Niswatun Hasanah
Universitas Qomaruddin Gresik

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA MELALUI STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DESA MELIRANG KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK niswatun hasanah
Jurnal Qiema (Qomaruddin Islamic Economics Magazine) Vol. 5 No. 1 (2019): Februari
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Qomaruddin Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Salah satu pendekatan baru yang diharapkan mampu menstimulan dan menggerakkan roda perekonomian di pedesaan saat ini adalah melalui pendirian kelembagaan ekonomi yang dikelola sepenuhnya oleh masyarakat desa. Lembaga ekonomi yang tidak lagi didirikan atas dasar instruksi Pemeritah tetapi didasarkan pada keinginan masyarakat desa yang berangkat dari adanya potensi desa yang jika dikelola dengan tepat akan menimbulkan permintaan di pasar. Bentuk kelembagaan tesebut dinamakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Adapun rumusan masalahnya adalah Bagaimana strategi yang dilakukan untuk pengembangan BUMDes di Desa Melirang. Dan Bagaimana upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui strategi pengembangan BUMDes. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian ini adalah penelitian deskriptif - kualitatif dengan sifat penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research). Analisis data penelitian dilakukan melalui dua prosedur, yaitu analisis selama proses pengumpulan data dan analisis setelah pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi yang dilakukan oleh BUMDes pada dasarnya sudah memenuhi fokus capaian dengan berhasilnya pengembangan usaha-usaha yang ada dan pengelolaan korporasi dari BUMDes. Hal ini dapat dijelaskan bahwa fokus capaian jika dilihat dari segi bisnis, korporasi dan fungsionalnya BUMDes “eMHa” sudah memenuhinya. Akan tetapi masih ada hal yang perlu diperbaiki yaitu pada level korporasi/lembaga. Adapun Upaya Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat yang telah dilakukan oleh BUMDes “eMHa” melalui pemberdayan masyarakat yaitu dalam bentuk menjalin kerjasama (menjadikan masyarakat sebagai mitra usaha) dalam produksi barang-barang usaha masyarakat. Begitu juga produksi pupuk guano yang merupakan produksi pupuk milik desa karena usaha ini telah dikembangkan dan dibangun berdasarkan kultur dan kondisi warga desa. Bentuk upaya ini merupakan Sosio-culture yang disesuiakan dengan kebutuhan, kondisi dan kultur yang diperlukan oleh masyarakat. Kata Kunci: Upaya peningkatan kesejahteraan, Kesejahteraan ekonomi, Strategi Pengembangan dan BUMDes.
PENGARUH PERILAKU MUZAKKI DALAM MEMBAYAR ZAKAT TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN ZAKAT (Studi Analisis Pegawai di Lingkungan Pengadilan Agama Gresik) niswatun hasanah
Jurnal Qiema (Qomaruddin Islamic Economics Magazine) Vol. 5 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Qomaruddin Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku muzakki dalam membayar zakat merupakan cara muzakki dalam menunaikan kewajiban atas harta yang ada pada dirinya sebagai seorang muslim. Para pegawai yang bekerja di lingkungan Pengadilan Agama terutama PA Gresik pastinya mempunyai pengetahuan dan pemahaman mengenai Hukum Zakat terutama zakat profesi karena hal itu merupakan ruang lingkup Hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode korelasional (Correlational Study) karena untuk menaksir hubungan dan bukan sekedar deskripsi. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, yaitu penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. pemahaman seseorang mengenai zakat itu tidak dapat diukur hanya dengan faktor perilakunya saja tetapi masih ada faktor lain yang dapat mempengaruhi pemahaman seseorang itu.
FORMULASI PEMULIHAN EKONOMI PASCA KRISIS KEUANGAN GLOBAL TAHUN 2008-2009: Studi Pada Negara-Negara Anggota Organisasi Konferensi Islam Niswatun Hasanah
Jurnal Qiema (Qomaruddin Islamic Economics Magazine) Vol. 9 No. 1 (2023): Februari
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Qomaruddin Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/qiema.v9i1.4016

