Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN PENERAPAN E-MODUL BERBASIS ANYFLIP DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI LITERASI DIGITAL GURU SEKOLAH DASAR DI KOTA BOGOR Deddy Sofyan S; R. Teti Rostikawati; Yanti Suryanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i1.12598

Abstract

Pelatihan penerapan E-Modul ini bertujuan untuk memberikan solusi permasalahan yang dihadapai mitra dalam meningkatkan kompetensi literasi pada bidang teknologi terutama dalam memanfaatkan teknologi digital tepat guna berbasis aplikasi yang mudah digunakan dalam pembelajaran. Aplikasi ini berupa perangkat software dalam bentuk e-modul berbasis anyflip yang mudah digunakan oleh peserta didik. Pelatihan dan pendampingan ini dilaksanakan di SDN Tajur 02 Kota Bogor. Metode pelaksanaan pelatihan ini melalui diskusi dengan semua tim dosen dan mitra dan menghasilkan E-Modul yang dapat digunakan oleh peserta didik secara efektif.
Pendampingan dan Pelatihan Bahan Ajar Digital Berbasis Anyflip bagi Guru Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Profesionalisme Menuju Education For Sustainable Development (ESD) Tustiyana Windiyani; Deddy Sofyan S; M. Zainal Arifin; Didit Ardianto; Netty Herawati; Fatwamulya Putri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.854

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan di sekolah dapat diupayakan melalui berbagai pelatihan, khususnya peningkatan kemampuan professional guru dalam pembelajaran. Melalui pengabdian kepada masyarakat ini membuka wawasan guru menuju Education for Sustainable Development tentang penggunaaan bahan ajar digital berbasis Anyflip. PkM dilaksanakan di SDN Semplak 1 Kota Bogor. Tujuannya dari PkM adalah:1) meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan bahan ajar digital, 2) memberikan pelatihan kepada mitra dalam menyusun bahan ajar digital berbasis anyflip, 3) memberikan pendampingan kepada mitra dalam menyusun bahan ajar digital berbasis anyflip. Pendekatan yang dilakukan adalah pendampingan dan pelatihan. Peserta di SDN Semplak 1 Kota Bogor telah menunjukkan respon positif terhadap pelaksanaan PkM, terbukti dengan tingkat kepuasan mereka sebesar 94% dan pengalaman mereka dengan pelatihan dan pendampingan yang bermanfaat. Improving the quality of education in schools can be pursued through various trainings, especially increasing the professional abilities of teachers in learning. Through this community service, it opens teachers' insights towards Education for Sustainable Development regarding the use of Anyflip-based digital teaching materials. PkM was held at SDN Semplak 1, Bogor City. The aims of the PkM are: 1) to increase teachers' understanding and skills in developing digital teaching materials, 2) to provide training to partners in compiling anyflip-based digital teaching materials, 3) to provide assistance to partners in compiling anyflip-based digital teaching materials. The approach used is mentoring and training. Participants at SDN Semplak 1 Kota Bogor have shown a positive response to the PKM implementation, as evidenced by their satisfaction rate of 94% and their experience with useful training and mentoring.
Balanced Literacy Learning Model to Enhance Creative Thinking and Problem Solving in Elementary School Mathematics Word Problems Meli Gusmawati; Deddy Sofyan S; Dadang Jaenudin
PRISMA Vol. 15 No. 1 (2026): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persistent challenges in students' creative thinking and problem-solving capacities in mathematics — particularly in word problem contexts — call for innovative instructional models that bridge language comprehension and quantitative reasoning. This study aimed to examine the effectiveness of the Balanced Literacy learning model in enhancing creative thinking and problem-solving abilities among Phase C elementary school students in mathematics word problems. This study employed a quasi-experimental method using a non-equivalent control group design with pretest-posttest measurements. A total of 50 Grade V students from MI Assaidiyyah Cipanas, Cianjur Regency, were selected through purposive sampling and divided into an experimental class (n = 25) receiving Balanced Literacy instruction and a control class (n = 25) receiving conventional teaching. Data were collected through validated creative thinking tests, Likert-scale problem-solving questionnaires, and structured observation sheets, then analyzed using descriptive statistics and independent-samples t-tests via IBM SPSS Statistics 25. The results of this study indicate that the Balanced Literacy model significantly enhanced students' creative thinking (posttest mean: experimental 88.0 vs. control 80.8; N-Gain: 0.62 vs. 0.47) and problem-solving abilities (posttest mean: 95.48 vs. 93.04), with statistically significant inter-group differences (sig. < 0.05) for both outcomes. Observation data confirmed 100% implementation fidelity. The Balanced Literacy model, which integrates reading, writing, speaking, and listening within mathematical contexts, is recommended as an effective evidence-based approach for developing higher-order thinking in elementary mathematics. Keywords: Balanced Literacy; creative thinking; elementary school; problem solving; word problems
Effectiveness of Edugame Integration in Problem Based Learning: Impact Analysis on Students' Critical Thinking and Motivation Tiawanti; M. Zainal Arifin; Deddy Sofyan S
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 35 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v35i12026p16-29

Abstract

Several studies have shown that the low score of Indonesia's PISA in 2022 is due to weak 21st-century skills competencies, such as critical thinking skills. The implementation of learning models and media has not been able to facilitate students' critical thinking. Students only listen, read books, and do recall exercises. This study aims to provide alternative solutions for implementing a problem-based learning model assisted by edugames to improve critical thinking skills and learning motivation, using a quasi-experimental method with a Pretest and Posttest Control-Group. The study subjects involved 40 fifth-grade elementary school students, divided into a control class using problem-based learning without edugames and an experimental class using problembased learning assisted by edugames. Analysis of critical thinking skills using the N-Gain test showed that the control class obtained a score of 0.44 in the moderate category and the experimental class 0.71 in the high category. Student learning motivation was indicated by the questionnaire results, which were 93.4% in the very strong criteria. The t-test results illustrated a significant difference between the control and experimental classes. This study concluded that problem-based learning assisted by edugames is effective in improving students' critical thinking skills and learning motivation. Abstrak: Beberapa kajian faktor rendahnya skor PISA Indonesia tahun 2022 disebabkan lemahnya kompetensi keterampilan.abad ke-21, seperti keterampilan berpikir kritis. Implementasi model dan media pembelajaran belum mampu memfasilitasi siswa berpikir kritis. Siswa hanya menyimak, membaca buku dan mengerjakan soal latihan bersifat recall. Penelitian ini bertujuan menghasilkan solusi alternatif implementasi model pembelajaran berbasis masalah berbantuan edugame untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar, dengan metode kuasi eksperimen desain rancangan Pretest and Posttest Control-Group Design. Subyek penelitian melibatkan 40 siswa kelas 5 Sekolah Dasar, terbagi kelas kontrol menggunakan pembelajaran berbasis masalah tanpa edugame dan kelas eksperimen menggunakan pembelajaran berbasis masalah berbantuan edugame. Analisis keterampilan berpikir kritis menggunkan uji N-Gain kelas kontrol memperoleh 0,44 kategori sedang dan kelas eksperimen 0,71 kategori tinggi. Motivasi belajar siswa ditunjukkan dengan hasil angket yaitu 93,4% kriteria sangat kuat. Hasil uji-t menggambarkan perbedaan signifikan kelas kontrol dan eksperimen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis masalah berbantuan edugame efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa.