Dony Purnomo
SMAN 1 Purwantoro, Jl.Raya Tegalrejo-Purwantoro Wonogiri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SOLE UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PJJ MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMAN 1 PURWANTORO: APPLICATION OF SOLE LEARNING MODEL TO INCREASE INTEREST AND LEARNING OUTCOMES OF GEOGRAPHIC LESSONS AT SMAN 1 PURWANTORO Dony Purnomo
Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang) Vol.7 Nomor 2 Desember 2021
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59344/jarlitbang.v7i2.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk:(1) Mendeskripsikan penerapan model pembelajaran SOLE untuk meningkatkan minat dan hasil belajar geografi di SMAN 1 Purwantoro tahun pelajaran 2020/2021. (2) Meningkatkan minat dan hasil belajar geografi di SMAN 1 Purwantoro tahun pelajaran 2020/2021.Penelitian tindakan kelas ini menggunakan dua siklus dengan subjek penelitian kelas XI MIPA 3 SMAN 1 Purwantoro tahun pelajaran 2020/2021 sebanyak 28 peserta didik. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah minat peserta didik diatas 50% berkategori baik dan ketuntasan klasikal peserta didik diatas 70%. Hasil penelitian ini adalah:(1) Tahapan pembelajaran menggunakan model SOLE melalui beberapa tahap yaitu menyusun pertanyaan, mengorganisasi siswa, ekplorasi dan investigasi siswa, monitoring, Presentasi hasil eksplorasi dan inverstigasi, dan evaluasi hasil presentasi. (2) Penerapan model pembelajaran SOLE dapat meningkatkan minat dan hasil belajar geografi. Peningkatan minat terlihat dari adanya kenaikan minat pada siklus 2 berada pada kategori cukup, baik dan sangat baik. Sedangkan peningkatan hasil belajar peserta didik tercermin pada peningkatan rata-rata hasil belajar klasikal peserta didik pada siklus 1 sebesar 77,58 naik menjadi 88,63 dan presentase ketuntasan secara klasikal pada siklus 1 sebesar 67,86% menjadi 92,86%.