Handayani; Nurfatimah Nurfatimah
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v12i2.42502

Abstract

Kabupaten Muna tidak hanya di titik beratkan pada objek wisata yang telah dikenal masyarakat luas saja namun ada alternatif andalan lainnya yang mulai dikembangkan yaitu desa wisata dengan potensi alam, seni dan budayanya. Namun dalam pengembangannya desa wisata tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal terutama dalam aspek ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi pengembangan wisata Desa Wisata Kampung Tenun Desa Masalili denga konsep berbasis masyarakat, dan menganalisis strategi pengembangan desa wisata berbasis Masyarakat dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur dan wawancara responden di desa Masalili. Berdasarkan tingkat ketercapaian seluruh indikator diatas, dapat dikatakan bahwa konsep Community Based Tourism dapat dikembangkan pada Desa Kampung Tenun Masalili, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna. Metode Analisis data Miles dan Hurberman sebagai perumusan strategi pengembangan desa wisata. Hasil penelitian pengembangan desa wisata Kampung Tenun Masalili dengan konsep Community Based Tourism (CBT) dapat di kembangankan di desa Masalili dengan model capacity building yang mengutamakan tiga strategi pengembangan yaitu penguatan usaha ekonomi masyarakat lokal, penguatan kelembagaan, dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan SDM lokal. Kata Kunci : Community Based Tourism (CBT), Desa Wisata, Kampung Tenun