Abstract

ABSTRAK Gejolak krisis keuangan global tahun 2007 telah mengubah tatanan perekonomian dunia. Banyak negara yang merasakan dampak krisis keuangan dan pelambatan ekonomi global. Hal tersebut juga dirasakan dampaknya termasuk negara-negara anggota OKI (Organisasi Konferensi Islam). Indonesia termasuk salah satu negara yang merasakan dampak dari krisis keuangan global itu. Pemulihan ekonomi pasca krisis sangat diperlukan karena adanya tindakan kebijakan yang luas yang telah dilakukan selama tahun 2008 dan 2009 di tingkat internasional, regional, dan nasional. Metode yang dilakukan dalam artikel ini adalah penelitian literatur. Literatur yang digunakan adalah data sekunder. Adapun pembahasan yang akan dijelaskan dalam artikel ini adalah pertama, menjelaskan faktor-faktor eksternal dan domestik utama yang mempengaruhi pemulihan ekonomi berkelanjutan. Kedua, mengetahui bentuk langkah-langkah yang perlu dipertimbangkan oleh negara-negara. Ketiga, tindakan pemerintah Indonesia di saat krisis. Pertama, Keberlanjutan pemulihan ekonomi di negara-negara pasca krisis akan bergantung pada sejumlah faktor eksternal dan faktor domestik. Kedua, kebijakan-kebijakan berbagai negara sebelum krisis dan setelah terjadinya krisis telah membantu membentuk perbedaan-perbedaan dalam kinerja output. Ketiga, Belajar dari pengalam krisis ekonomi 1997-1998 maka pemerintah lebih siap meskipun masih dalam meletakkan tahap fundamental terhadap sektor perekonomian secara makro (neraca pembayaran, perbankan, fiskal, moneter). Sedangkan BI melakukan kebijakan moneter dengan menekan inflasi dalam bentuk mendukung efektivitas transmisi kebijakan moneter melalui jalur suku bunga dan upaya optimalisasi pelaksanaan intervensi valas, akselerasi program untuk memperluas basis instrument pasar finansial. Kata Kunci: Formulasi; Pemulihan Ekonomi; Pasca Krisis; dan Krisis Keuangan Global
Optimizing University Endowment Funds through Cash Waqf Schemes: An Islamic Social Finance Approach to Sustainable Development in Indonesia Niswatun Hasanah; Iskandar Ritonga; Siti Maghfirotul Ulyah
IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 15 No. 1 (2026): April (on progress)
Publisher : Department of Sharia Economics Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Syarifuddin Lumajang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/iqtishoduna.v15i1.3651

Abstract

This study aims to reconstruct the endowment fund collection system of the Sepuluh Nopember Institute of Technology (ITS) in Indonesia and to establish the rationale for allocating the endowment fund to a Cash Waqf-Linked Sukuk private placement. This research employed a qualitative approach with a holistic single-case study design at the Institut Teknologi Sepuluh Nopember in Surabaya. Data were obtained through interviews, documentation, and observation. This research design was used because this study examines a single unit of analysis comprehensively. The initial research findings indicate that ITS's endowment fund collection is conducted through an integration of donations and waqf, supported by both internal and external funding sources. Fundraising is developed through strengthening alumni networks, digital platforms, collaboration with the Indonesian Waqf Board (BWI), naming rights programs, and strengthening a culture of philanthropy on campus. ITS's endowment fund collection leverages social capital in the form of networks, norms, and trust developed within the academic community. The collected funds were placed in a Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) instrument through a private placement mechanism because it offers investment security, competitive and stable returns, characteristics aligned with the endowment fund philosophy, and guarantees of professional and sharia-compliant governance by BWI as nazir. This study highlights CWLS as an innovative model for integrating university endowments, productive waqf, and sustainable higher education financing.
PENGARUH ELEKTRONIK WORD OF MOUTH, LOKASI DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT ANGGOTA MENGGUNAKAN PRODUK SIMPANAN DI KSPPS BINA SYARIAH UMMAH CABANG WADENG Nindia Arfi Rosyidah; Niswatun Hasanah; Dwi Ariyanti
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 4 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kw7wjz34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM), lokasi, dan kualitas pelayanan terhadap minat anggota menggunakan produk simpanan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden anggota koperasi. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan program SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada variabel E-WOM, lokasi, kualitas pelayanan, dan minat anggota dinyatakan valid dan reliabel. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi heteroskedastisitas, dan tidak terdapat gejala multikolinearitas sehingga model regresi layak digunakan. Berdasarkan hasil uji t, variabel E-WOM berpengaruh signifikan terhadap minat anggota menggunakan produk simpanan dengan nilai signifikansi 0,003. Variabel lokasi dan kualitas pelayanan juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi < 0,001. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel E-WOM, lokasi, dan kualitas pelayanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat anggota menggunakan produk simpanan dengan nilai signifikansi < 0,001. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,993 menunjukkan bahwa 99,3% minat anggota menggunakan produk simpanan dapat dijelaskan oleh variabel E-WOM, lokasi, dan kualitas pelayanan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa E-WOM, lokasi, dan kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat anggota menggunakan produk simpanan, baik secara parsial maupun simultan. Variabel kualitas pelayanan menjadi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi minat anggota menggunakan produk simpanan.