Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Automatic Tobacco Dryer Refrigeration System Optimization Using PLC and SCADA Syahid Syahid; Mochamad Muqorrobin; Yusnan Badruzzaman; Aggie Brenda Vernandez; Akhmad Jamaah
Jurnal POLIMESIN Vol 21, No 1 (2023): February
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v21i1.3188

Abstract

In many cases, tobacco leaves are still dried using conventional methods, which relies merely on sunlight, thus making it difficult for farmers to dry them in the rainy season. Tobacco leaves rot easily, so alternative drying methods that are not weather dependent are required. Our research offers a solution by making a tobacco leaf drying machine with a refrigeration system. This tool can accommodate 5 kg of tobacco and can be controlled by a PLC and monitored using SCADA. The drying test was carried out at a temperature setting of 40°C–50°C and a humidity of around 25%–55%. The first test was drying 1 kg of tobacco leaves with a moisture content of 30%, which required a drying time of up to 2 hours and 40 minutes. After the drying process, the average weight of tobacco leaves became 287.8 g with a moisture content of 12%. The second test was the drying of 5 kg of tobacco leaves with a moisture content of 30%, which required a drying time of up to 4 hours and 15 minutes. After the drying process, the weight of the tobacco leaves was 880 g and the moisture content was 11.5%. The test results show that tobacco leaves can be dried without changing their original color and shape, even though they had experienced a decrease in mass and water content.
Analisis Active Balancer pada Battery Management System (BMS) Sebagai Penyeimbang Tegangan Pengisian Power Bank Tenaga Surya dengan Kapasitas 160WP Akhmad Jamaah; Aji Hari Riyadi; Eriko Arvin Karuniawan; Agus Rochadi
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.6318

Abstract

Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid dengan kapasitas 160Wp menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LifePO4) membutuhkan sistem manajemen baterai (Battery Management System/BMS) yang efektif untuk menjaga keseimbangan tegangan antar sel baterai agar umur dan performa baterai optimal. Penelitian ini membandingkan penggunaan BMS passive balancing dan active balancing sebagai metode penyeimbang tegangan baterai pada sistem PLTS off-grid. Pengujian dilakukan dengan mengukur efisiensi keseimbangan tegangan selama proses pengisian dan pengosongan baterai menggunakan sumber PLN dan PLTS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan active balancing menghasilkan efisiensi keseimbangan tegangan tertinggi sebesar 98,97% (pengisian dengan sumber PLN), sedangkan passive balancing mencapai efisiensi tertinggi 99,18%. Namun, pada pengosongan baterai active balancing dan passive balancing memberikan hasil efisiensi yang bervariasi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa kedua metode BMS efektif dalam menyeimbangkan tegangan baterai, dengan kelebihan masing-masing dalam kondisi operasi yang berbeda. Penggunaan BMS meningkatkan durasi pengisian dan menurunkan penyimpangan tegangan antar sel baterai secara signifikan.
IMPLEMENTASI SISTEM KENDALI OTOMATIS PADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM DI JATI NIKMAT JAKA MAKMUR SEMARANG Adeguna Ridlo Pramurti; Mochammad Muqorrobin; Pangestuningtyas Diah Larasaati; Achmad Hardito; Syahid Syahid; Akhmad Jamaah; Ahmad Afandi; Dimas Setyo Wahyu Hidaya; Freddy Setiawan Wijaya; Velixs Bayu Ardiansah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59750

Abstract

Budidaya jamur tiram memerlukan pengendalian suhu dan kelembaban yang konsisten di dalam ruang kumbung untuk menghasilkan pertumbuhan yang optimal. Jati Nikmat Jaka Makmur, mitra kegiatan pengabdian ini, masih melakukan penyiraman secara manual sebanyak tiga kali sehari tanpa mempertimbangkan nilai aktual suhu dan kelembaban ruang kumbung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan sistem kendali suhu dan kelembaban otomatis berbasis PLC dan SCADA di ruang kumbung jamur tiram mitra. Sistem kendali yang dibangun mengintegrasikan sensor DHT22 sebagai perangkat akuisisi data, PLC sebagai unit pemroses logika kendali, pompa submersible sebagai aktuator penyiraman, dan sprinkle nozzle yang dipasang secara merata di ruang kumbung. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui tiga metode, yaitu difusi Ipteks, pelatihan, dan advokasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan sistem kendali otomatis mempersingkat waktu panen jamur tiram dari 5 hari menjadi 4 hari serta meningkatkan kualitas baglog yang ditunjukkan oleh tidak ditemukannya bercak kuning atau tanda pembusukan selama sistem beroperasi. Mitra juga berhasil mengoperasikan sistem secara mandiri setelah mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan oleh tim pengabdian.